Menu
KlikDokter
Icon Search
Icon LocationTambah Lokasi KamuIcon Arrow
HomeIbu Dan anakKesehatan BayiPunya Rasa Manis, Bolehkah Bayi Makan Nanas?
Kesehatan Bayi

Punya Rasa Manis, Bolehkah Bayi Makan Nanas?

Tri Yuniwati Lestari, 07 Nov 2023

Ditinjau oleh Tim Medis Klikdokter

Icon ShareBagikan
Icon Like

Nanas terkadang dianggap tak baik dikonsumsi ibu hamil. Namun, bagaimana buah itu untuk MPASI? Bolehkan bayi mengonsumsinya?

Punya Rasa Manis, Bolehkah Bayi Makan Nanas?

Nanas dikenal sebagai buah tropis yang menyegarkan berkat kandungan mineral yang cukup banyak di dalamnya.

Buah yang memiliki banyak varietas di dunia ini pun rasanya beragam, mulai dari yang sangat manis hingga yang sedikit asam.

Karena mudah ditemui, buah ini juga termasuk salah satu yang populer di kalangan masyarakat Indonesia.

Namun, apakah buah nanas aman diberikan pada bayi saat MPASI? Jika Mama ingin mencoba memberi nanas pada bayi, simak penjelasan dokter berikut.

Kapan Boleh Memperkenalkan Nanas pada Bayi?

Dijelaskan dr. Muhammad Iqbal Ramadhan, meskipun nanas adalah buah yang sangat sehat, sebaiknya hanya diberikan kepada bayi yang sudah berusia lebih dari enam bulan. 

Ini disebabkan oleh sistem pencernaan bayi yang telah siap mencerna makanan padat ketika sudah berusia enam bulan.

“Nanas sebenarnya boleh diberikan pada usia bayi mengonsumsi MPASI, yakni enam bulan. Namun, tetap orangtua harus berhati-hati saat memperkenalkan makanan yang mengandung asam. Misalnya, jeruk atau nanas kepada bayi kecil,” ucap dr. Iqbal.

dr. Iqbal juga menyarankan untuk memberikan nanas pada bayi dalam jumlah yang sangat kecil terlebih dahulu.

Kemudian, tunggu selama dua hingga tiga hari untuk memantau reaksi alergi atau pun masalah pencernaan pada bayi setelah mengkonsumsi buah tersebut.

Jika tidak ada tanda-tanda alergi atau masalah dengan pencernaan, maka nanas aman untuk si kecil. 

Bila tingkat sensitivitas bayi tinggi, makanan nanas dapat diberikan ketika bayi sudah berusia 12 bulan.

“Pengenalan makanan perlu dipantau dengan cermat sehingga Mama dapat memeriksa reaksi alergi.

Selain itu, asam sitrat yang terkandung dalam nanas kadang-kadang dapat mengiritasi perut bayi, terutama jika ia mengalami refluks,” tambah dr. Iqbal.

Kandungan Nutrisi pada Nanas

Nanas adalah buah lezat yang kaya akan vitamin C, B-6, dan magnesium. Jika disiapkan dengan benar dan aman, nanas bisa menjadi tambahan yang sangat bagus untuk MPASI bayi Mama.

Kandungan vitamin C pada nanas dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi dan meningkatkan produksi kolagen.

Sementara kandungan Vitamin B1-nya berkontribusi terhadap fungsi otot dan pengembangan sistem saraf pada bayi.

Asam folat, mangan, dan serat makanan juga terkandung dalam nanas. Kandungan-kandungan itu pula yang dapat menjadikan nanas sebagai pilihan makanan sehat untuk bayi. Tidak hanya itu, nanas bahkan memiliki sifat anti-inflamasi yang baik untuk pencernaan.

Artikel Lainnya: Alasan Bayi di Bawah Satu Tahun Tak Boleh Makan Cokelat

Bagaimana Mengetahui Bayi Alergi pada Nanas atau Tidak?

Melansir dari healthline, risiko bayi mengalami reaksi alergi akan lebih tinggi jika terdapat anggota keluarga lain yang memiliki riwayat alergi, contohnya eksim, asma, dan alergi makanan tertentu.

Oleh sebab itu, sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu sebelum memperkenalkan buah nanas kepada bayi.

Dokter juga akan menyarankan untuk melakukan tes pada si kecil untuk menentukan ada atau tidaknya kemungkinan alergi.

Mama pun perlu mengawasi tanda alergi dengan cermat setelah memperkenalkan makanan baru kepada bayi. Kemungkinan gejala reaksi alergi pada si kecil, meliputi:

Segera hubungi dokter jika Mama melihat gejala-gejala di atas setelah mengkonsumsi nanas. 

Jika bayi mengalami kesulitan bernapas atau gatal-gatal, segera bawa ke dokter mengingat itu adalah tanda-tanda reaksi alergi yang lebih serius.

Artikel lainnya: Mama Harus Catat, Ini Porsi Buah yang Ideal untuk Bayi dan Balita

Cara Menyajikan Nanas untuk Bayi

Mama harus mulai secara perlahan, yaitu dengan memberikan potongan kecil terlebih dahulu. Hal ini untuk mengukur kepekaan bayi terhadap asam sebelum memberikannya potongan atau porsi yang lebih besar.

Saat ingin membeli nanas, pastikan sudah benar-benar matang. Cara menentukannya adalah dengan mencium aroma di bagian batangnya. Jika aromanya manis, tandanya nanas sudah matang.

Potong batang dan pangkal nanas, kemudian belah menjadi empat bagian. Untuk bayi yang berusia 6 sampai 9 bulan, berikan satu potongan kecil dan sudah dihaluskan sebelumnya.

Sementara untuk bayi yang berusia antara 9 dan 12 bulan, nanas dapat dijadikan sebagai finger food.

Pastikan potongan nanas disesuaikan dengan mulut bayi. Tetap pula awasi ketika bayi sedang mengkonsumsinya untuk menghindari tersedak. Ini karena buah nanas juga memiliki tekstur serat yang tergolong kasar bagi bayi.

Itulah tadi penjelasan mengenai nanas untuk MPASI bayi. Jika Mama masih ragu dalam memberikan nanas kepada si kecil, konsultasi lebih jauh dengan dokter lewat layanan Tanya Dokter atau Temu Dokter di aplikasi Klikdokter.

(AYU)

Kesehatan BayiMPASI BayiNutrisi Bayi

Konsultasi Dokter Terkait

Tanya Dokter