Diet dan Nutrisi

Agar Terkontrol, Ini Cara Menghitung Berat Badan Ideal

Krisna Octavianus Dwiputra, 18 Des 2020

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Berat badan ideal adalah dambaan setiap orang. Kini, kamu bisa mengecek ukuran tubuh yang sudah ideal atau belum lewat cara perhitungan ini. Dicoba, ya!

Agar Terkontrol, Ini Cara Menghitung Berat Badan Ideal

Siapa sih yang tak ingin punya berat badan ideal? Rasanya tidak ada. Orang dengan masalah berat badan berlebih paling menginginkan hal ini. Agar terkontrol, mari ketahui cara menghitung berat badan ideal kamu. Ini bisa menjadi motivasi kamu untuk menurunkan atau menaikan ukuran tubuh.

Bicara masalah berat badan ideal, kebanyakan yang dibahas ialah masalah usaha orang yang obesitas untuk menurunkan berat badan. Padahal, berat badan ideal tak melulu orang gemuk. Orang terlalu kurus juga bisa disebut tidak ideal.

Seperti Apa Orang Bertubuh Ideal?

Saat mendengar kata tubuh ideal, kamu pasti langsung berpikir tubuh para model dan selebritas dunia. Namun ternyata, mereka juga belum tentu punya berat badan yang ideal, lo. Lalu bagaimana cara mengukurnya?

Perlu kamu ketahui, sebenarnya, menghitung berat badan ideal pada seseorang belum ada formula pastinya. Karena, setiap orang yang dikategorikan sehat memiliki berat badan, bentuk, dan juga ukuran berbeda. Itu sebabnya, penghitungannya tidak melulu soal berat badan. Ini karena harus melihat beberapa faktor, seperti usia dan tinggi.

Artikel Lainnya: Mengetahui Berat Badan Ideal Berdasarkan Tinggi dan Umur

Hitung Berat Badan dari Kalkulator Indeks Massa Tubuh

Salah satu cara mengukur berat badan yang populer adalah melalui kalkulator Indeks Massa Tubuh atau BMI Charts. Perlu kamu ketahui metode penghitungan ini dapat memprediksi kadar lemak yang dimiliki di dalam tubuh berdasarkan tinggi dan berat badan.

Metode ini bisa digunakan oleh WHO untuk mengukur tubuh orang. Berdasarkan BMI Charts ini, indeks massa tubuh manusia berkisar dari rendah ke tinggi. Berikut ini beberapa kategorinya:

  • <18,5: terlalu kurus.
  • 18,5-24,9: normal.
  • 25-29,9: pra-obesitas.
  • 30-34,9: obesitas tingkat I.
  • 35-39,9: obesitas tingkat II.
  • >40: obesitas tingkat III.

Perlu kamu ketahui indeks massa tubuh seseorang yang kadarnya tinggi dapat berisiko terkena gangguan kesehatan. Misalnya:

Tentunya, Penyakit-penyakit tersebut tidak ingin kamu alami bukan?

Mengetahui Berat Badan Ideal Berdasarkan Tinggi dan Umur

"Perlu kamu ketahui, Indeks Massa Tubuh (IMT) biasanya digunakan untuk mengukur atau menghitung berat badan seseorang yang normal, lebih, atau kurang. Tentunya, ini juga menggunakan faktor tinggi badan orang tersebut," ujar dr. Nitish Basant Adnani, BMedSc, MSc dari Klikdokter.

Bila kamu ingin menghitung berat tubuhmu, bisa ikuti cara menghitung BMI dengan rumus sebagai berikut ini.

BMI = (BB) / [(TB) x (TB)]

Masih belum paham cara menghitungnya? Berikut ini contoh perhitungan yang dapat mempermudah kamu melakukannya sendiri. Coba langsung cek sendiri seperti ini.

Misalnya:

BB = 74 kg dan TB = 165 cm, maka 2,7225

BMI = (74 / [(1.65) x (1.65)] = 27.2

Artikel Lainnya: 5 Rahasia Tubuh Langsing dan Berat Badan Ideal

Dari sini, kamu akan menerima hasil penjumlahannya tersebut. Lalu, kamu mengecek daftar kategori BMI Charts. Berdasarkan daftar tersebut, ukuran tubuh kamu masuk dalam pra-obesitas.

Sayangnya, hal ini tidak bisa menjadi patokan langsung. Ini karena BMI Charts dari WHO yang diterapkan di seluruh dunia ini tidak cocok diterapkan di Asia-Pasifik. Hal ini karena rataan tinggi badan di Asia tidak sama dengan di Eropa dan Amerika.

Untuk ukuran Indeks Massa Tubuh rasa di Asia-Pasifik, termasuk Indonesia, biasanya menggunakan kategori ukuran ini.

  • BMI < 18.5 = berat badan kurang (underweight).
  • BMI 18.5 - 22.9 = normal.
  • BMI 23.0 - 24.9 = kelebihan berat badan (overweight).
  • BMI > 25.0 = obesitas tingkat I.
  • BMI > 30.0 = obesitas tingkat II.

Walaupun hasil dari mengukur berat ideal cukup akurat dengan BMI, ternyata itu bukan satu-satunya cara. Ada cara lain yang bisa kamu lakukan untuk mengukur berat badan ideal. Kira-kira apa, ya?

Cara Lain Mengecek Berat Badan Ideal

Sebenarnya, ada cara lain yang dapat mengukur apakah kamu sudah ideal. Kamu bisa mengukur tubuh dengan perhitungan kandungan lemak dalam tubuh atau body fat percentage.

Menurut dr. Nitish Basant Adnani, metode perhitungan body fat percentage lebih akurat. Bahkan bisa membantu kamu mengukur risiko mengalami gangguan kesehatan. Misalnya, penyakit diabetes, jantung, dan sebagainya. Mengapa bisa demikian? Ini karena BMI tidak bisa membedakan proporsi lemak dan otot dalam perhitungannya.

Kata dr. Nitish, bila BMI atau body fat percentage dalam batas yang dianjurkan, berarti masih aman. Kalau masih ragu, diskusikan cara untuk mencapai tubuh ideal dengan dokter spesialis gizi klinik dan dokter spesialis kedokteran olahraga. Hal ini berguna untuk menentukan penanganan yang paling tepat bagi kamu

Kini kamu sudah mengetahui cara menghitung berat badan ideal versi penghitungan BMI atau IMT kan? Penghitungan ini adalah cara mudah untuk melihat apakah tubuhmu dalam kondisi ideal atau tidak. Kalau sudah berlebihan, kamu wajib waspada.

(AYU/RPA)

Berat Badan