Sukses

Jantung Berdebar Saat Hamil, Berbahayakah?

Jantung berdebar saat hamil dapat dipengaruhi oleh banyak faktor penyebab. Lalu, berbahayakah jantung berdebar saat hamil? Berikut info medis dari dr. Grace Valentine, Sp.OG.

Jika Anda mengalami jantung berdebar saat hamil, jangan panik dahulu. Jantung berdebar merupakan gejala yang umum terjadi pada kehamilan, terutama pada usia kehamilan 28 hingga 32 minggu.

Penyebab jantung berdebar saat hamil ini masih belum jelas. Namun diduga, jantung berdebar saat hamil disebabkan oleh efek hormon progesteron pada otot jantung agar dapat mencukupi kebutuhan aliran darah ibu hamil dan janin di dalam kandungan.

Selama masa kehamilan, jantung bertanggung jawab untuk mencukupi kebutuhan darah di rahim. Untuk mengakomodasi pertumbuhan janin, jantung Anda akan memompa darah lebih banyak dari sebelumnya. Volume darah dalam tubuh meningkat 30-50%, dan frekuensi denyut jantung juga ikut meningkat.

Pada kasus tertentu, jantung berdebar saat hamil bisa disebabkan karena konsumsi kafein yang terlalu banyak. Kafein bisa ditemukan di dalam cokelat, soda, kopi atau teh.

Selain itu, stres dan rasa cemas juga bisa memicu jantung berdebar saat hamil. Bila Anda mengalami situasi yang membuat Anda stres, cobalah untuk mengurangi kondisi stres tersebut dan lakukan latihan pernapasan untuk membantu Anda relaks. Yoga atau pijat prenatal mungkin dapat membantu.

Anda tidak perlu khawatir bila mengalami jantung berdebar yang terjadi sewaktu saja. Namun, bila Anda sering mengalami jantung berdebar atau jantung berdebar diikuti gejala nyeri dada, pusing, atau sesak napas, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter. Selain itu, bila Anda mempunyai riwayat penyakit jantung atau kelainan jantung sebelumnya, Anda juga sebaiknya segera menghubungi dokter.

0 Komentar

Belum ada komentar