Sukses

Menyembuhkan Mata Juling Pada Anak

Kondisi mata juling pada anak dapat ditangani jika terdeteksi dini. Simak paparannya dengan dr. Adithia Kwee disini.

Klikdokter.com  - Kerap kali terlihat pada bayi yang baru lahir, mata bayi terlihat tidak lurus atau juling. Hal ini sering dianggap wajar terjadi, pasalnya pada bayi baru lahir biasanya hidung bayi masih melebar dan rata serta lipatan kelopak masih lebar, sehingga seringkali mata terlihat tidak lurus.

Namun demikian hal ini patut diwaspadai jika kondisi mata juling yang ada masih terjadi pada bayi memasuki 6 bulan keatas.

Pada anak dengan penglihatan normal, kedua mata bekerja sama sinkron dalam memandang suatu objek, memandang pada satu titik sehingga akan timbul sebuah persepsi kedalaman akan objek tersebut.

Namun pada anak dengan mata juling, kedua mata memandang ke dua titik yang berbeda. Bila satu mata memandang ke arah suatu objek, mata yang lain akan memandang ke arah luar, ke dalam, ke atas, atau ke arah bawah. Hal ini dapat disebabkan oleh adanya kelainan saraf mata, kelemahan otot penggerak mata, ataupun karena kelainan pembiasan cahaya.

Deteksi dan Tangani Sedini Mungkin!

Kondisi juling pada medis dikenal dengan istilah strabismus. Kondisi ini masih dapat ditangani jika di deteksi pada masa awal-awal pertumbuhan bayi. Karena pada masa ini, penglihatannya binokularnya belum terbentuk sempurna.

Penanganan yang dilakukan dapat berbagai macam, dan sangat tergantung dari penyebab kondisi mata juling pada anak. Berikut paparan penanganan dan sebabnya:

  • Bila dikarenakan kelemahan otot penggerak bola mata, dapat dilakukan operasi untuk memperbaikinya.
  • Bila dikarenakan kelainan pembiasan cahaya dapat digunakan kacamata untuk memperbaiki mata yang juling. (Baca: Serba-serbi Mata Juling)

Oleh karena itu, jika anak Anda menginjak usia awal 6 bulan, maka perhatikan secara seksama keadaan mata anak Anda, apakah keduanya lurus saat memandang ke satu objek atau tidak.

Jika ditemukan tanda yang mencurigakan, segera periksakan ke dokter mata untuk mendapat penanganan yang tepat sebelum terlambat. Karena penanganan yang terlambat dapat menyebabkan hanya satu mata si anak yang akan berusaha menginterpretasikan objek yang dilihat, sedangkan mata yang lain berhenti bekerja sehingga akan timbul masalah baru berupa mata malas atau ambliopia.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](AK)

Baca juga:
 
Ditulis oleh:
dr. Adithia Kwee
Anggota Redaksi  Medis
Klikdokter.com

0 Komentar

Belum ada komentar