Sukses

Anak Alergi Cenderung Lebih Pintar?

Sebagian orang memercayai bahwa anak alergi cenderung lebih pintar. Benarkah demikian?
Memiliki anak alergi berarti harus memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhannya. Namun, meskipun didera berbagai kesulitan (makanan yang dapat dikonsumsi terbatas karena alergi, batuk-pilek-sesak napas karena asma dan rinitis alergi, ruam merah gatal yang mengganggu aktivitas serta tidur), anak alergi dan orangtuanya masih dapat bernapas lega.

Pasalnya, banyak pendapat yang mengatakan bahwa anak yang mengidap alergi lebih pintar ketimbang anak pada umumnya yang tidak memiliki alergi.

Gangguan Tumbuh Kembang pada Anak Alergi

Namun demikian, ada pula berbagai studi yang menyatakan bahwa anak dengan alergi memiliki segudang masalah yang dapat menurunkan performa belajarnya di sekolah.

Berdasarkan beberapa penelitian, anak alergi dapat mengalami gangguan daya ingat, kesulitan bicara, sulit berkonsentrasi, hiperaktif, lemas, dan mengalami gangguan emosi.

Anak yang memiliki alergi makanan – apabila banyak dan berat – dapat berisiko mengalami kurang gizi, sehingga mengalami gangguan dalam pertumbuhan dan kecerdasan. Sementara itu, gejala batuk, bersin, sesak, dan hidung tersumbat berpotensi mengganggu tidur anak di malam hari, sehingga ia bangun pada keesokan harinya dalam keadaan tidak segar. Hal ini dapat berpengaruh pada kemampuannya berkonsentrasi dan menangkap pelajaran di sekolah.

Meski demikian, hal tersebut dapat diminimalkan apabila anak alergi mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.

Kepintarannya Sama Saja

Dua penelitian yang dilakukan di India dan Oman menyangkal dua pendapat di atas. Penelitian tersebut melakukan pengujian terhadap nilai Intelligence Quotient (kecerdasan) antara anak dengan alergi dan tanpa alergi.

Penelitian yang dilakukan oleh Daramola – seorang peneliti dari Nigeria - menemukan bahwa meskipun anak yang memiliki asma sering tidak masuk sekolah karena penyakitnya, hal tersebut tetap tidak memengaruhi nilai IQ para anak dengan alergi. Nilai IQ anak yang mengidap asma dan tanpa asma didapati tidak berbeda signifikan. Hal senada juga diungkapkan oleh penelitian yang digawangi oleh Ghaffari, seorang peneliti dari Universitas Mazandaran di Iran.

Kesimpulan

Melihat dari fakta di masyarakat dan hasil dari berbagai penelitian tentang alergi dan kecerdasan anak, memang belum dapat ditarik kesimpulan yang pasti mengenai apakah anak alergi lebih pintar – atau justru kurang – dibandingkan dengan anak yang bebas alergi.

Bisa saja anak alergi pada dasarnya memang lebih pintar, sehingga dengan segala kekurangannya tetap dapat mengikuti pelajaran dengan baik dan memiliki nilai dan IQ yang tidak berbeda dengan anak tanpa alergi.

Atau, dapat pula ditarik kesimpulan bahwa akhir-akhir ini anak yang mengidap alergi telah mendapatkan penanganan yang tepat, sehingga tidak terlalu memengaruhi performanya di sekolah.

0 Komentar

Belum ada komentar