Sukses

Anak Alergi Susu Lebih Kurus dan Pendek, Mitos atau Fakta?

Benarkah anak alergi susu lebih kurus dan pendek dibandingkan anak yang tidak alergi susu?

Klikdokter.com, Jakarta Alergi adalah suatu kondisi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi secara berlebihan terhadap bahan tertentu yang disebut alergen. Susu sapi adalah salah satu alergen yang paling sering dijumpai pada anak-anak.

Jika anak alergi mengonsumsi susu sapi, maka dapat muncul reaksi yang tidak diinginkan. Bentuk reaksi tersebut dapat bervariasi, mulai dari yang ringan seperti ruam dan gatal, hingga reaksi berat yang berakibat fatal.

Untuk mencegahnya, anak alergi harus menghindari konsumsi alergen tersebut. Hal ini memang tidak mudah mengingat susu adalah salah satu komponen yang dianggap penting untuk mencukupi nutrisi anak.

Kandungan di dalam susu meliputi protein, lemak, kalsium, dan vitamin D. Pertumbuhan tulang dan gigi, otot dan saraf, serta sistem kekebalan tubuh memerlukan kalsium.

Sementara itu, vitamin D diperlukan agar penyerapan kalsium oleh tubuh dapat berlangsung optimal. Apabila zat-zat gizi tersebut tidak tercukupi, pertumbuhan anak dapat terganggu, serta berisiko menjadi lebih kurus dan pendek.

Bahkan, menurut penelitian yang dipaparkan pada American Academy of Allergy, Asthma, and Immunology Annual Meeting tahun 2013, penderita alergi susu memiliki berat dan indeks massa tubuh yang lebih rendah dibandingkan anak yang tidak alergi.

Penelitian di New York pada tahun 2015 yang dipublikasikan di jurnal Pediatrics juga menemukan hasil serupa. Hal ini terkait dengan pemenuhan kandungan kalori dan gizi yang lebih rendah.

Sebagian besar alergi susu sapi muncul di tahun-tahun pertama kehidupan. Padahal periode awal tersebut sangat krusial bagi pertumbuhan anak. Oleh karena itu, anak dengan alergi perlu pemantauan pertumbuhan yang teratur untuk menghindari kondisi kurus dan pendek.

Alternatif asupan yang terbaik bagi anak alergi adalah air susu ibu (ASI).

Anak yang memiliki alergi susu memang harus menghindari konsumsi susu sapi. Berdasarkan penelitian, kondisi tersebut menyebabkan anak alergi berisiko memiliki tubuh kurus dan pendek. Oleh karena itu, pemantauan pertumbuhan secara rutin dan pemenuhan nutrisi dari ASI atau susu formula khusus sangat penting bagi anak alergi.

[BA/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar