Sukses

8 Cara Mudah untuk Tetap Sehat Selama Puasa Ramadan

Jangan biarkan ibadah puasa terganggu gara-gara penyakit. Ini yang bisa Anda lakukan agar tubuh tetap sehat selama berpuasa di bulan Ramadan.

Klikdokter.com, Jakarta Puasa, termasuk di bulan Ramadan, membuat metabolisme tubuh menurun, sehingga keluhan lemas dan lelah kerap tak bisa dihindari. Jika Anda tak mampu menyiasati keadaan ini, bukan tak mungkin ibadah puasa akan terganggu akibat hadirnya beragam penyakit infeksi.

Anda tak ingin ibadah yang hanya sebulan dalam setahun terganggu gara-gara hadirnya penyakit, bukan? Jika ya, berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan:

1. Jangan lewatkan sahur

Sahur adalah waktu sarapan khusus yang hanya ada di bulan puasa. Makanan dan minuman yang Anda konsumsi di waktu ini memungkinkan tubuh untuk tetap bertenaga dan aktif, meski tidak kemasukan apa pun dari fajar hingga senja.

Menu sahur yang dianjurkan untuk Anda konsumsi harus terdiri dari karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral. Tak perlu dalam porsi besar, yang penting mencakup seluruh zat gizi yang disebutkan.

2. Hindari buka puasa dengan ‘balas dendam’

Ketika waktu berbuka tiba, sebagian orang yang berpuasa mungkin akan melahap berbagai makanan yang tersaji di hadapannya alias ‘balas dendam’. Jika Anda masih menganut kebiasaan tersebut, sebaiknya hentikan sekarang juga.

Metode buka puasa balas dendam dapat menyebabkan terjadinya gangguan saluran cerna, berat badan berlebih (obesitas) dan kolesterol tinggi. Jika hal ini tidak segera ditindaklanjuti, risiko terjadinya penyakit berbahaya di kemudian hari akan meningkat berlipat ganda.

3. Jangan lupakan air putih

Saat berpuasa, tubuh tidak kemasukan cairan selama lebih dari 12 jam. Keadaan ini meningkatkan risiko terjadinya dehidrasi alias kekurangan cairan, dengan gejala gejala badan lemas, sakit kepala, sembelit, dan urine berwarna lebih pekat atau gelap.

Nah, agar puasa tidak berujung pada dehidrasi, Anda wajib mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup saat sahur dan berbuka. Mudahnya, dua gelas saat sahur, empat gelas saat berbuka, dan dua gelas sebelum tidur.

4. Batasi atau hindari gorengan sama sekali

Gorengan tinggi akan kandungan minyak, sehingga dapat membuat tenggorok Anda bermasalah. Apalagi jika Anda adalah orang yang memiliki tenggorok sensitif atau riwayat penyakit amandel. Di samping itu, makanan berminyak pun dapat membuat aliran oksigen berkurang sehingga dapat menyebabkan kantuk di siang hari.

5. Jangan lupakan olahraga

Meski berpuasa, Anda tetap dianjurkan untuk berolahraga. Tak perlu olahraga berat, Anda hanya perlu berjalan kaki selama 15–30 menit setiap hari.

Olahraga sangat baik untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, bahkan saat berpuasa. Aktivitas positif ini juga bisa mencegah terjadinya badan lemas, lesu, dan rasa kantuk di siang hari saat berpuasa.

6. Cukupi waktu tidur setiap hari

Meski harus bangun dini hari untuk menyantap makan sahur, Anda tetap dianjurkan untuk tidur selama 7–8 jam setiap hari. Dalam hal ini, Anda bisa menyiasatinya dengan tidur lebih awal daripada hari-hari biasanya.

7. Menjaga kebersihan diri

Meski sedang berpuasa, Anda tetap wajib menjaga kebersihan diri. Cara yang paling mudah adalah dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir secara berkala, serta mandi setidaknya dua kali sehari.

8. Berkonsultasi pada dokter

Penderita penyakit kronis, ibu hamil, dan orang usia lanjut disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter sebelum memutuskan untuk melaksanakan ibadah puasa. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa kondisi tubuh benar-benar sesuai untuk menahan haus dan lapar dari fajar hingga senja.

Jangan biarkan ibadah puasa selama bulan Ramadan terganggu gara-gara kesehatan tubuh yang mengalami masalah. Lakukan tips di atas, agar tubuh senantiasa bugar dan sehat selama menjalankan ibadah puasa.

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar