Sukses

Kiat Agar Anak Tetap Sehat Bermain di Daycare

Bermain adalah aktivitas yang sangat digemari anak. Agar kesehatannya tetap terjaga selama beraktivitas di daycare, terapkan tips berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Menjamurnya tempat penitipan anak atau daycare semakin memudahkan para ibu bekerja untuk memastikan si Kecil tidak telat makan dan cukup beristirahat. Namun, Anda perlu menjaga agar anak tidak mudah tertular penyakit dan tetap aktif selama di tempat tersebut.

Laporan yang diperoleh dari International Labour Organization (ILO) pada Agustus 2014 menyatakan ada sekitar 43,1 juta perempuan yang bekerja di Indonesia. Sementara itu, survei BPS tahun 2013 juga menyebutkan dari 43,3 juta pekerja perempuan, ada 25 juta calon ibu yang membutuhkan fasilitas menyusui serta penitipan anak agar bisa tetap bekerja.

Tak heran, mencari tempat penitipan anak selalu menjadi momok tertentu bagi para ibu yang akan mulai bekerja kembali setelah cuti melahirkan. Tempat penitipan anak atau daycare biasa dimanfaatkan oleh para orang tua yang bekerja untuk menjaga anaknya selama bekerja.

Anak di daycare rentan tertular penyakit

Banyaknya anak yang dititipkan di daycare membuat virus bisa menular dengan mudah. Jaminan kesehatan anak di tempat penitipan anak seperti ini memang tidak bisa dipastikan seratus persen.

Biasanya jika salah satu anak sakit, anak lainnya juga bisa sakit, terutama jika virus yang menginfeksi sangat mudah menyebar seperti Flu Singapura atau Hand Foot Mouth Disease (HFMD).

Ketika di tempat ramai –seperti daycare, penyakit dapat sangat mudah untuk menyebar. Hal ini disebabkan anak kecil sering menggunakan tangan mereka untuk menggosok hidung dan mata. Padahal, mereka baru saja memegang mainan atau memegang anak lain. Akibatnya, virus dengan mudah menyebar melalui apa yang dipegangnya.

Selain itu, sistem kekebalan tubuh anak masih belum bekerja dengan sempurna. Tubuh anak kecil seiring dengan bertambahnya usia membentuk sistem kekebalan tubuhnya terhadap infeksi. Sehingga, semakin besar biasanya anak akan lebih jarang sakit.

Terkadang, di daycare juga terbatas dari segi petugasnya. Sehingga, jika seorang anak sakit sekalipun, petugas tidak bisa hanya memerhatikan satu anak itu saja. Padahal, idealnya daycare memisahkan anak yang sakit tersebut agar tidak menulari yang lain. Atau sebaiknya anak yang sakit jangan dibiarkan di daycare agar tidak menulari yang lainnya.

Namun, bila penyakit tidak menular seperti infeksi telinga, petugas tidak perlu memisahkan anak yang terkena infeksi telinga dari teman-temannya. Biasanya obat-obatan yang diberikan dokter juga disesuaikan dengan jadwal di rumah, sehingga orang tua tidak perlu khawatir.

1 dari 2 halaman

Menjaga kesehatan anak selama bermain di daycare

Meski Anda meninggalkan si Kecil di penitipan anak, bukan berarti Anda tidak dapat menjaganya. Anda bisa melakukan hal-hal berikut ini, bekerja sama dengan petugas atau pengasuh di daycare:

  1. Rajin cuci tangan

Salah satu cara yang paling efektif untuk menjaga si Kecil tetap sehat adalah dengan mencuci tangan. Anda bisa mengingatkan pengasuh untuk mengajak anak cuci tangan setiap selesai beraktivitas, sebelum makan, dan sebelum tidur siang.

Bila perlu, Anda bisa membawakan sabun anti-bakteri yang dapat membunuh kuman, sehingga anak senantiasa terhindar dari bibit penyakit.

  1. Menjaga kebersihan mainan dan benda di sekitar

Sangat penting untuk menjaga kebersihan mainan dan fasilitas di tempat daycare. Benda mati juga dapat menjadi sumber kuman, terlebih lagi bagi anak kecil yang sering memasukkan benda ke dalam mulutnya.

Bersihkan mainan si Kecil sesampainya di rumah. Ingatkan juga petugas di daycare untuk secara rutin membersihkan benda-benda di lingkungan tempat anak bermain.

  1. Berikan informasi kepada petugas seputar kesehatan si Kecil

Petugas penjaga anak juga harus mengerti sedikit tentang kesehatan dan kebiasaan anak Anda. Sebagai penjaga di daycare, mereka harus peka terhadap anak.

Ketika orang tua tidak dapat memantau anak mereka selama di penitipan, petugas adalah orang yang diharapkan untuk memberi tahu orang tua bila mereka menyadari adanya perubahan terhadap anak.

  1. Siapkan bekal makan sendiri

Selain mengupayakan berbagai hal di atas, peran orang tua juga penting untuk menjaga kesehatan buah hatinya. Sebagai orang tua, Anda harus memastikan si Kecil mendapatkan asupan makanan yang bergizi dan sehat, sehingga sistem kekebalan tubuhnya tetap terjaga.

Meskipun beberapa daycare memberikan fasilitas makan, akan lebih baik bila Anda menyiapkan bekal makan si Kecil dari rumah. Dengan demikian Anda lebih bisa mengatur nutrisi harian anak. Makanan yang dibuat sendiri juga lebih terjamin kebersihannya.

  1. Tetap berikan ASI eksklusif

Jika anak Anda masih kecil, terutama di bawah 6 bulan, usahakan tetap memberikan ASI eksklusif. Ada berbagai cara yang dapat Anda gunakan, bisa yang fresh dari di pompa atau yang dibekukan.

Meski Anda adalah wanita karier yang harus menitipkan anak di daycare, tetap pastikan anak berada dalam kondisi sehat selama bermain di penitipan. Bila si Kecil sehat, Anda pun bisa lebih berkonsentrasi dalam menyelesaikan pekerjaan dan menjemput si Kecil tepat waktu. Dengan demikian, Anda masih sempat bermain dengan si Kecil setelah meninggalkannya seharian.

[NP/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar