Sukses

Hindari Hal Ini Saat Hamil Trimester Ketiga

Kehamilan mencapai puncaknya saat memasuki trimester ketiga. Di masa ini, Anda sudah harus menyiapkan segala keperluan persalinan. Selain itu, tentu saja Anda tetap perlu berhati-hati dalam menjaga kehamilan.

KlikDokter.com - Trimester ketiga adalah trimester terakhir dari kehamilan. Janin Anda sedang berada di dalam tahap penyempurnaan dan akan semakin bertambah besar, hingga memenuhi seluruh rongga rahim. Semakin besar janin, maka akan semakin terasa seluruh pergerakan yang dilakukan olehnya. Karena itu, penting bagi Anda untuk lebih berhati-hati dalam menjaga kehamilan untuk menghindari terjadinya komplikasi.

Berikut adalah hal-hal yang perlu dihindari saat kehamilan sudah memasuki trimester ketiga:

  • Perjalanan yang lama

Pada saat hamil trimester ketiga, sebaiknya Anda menghindari perjalanan lama menggunakan mobil dan pesawat karena dapat meningkatkan risiko peningkatan penggumpalan darah karena duduk terlalu lama, risiko terpapar infeksi, bahkan terjadinya keguguran atau komplikasi saat kehamilan

  • Sauna dan mandi uap

Sauna dan mandi uap harus dihindari saat Anda memasuki usia kehamilan trimester ketiga, karena dapat mengubah suhu di dalam tubuh.

  • Mengangkat beban berat

Mengangkat beban berat pada kehamilan trimester ketiga dapat menyebabkan kekakuan pada area punggung belakang.

  • Makan berlebihan

Memasuki kehamilan trimester ketiga, sebaiknya hindari makan terlalu banyak atau berlebihan karena posisi janin sudah berada di perut bagian bawah, dan proses pencernaan menjadi sulit.  Yang disarankan adalah Anda makan sedikit-sedikit namun sering.

  • Pemakaian sepatu berhak tinggi

Pemakaian hak tinggi pada kehamilan trimester ketiga dapat menyebabkan gangguan nyeri pada punggung.

  • Olahraga yang memacu adrenalin

Olahraga yang memacu adrenalin seperti scuba diving dan surfing dapat memberikan dampak negatif bagi perkembangan kehamilan Anda.

  • Berada di ketinggian

Pada kehamilan trimester ketiga, berada di ketinggian seperti pada aktivitas terbang dan aktivitas lainnya berisiko membuat Anda kesulitan bernapas, sehingga bisa menyebabkan bayi mengalami asfiksia.

0 Komentar

Belum ada komentar