Sukses

Anemia, Bisa Disembuhkan?

Anemia, Bisa Disembuhkan?. Pertanyaan ini sering muncul di benak pasien. Benarkah bisa demikian? Berikut jawabnya dari dr. Melyarna Putri.

KlikDokter.com - Anemia adalah suatu kondisi medis dimana terjadi kekurangan hemoglobin (Hb) yang bertugas mengantarkan oksigen menuju sistem tubuh. Secara umum anemia bisa disebabkan 3 hal utama yaitu :

1. Perdarahan

Perdarahan yang menyebabkan anemia bisa merupakan perdarahan masif yang terjadi dalam waktu singkat, maupun perdarahan sedikit sampai sedang namun terjadi dalam jangka waktu panjang. Perdarahan masif dalam waktu singkat misalnya terjadi pada kondisi kecelakaan yang menimbulkan perdarahan banyak. Sedangkan perdarahan sedikit namun terjadi secara terus menerus misalnya terjadi pada kondisi menometroragia (menstruasi panjang dan lama) dan cacingan.

2. Penurunan produksi sel darah merah

Penurunan produksi sel darah merah terjadi antara lain pada kondisi anemia aplastik, leukemia, kurang asupan nutrisi pendukung pembentukan sel darah merah dan penyakit ginjal. Anemia aplastik merupakan kondisi dimana sumsum tulang belakang gagal membentuk ketiga komponen besar sel darah yaitu sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit (sel darah untuk membantu proses pembekuan darah). Sedangkan pada kondisi gagal ginjal yang terjadi adalah kemampuan tubuh membentuk sel darah merah secara keseluruhan menurun. Hal ini disebabkan ginjal menghasilkan sebuah hormon yang disebut eritropoeitin, dimana hormon ini berfungsi sebagai prekursor pembentuk sel darah merah. Seperti yang kita ketahui, pembentukan sel darah merah memerlukan zat penting seperti asam folat, vitamin B12, dan zat besi. Kekurangan zat besi dapat menimbulkan kondisi anemia defisiensi besi. Begitu pula dengan kekurangan asam folat dan B12 dapat menimbulkan kondisi anemia megaloblastik.

Begitu pentingnya peran nutrisi dalam pembentukan sel darah merah, sehingga pada ibu hamil, perempuan usia subur, bayi, dan vegetarian juga dapat mengalami anemia akibat kurangnya asupan. Salah satu alasannya juga adalah kebutuhan zat besi ibu hamil, perempuan usia subur, dan bayi cenderung meningkat.

3. Penghancuran sel darah merah sebelum usia seharusnya

Sel darah merah memiliki usia daur ulang kurang lebih 120 hari atau 3 bulan. Pada beberapa kondisi, penghancuran sel darah merah dapat terjadi sebelum waktu daur ulang yang seharusnya. Hal ini menyebabkan kurangnya sel darah merah yang beredar di jaringan. Kondisi ini terjadi pada talasemia, G6PD, dan sickle sel anemia. Ketiga penyakit yang disebutkan di atas merupakan penyakit yang dapat diturunkan. Namun pada G6PD dapat disebabkan adanya obat seperti kina dan kamper.

1 dari 2 halaman

Lalu, Apakah Anemia Bisa Disembuhkan?

Perlu dipahami, secara definisi anemia adalah kondisi medis. Berbeda dengan istilah ‘penyakit’, yang kerap dicetus oleh virus, kuman atau agen infeksi lainnya. Demikiannya kondisi medis, istilah penanganannya bukanlah diobati, namun dikelola.

Anemia merupakan sebuah kondisi medis sehingga kondisi tersebut dapat diatasi apabila faktor yang mendasari telah ditangani. Namun bukan berarti anemia tidak dapat berulang. Anemia dapat berulang apabila kondisi medis yang mendasarinya belum teratasi.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, anemia bisa diatasi apabila dapat mengatasi penyebab anemia. Seperti contohnya untuk anemia yang disebabkan kerusakan ginjal, maka bisa disiasati dengan pemberian suntikan hormon eritropoeitin.  Untuk anemia yang disebabkan cacingan maka mengobati penyakit cacingan terlebih dahulu. Untuk anemia yang disebabkan leukemia maka diatasi dengan pemberian kemoterapi dan transfusi sesuai dengan panduan (guideline) yang berlaku.

Untuk kondisi anemia karena kekurangan nutrisi yang utama adalah makan makanan bergizi. Selain itu dapat juga diberikan suplementasi zat besi, asam folat , dan vitamin B12 untuk membantu pemenuhan nutrisi. Sebisa mungkin hindari konsumsi sumber makanan yang dapat menghambat penyerapan zat besi seperti  sayuran, teh, dan kopi.

0 Komentar

Belum ada komentar