Sukses

Tuli Mendadak Berhubungan dengan Kekurangan Zat Besi

Tahukah Anda, terdapat kondisi gangguan pendengaran secara mendadak yang berhubungan dengan kurangnya zat besi di dalam darah Anda? Berikut penjelasan dr. Anita Amalia Sari di sini.

KlikDokter.com - Tuli sensorineural atau tuli saraf merupakan ketidakmampuan fungsi pendengaran akibat kerusakan telinga dalam. Selama ini penyebab yang sering dikenal adalah akibat adanya gangguan vascular (peredaran darah, gangguan pembentukan koklea, tumor, trauma/ cedera kepala, infeksi, intoksikasi obat-obatan dan alkohol.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Chung SD dkk., di Taiwan menemukan adanya kemungkinan hubungan antara kekurangan zat besi di dalam darah dengan timbulnya tuli sensorineural terutama pada pasien usia muda. Penelitian tersebut dipubilkasikan di JAMA Otolaryngol Head Neck Surgery pada Mei 2014.

Penelitian ini dilakukan pada 4004 individu yang mengalami tuli sensorineural mendadak dan 12012 kontrol. Berdasarkan penelitian tersebut hubungan antara tuli sensorineural mendadak dan anemia paling bermakna pada individu yang berusia 44 tahun atau kurang. Pada individu yang berusia 60 tahun atau lebih, kekurangan zat besi tidak terlalu bermakna dalam menimbulkan tuli sensorineural.

Berdasarkan hasil yang ditemukan peneliti menyarakan untuk dilakukannya pemeriksaan status zat besi pada pasien yang mengalami tuli (kehilangan pendengaran) baik yang perlahan maupun mendadak. Sebuah tes darah sederhana dapat dilakukan dan tidak akan memberikan bahaya bagi pasien.

Meskipun demikian, peneliti belum dapat memastikan apakah koreksi status anemia akibat kekurangan zat besi pada pasien dapat menghindari perkembangan gangguan pendengaran yang sudah ada. Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk membuktikannya.

Oleh sebab itu penting sekali untuk menjaga kecukupan zat besi di dalam darah agar tidak jatuh ke dalam kondisi anemia defisiensi zat besi. Zat besi dibutuhkan oleh tubuh sebagai salah satu pembentuk sel darah merah. Bila tubuh kekurangan zat besi maka jumlah sel darah merah yang diproduksi tubuh pun dapat tidak mencukupi. Hal tersebut dapat menyebabkan oksigen tidak dapat dibawa ke jaringan sehingga fungsi jaringan-jaringan tubuh terganggu.

Berikut adalah beberapa makanan mengandung zat besi yang dapat dikonsumsi sehari-hari untuk mencegah anemia, selengkapnya di halaman selanjutnya:

1 dari 2 halaman

Tuli Mendadak Berhubungan dengan Kekurangan Zat Besi

Berikut adalah beberapa makanan mengandung zat besi yang dapat dikonsumsi sehari-hari untuk mencegah anemia, 

  • Unggas (kalkun (turkey), ayam)
  • Kacang-kacangan (kacang polong, kacang panjang, buncis, kacang tanah)
  • Ikan
  • Daging (hati merupakan organ mengandung zat besi tertinggi)
  • Kacang kedelai
  • Oatmeal

Sayuran hijau gelap (bayam, dan lain sebagainya).

0 Komentar

Belum ada komentar