Sukses

Sakit Kepala Saat Menyusui, Apa Sebabnya?

Seringkali, sang ibu mengalami sakit kepala saat menyusui sang bayi. Sebenarnya apa yang menjadi penyebab sakit kepala saat menyusui? Berikut ulasannya.

KlikDokter.com - Wanita yang sedang menyusui harus senantiasa menjaga kesehatannya agar produksi ASI untuk bayi tidak terganggu. Kondisi kesehatan yang bermasalah akan menyebabkan produksi ASI menurun. Jika produksi ASI menurun, proses menyusui akan terhenti. Oleh sebab itu, bayi tidak akan mendapatkan asupan nutrisi untuk menunjang pertumbuhannya.

Salah satu gangguan kesehatan yang sering menyerang ibu menyusui adalah sakit kepala. Sakit kepala saat menyusui akan mengakibatkan ibu menyusui kesulitan untuk memberikan ASI kepada bayi karena merasa tidak nyaman.

Selain perubahan hormonal, ada beberapa alasan lain mengapa sakit  kepala saat menyusui tersebut sering terjadi, misalnya:

1. Kurangnya Cairan

Kondisi kurangnya cairan akibat cairan tersebut keluar melalui ASI, urin dan juga keringat yang tidak seimbang dengan asupan cairan tubuh mengakibatkan kurangnya cairan atau dehidrasi dan akan mengakibatkan sakit kepala saat menyusui. Bayi mengisap ASI hingga 200 mililiter sekali menyusu. Artinya, sebanyak itulah cairan yang keluar dari tubuh ibu per sekali menyusui. Bayangkan bila Anda menyusui 10-12 kali sehari.

Pengeluaran cairan tubuh ketika menyusui harus diimbangi dengan asupan cairan yang cukup. Rasa haus atau tenggorokan kering yang timbul setelah menyusui merupakan tanda bagi tubuh yang mengalami gejala dehidrasi. Sakit kepala saat menyusui dapat diatasi dengan menambah porsi minum Anda. Oleh karena itu, minumlah sebelum haus. Kebutuhan cairan ibu menyusui adalah sekitar 3 liter air per hari. Air putih adalah minuman yang terbaik. Asupan cairan tambahan dapat diperoleh dengan mengonsumi jus atau kuah sayur. Kurangi minum softdrink atau kopi, meski terasa menyegarkan, jenis minuman itu bersifat diuretik (pendorong produksi air seni). 

2. Anda kurang mendapatkan waktu istirahat

Kehadiran bayi Anda akan membentuk perubahan pola tidur. Pada umumnya, Anda membutuhkan waktu tidur 7-8 jam perhari. Apabila waktu istirahat tidak terpenuhi maka tekanan darah menurun sehingga peredaran darah menuju kepala akan terhambat. Hal tersebut dapat menimbulkan terjadinya sakit kepala saat menyusui.

3. Mengalami tekanan atau stress.

Perasaan yang menekan Anda, baik secara fisik maupun psikis, ketika sedang menyusui akan menimbulkan sakit kepala saat menyusui. Pada proses menyusui, Anda dapat mengembangkan rasa sakit kepala tersebut, misalnya karena perasaan khawatir ASI Anda tidak dapat memenuhi nutrisi untuk bayi Anda atau ketika Anda mengalami kejenuhan tertentu.

0 Komentar

Belum ada komentar