Selain terlambat datang bulan, mual dan muntah merupakan tanda awal kehamilan. Mual dan muntah saat hamil merupakan salah satu kondisi yang umum terjadi. Diperkirakan sebanyak 7 dari 10 ibu hamil mengalami kondisi ini pada trimester pertamanya.
Namun, sebagian ibu hamil mungkin mengalami muntah darah saat mengandung. Menurut dr.Dyah Novita Anggraini, muntah darah saat hamil dapat berbahaya.
“Pasalnya, ibu hamil berisiko mengalami anemia akibat perdarahan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab muntah darah sehingga perawatan dapat dilakukan.”
Penyebab Muntah Darah Saat Hamil
Muntah darah dapat disebabkan oleh beberapa hal, mulai dari kondisi yang ringan hingga berat. Berikut ini adalah beberapa penyebab muntah darah saat hamil:
1. Morning Sickness
Pada trimester pertama kehamilan, sebagian besar wanita mengalami mual dan muntah yang dikenal sebagai morning sickness. Umumnya, kondisi ini terjadi pada enam minggu kehamilan dan semakin memburuk pada minggu kesembilan kehamilan.
Morning sickness biasanya akan berhenti pada minggu ke-16 hingga 18 kehamilan. Bila morning sickness bertambah parah, seperti muntah lebih dari empat kali sehari, hal ini mungkin pertanda Mama memiliki hiperemesis gravidarum (HG).
Muntah secara terus menerus dapat membuat kerongkongan atau esofagus menegang. Hal tersebut dapat membuat lapisan esofagus teriritasi dan berdarah sehingga menyebabkan muntah darah saat hamil.
Tidak seperti morning sickness, HG mungkin sulit berhenti pada minggu ke 16 hingga 20. Namun, gejala akan perlahan membaik pada minggu ke 20. Meski tidak nyaman, HG tidak membahayakan bayi, bila diobati dengan baik.
Artikel Lainnya: Tanda-Tanda Kehamilan Awal yang Harus Anda Tahu
2. Gingivitis Kehamilan
Kebersihan gigi dan mulut merupakan salah satu aspek penting dalam kehamilan. Sebab, gigi rentan mengalami kerusakan akibat perubahan hormon saat hamil.
Sebagian besar ibu hamil yang mengabaikan kebersihan gigi akan mengalami penumpukan plak pada gigi dan jaringan lunak disekitarnya atau gingiva. Hal tersebut dapat menyebabkan radang gingiva atau gingivitis.
Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention, sekitar 60% hingga 75% ibu hamil memiliki gingivitis. Kondisi ini membuat ibu hamil rentan mengalami gusi bengkak dan gusi berdarah. Hal ini membuat ibu hamil dapat melihat adanya bercak darah saat muntah.
3. Mimisan
Ibu hamil rentan mengalami mimisan. Kondisi ini terjadi karena pembuluh darah di hidung cenderung melebar akibat tekanan darah yang meningkat sebanyak 50% lebih besar dibanding saat tidak hamil.
Pembuluh darah di hidung memiliki lapisan yang tipis sehingga mudah untuk robek. Selain itu, perubahan hormon juga bisa membuat hidung mampet sehingga menambah risiko mimisan.
Mimisan pada ibu hamil cukup sering terjadi dan biasanya tidak berbahaya apabila darah yang keluar tidak banyak. Bila mengalami mimisan saat hamil, Mama mungkin akan melihat adanya darah di dalam muntahan.
Hal ini dapat terjadi karena saat mimisan, Mama cenderung mengangkat wajah ke atas sehingga darah mungkin jatuh dan menumpuk di tenggorokan. Akibatnya, Mama bisa muntah dan keluar darah saat hamil.
4. Tukak Lambung
Dilansir dari Medscape, tukak lambung saat hamil merupakan kondisi yang jarang terjadi selama kehamilan. Kondisi ini biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti merokok, konsumsi alkohol, stres, dan riwayat tukak lambung sebelum hamil.
Berdasarkan studi yang dimuat dalam Romania Medical Journal, tukak lambung memiliki gejala yang hampir mirip dengan hiperemesis gravidarum dan GERD, seperti mual, muntah, dan mulas sehingga cukup sulit dibedakan.
Apabila kondisi ini dibiarkan, maka perdarahan internal mungkin akan terjadi. Hal ini menyebabkan tubuh kehilangan darah dalam jumlah besar dan berisiko anemia dan memerlukan penangan medis segera.
Selain itu, kondisi ini juga menyebabkan muntah darah saat hamil atau BAB berdarah.
Artikel Lainnya: Mengapa Tak Semua Ibu Hamil Mengalami Morning Sickness?
Cara Mengatasi Ibu Hamil Muntah Darah
:format(webp)/article/7IVTPWUOmHlv8KFqM4zgJ/original/1670660212-Cara%20Mengatasi%20Ibu%20Hamil%20Muntah%20Darah.jpg?w=256&q=100)
Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi muntah darah saat hamil, seperti:
- Istirahat yang cukup
- Hindari makanan dan minuman yang memicu mual
- Makan biskuit atau roti kering setelah muntah untuk mengembalikan energi
- Makan dengan porsi kecil tetapi sering
- Minum air putih yang cukup untuk menghindari dehidrasi
- Konsumsi air jahe untuk meredakan mual dan muntah
- Perhatikan kesehatan gigi dan mulut dengan rutin sikat gigi
Bila cara di atas belum mampu untuk meredakan mual serta muntah darah saat hamil, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter kandungan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Artikel Lainnya: Kiat Mudah agar Janin Tetap Sehat
Muntah-muntah pada awal kehamilan umumnya merupakan kondisi yang wajar dan tidak membahayakan. Namun, bila muntah disertai darah, mungkin menandakan adanya kondisi medis tertentu.
Sebaiknya, Mama segera ke dokter apabila mengalami muntah darah disertai keram perut, sakit pinggang, dan perdarahan. Yuk, #JagaSehatmu dengan menerapkan tips kehamilan sehat yang bisa ditemukan di aplikasi KlikDokter atau konsultasi langsung dengan ahlinya melalui fitur Tanya Dokter.
(APR/JKT)
- Dumitru, Andreea Elena., et al. Diakses pada 2022. Peptic Ulcer During Pregnancy. Romania Medical Journal, Volume LXIX, Supplement 2.
- Umniyati, Helwiyah., Amanah, S.P., Maulani, Chaerita. Diakses pada 2022. Hubungan Gingivitis dengan Faktor-Faktor Risiko Pada Ibu Hamil. Padjajaran Journal of Dental Researcher and Student, 4(1):pp. 36-42.
- Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2022. Pregnancy and Oral Health.
- Medscape. Diakses pada 2022. Gastrointestinal Disease and Pregnancy.
- National Health Service. Diakses pada 2022. Bleeding Gums.
- National Health Service. Diakses pada 2022. Severe Vomiting In Pregnancy.
- Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Nosebleeds While Pregnancy.
- Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Peptic Ulcer.
- KidsHealth. Diakses pada 2022. Severe Morning Sickness (Hyperemesis Gravidarum).
- Parents. Diakses pada 2022. Throwing up Blood While Pregnant: Causes and Treatment.
:format(webp)/article/bGfkPARZRCZs4N6pquohe/original/1670660170-Penyebab%20dan%20Cara%20Mengatasi%20Muntah%20Darah%20Saat%20Hamil.jpg?w=256&q=100)