Kesehatan Anak

Ini Jenis Susu yang Aman Dikonsumsi saat Anak Diare

KlikDokter, 06 Mar 2021

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Konsumsi susu tertentu dilarang saat diare karena dapat memperparah kondisinya. Apa pilihan susu untuk anak diare yang tepat? Simak di sini!

Ini Jenis Susu yang Aman Dikonsumsi saat Anak Diare

Diare merupakan suatu kondisi yang sering terjadi pada anak-anak. Penyakit ini ditandai dengan tinja yang encer dan berair, atau sering buang air besar.

Diare biasanya berlangsung dalam beberapa hari dan sering hilang tanpa pengobatan apa pun.

Namun, terdapat diare jenis akut yang biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Kondisi ini sering terjadi pada anak-anak dan memerlukan bantuan medis. Bila dibiarkan terlalu parah, diare tersebut bisa saja menyebabkan kematian.

Anak-anak dengan diare akut mungkin untuk sementara waktu tidak dapat mencerna laktosa, yaitu jenis gula yang paling umum dikandung oleh susu.

Ketidakmampuan mencerna dan menyerap laktosa dapat membuat diare semakin parah dan berlangsung lebih lama. Karena itu, sering kali Anda mendengar konsumsi susu kerap dilarang saat diare.

Beberapa penelitian menemukan, memberikan susu yang tidak mengandung laktosa kepada anak diare dapat menurunkan durasi penyakit dengan rata-rata 18 jam.

Jadi, konsumsi susu bebas laktosa mungkin dapat menurunkan risiko anak mengalami diare yang lebih panjang atau lebih parah. Tapi, penelitian ini tidak mengikutsertakan bayi yang diberikan ASI.

Ketika anak diare, cairan merupakan komponen penting yang harus dicukupi untuk menghindari dehidrasi. Selain air putih, Anda tetap perlu memberikan asupan susu agar nutrisi anak terpenuhi.

Artikel Lainnya: Bolehkah Makan Pisang dan Minum Susu saat Diare?

Berikut ini tips pemberian susu yang bisa Anda ikuti:

1. Bayi yang Minum ASI Eksklusif

Bila anak atau bayi Anda masih mengonsumsi ASI, berikan lebih sering dari biasanya.

Apabila diare yang dialami parah, bayi yang diberikan ASI eksklusif dapat mengonsumsi oralit. Bila diare membaik, hentikan pemberian oralit dan lanjutkan pemberian ASI.

2. Konsumsi Susu Formula Soya

Bila bayi yang biasa mengonsumsi susu formula atau susu lainnya mengalami diare, berikan susu dalam jumlah kecil, terlebih bila ia muntah.

Konsumsi susu bisa diselingi dengan oralit di antara waktu minum susu bila diare parah.

Bila pemberian susu tersebut membuat diare anak semakin parah, segera hentikan konsumsinya.

Pasalnya, sering kali susu formula atau susu biasa yang mengandung laktosa dapat menyebabkan diare menjadi lebih parah.

Untuk itu, coba ganti dengan susu formula berbahan dasar soya. Susu formula soya dapat membantu membuat kondisi diare menjadi lebih baik.

Dalam hal ini, pemberian susu bebas atau rendah laktosa seperti soya memang lebih disarankan.

Jangan berikan jus apel, soda, atau minuman manis lainnya. Karena, minuman dengan gula akan membuat diare semakin parah.

Artikel Lainnya: Bunda, Ini Penyebab Anak Diare setelah Minum Yogurt!

Bagi si kecil yang sudah mengonsumsi makanan padat, beri perhatian ekstra pada asupan cairannya. Cairan lebih penting dibandingkan makanan saat diare untuk mencegah dehidrasi.

Jangan paksa anak untuk makan, terlebih bila ia sedang sakit perut, muntah, atau diare. Lalu, hati-hati dalam pemberian susu.

Mungkin asupan ini dapat memperparah diare akibat kesulitan mencerna laktosa yang terkandung pada susu.

Sebagai rekomendasi susu untuk anak diare yang aman, Morinaga Soya dapat jadi pilihan tepat. Susu ini aman dikonsumsi bagi anak yang alergi susu sapi dan tidak mampu mencerna laktosa.

Morinaga Soya mengandung 100 persen protein kedelai berkualitas tinggi. Jadi, tidak mengandung protein susu sapi dan bebas laktosa.

Susu ini juga difortifikasi dengan metionin dan sistin, sehingga memiliki nutrisi protein yang setara dengan protein susu sapi.

Susu Morinaga Soya mengandung nutrisi untuk perkembangan otak dan daya pikir paling lengkap, seperti DHA, AA, omega-3, omega-6, fosfolipid, kolin, dan zat besi. Anak pun dapat tumbuh lebih sehat dan cerdas.

Tidak ketinggalan perpaduan vitamin dan mineral di dalamnya yang mudah diserap tubuh untuk tumbuh kembang optimal.

Morinaga Soya diperkaya dengan 14 vitamin dan 9 mineral, termasuk kalsium, magnesium, dan vitamin D yang penting untuk tulang.

Artikel Lainnya: Bayi Diare, Perlukah Menghentikan Pemberian ASI?

Selain itu, susu ini dilengkapi SINBIOTIK, yaitu sinergi Probiotik Triple Bifidus dan Prebiotik FOS. Formula ini lebih optimal dalam mendukung sistem pertahanan tubuh ganda dan perut sehat.

Formula Triple Bifidus terdiri dari tiga strain Bifidobacteria yang penting untuk meningkatkan kesehatan saluran cerna anak. Bifidobacteria tersebut terdiri dari longum BB536, breve M-16V, dan infantis M-63.

Bakteri-bakteri baik tersebut akan mengurangi konstipasi dan gejala diare.

Tak hanya itu, Triple Bifidus dari Morinaga Soya juga mengurangi terjadinya gejala alergi, serta meningkatkan populasi bakteri baik dan kepadatan tulang.

Tahukah Anda? Susu Morinaga Soya memiliki satu-satunya formula pertumbuhan dengan protein soya yang diakui oleh BPOM.

Kebutuhan protein anak akan tetap terpenuhi dengan baik, tidak kalah dengan susu formula lainnya (non-alergi).

Susu Morinaga Soya dapat menjadi pilihan tepat untuk anak diare. Nutrisinya yang lengkap pun dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi yang dibutuhkan si kecil!

Bila ingin konsultasi ke dokter spesialis anak seputar diare dan pemilihan susu, gunakan fitur Tanya Dokter.

(FR/AYU)

Advertorial
susu
Anak