Sukses

Hindari Kesalahan Ini Saat Membeli Makanan Organik

Kini banyak orangtua berlomba-lomba untuk memberikan makanan organik kepada bayinya. Nah, untuk menghindari kesalahan saat membeli makanan organik, simak kiat-kiat dari dr. Dyan Mega Inderawati di sini.

Umumnya, bahan makanan berlabel organik dijual dengan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan bahan makanan nonorganik. Hal ini dapat dimengerti mengingat proses penanaman hingga panennya menggunakan cara-cara tertentu yang lebih intensif, memakai bahan alami, dan seminimal mungkin menggunakan pestisida.

Proses bebas zat kimia inilah yang kemudian menjadi dasar mengapa banyak orangtua memilih bahan makanan organik untuk diberikan kepada buah hatinya.

Benarkah bahan makanan organik lebih unggul?

Pada kenyataannya, banyak orangtua yang salah persepsi sehingga melakukan kesalahan dalam membeli makanan organik. Dari segi minimalnya zat kimia yang digunakan, bahan makanan organik memang lebih dapat diunggulkan. Akan tetapi, dalam hal nutrisi, kandungan yang dimiliki bahan makanan organik dan nonorganik sebenarnya sama saja. Bayi yang dalam masa pertumbuhannya memerlukan berbagai nutrisi lebih membutuhkan keanekaragaman jenis bahan makanan untuk memenuhi keseluruhan vitamin dan mineral.

Mencermati Pembelian Bahan Makanan Organik

Bagi orangtua yang memiliki perhatian khusus akan bahan makanan yang benar-benar alami, bahan makanan 100% organik memang bisa menjadi pilihan. Tapi hindarilah kesalahan-kesalahan berikut dalam membeli makanan organik:

  • Perhatikan bujet

Jangan sampai bujet yang disediakan untuk berbelanja terkuras habis, lantaran membeli bahan makanan organik yang harganya relatif lebih mahal. Sesuaikan pola belanja dengan kemampuan keluarga. Meski demikian, Anda tetap dapat membeli produk organik dengan harga terjangkau, yakni dengan memilih produk organik lokal. Produk organik lokal tidak kalah kualitasnya dari segi nutrisi dengan produk organik impor.  

  • Pilih makanan organik yang tepat

Bila Anda memiliki bujet lebih untuk membeli bahan makanan organik, pilihlah apel, stroberi, seledri, dan pir organik untuk bayi Anda. Bahan-bahan makanan tersebut tergolong bahan makanan yang mengandung pestisida dengan kadar yang relatif tinggi. Untuk jagung, pepaya, pisang, alpukat, dan kol dari pertanian konvensional nonorganik pun dikatakan aman karena memiliki kandungan pestisida yang sangat rendah. Tetapi sekali lagi, perhatikan manfaat dan kerugian pembelian bahan makanan organik ini, terutama dalam hal keekonomisannya.

Bila Anda memutuskan untuk membeli apel nonorganik sekalipun, kandungan pestisidanya dapat diminimalkan dengan pencucian di air mengalir dan sedikit menggosok kulit buahnya untuk menghilangkan bahan kimia yang menempel di kulit. Langkah berikutnya adalah mengupas kulitnya. Walaupun sebagian kandungan serat berkurang dengan mengupas kulit buah, kadar pestisida dalam buah apel tersebut akan jauh berkurang dan menjadi aman dikonsumsi bayi.

Bagaimana jika Anda ingin membeli MPASI organik kemasan?

Hendaknya Anda memilih produk yang terdiri dari minimal 95% bahan pangan organik berkualitas tinggi. Selain itu, produk tersebut harus memiliki sertifikat resmi dari badan terpercaya. Perhatikan juga kandungannya karena MPASI yang baik haruslah mengandung tinggi protein, kalsium, besi, 12 vitamin, serta 8 mineral.

0 Komentar

Belum ada komentar