Sukses

Cara Mencegah Naiknya Asam Lambung

Cara Mencegah Naiknya Asam Lambung. Dada dan tenggorokan terasa panas? Muncul rasa ingin muntah? Itulah beberapa gejala naiknya asam lambung berikut kiat dari dr. Mega Putri untuk mencegah naiknya asam lambung di sini.

KlikDokter.com - Gastroesophageal reflux disease atau disingkat GERD, adalah gangguan pencernaan yang mempengaruhi sfingter esofagus bagian bawah (Lower Esophageal Spinchter, LES), yaitu cincin otot antara esofagus dan lambung. Gejala utama dari GERD adalah heartburn (sensasi terbakar di dada) atau gangguan pencernaan asam lambung, yang sering dialami banyak orang, terutama wanita hamil. Dalam kebanyakan kasus, heartburn dapat disembuhkan dengan cara diet dan perubahan gaya hidup. Namun, pada beberapa orang mungkin memerlukan pengobatan atau bahkan operasi.

Gastroesophageal mengacu pada lambung dan kerongkongan. Refluks berarti mengalir kembali. Oleh karena itu, gastroesophageal reflux adalah kembalinya isi lambung kembali ke kerongkongan.

Pada pencernaan yang normal, sfingter esofagus bagian bawah membuka untuk memungkinkan makanan masuk ke lambung dan menutup untuk mencegah makanan atau jus asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan. Gastroesophageal reflux terjadi ketika sfingter esofagus bagian bawah lemah atau melemah disaat yang tidak tepat, dimana memungkinkan isi lambung mengalir sampai ke kerongkongan.

Klik ‘next’ untuk membaca lanjutan artikelnya.

1 dari 5 halaman

Cara Mencegah Naiknya Asam Lambung

Promag Ahlinya Lambung

Gejala dari GERD antara lain :

  • Heartburn (sensasi terbakar di dada)
  • Nyeri dada
  • Disfagia (sulit menelan)
  • Batuk kering
  • Suara serak atau sakit tenggorokan
  • Regurgitasi dari makanan atau cairan asam
  • Terasa seperti ada benjolan di tenggorokan

Akibat buruk dari naiknya asam lambung mengakibatkan iritasinya esophagus, yang bisa menyebabkan meradangnya esophagus dan disebut dengan esophagitis. Seiring berjalannya waktu, peradangan tersebut dapat mengikis lapisan esophagus sehingga menyebabkan komplikasi seperti perdarahan, penyempitan esofagus atau Barrett’s esophagus  (suatu kondisi prakanker).

Makanan tertentu dan minuman, termasuk cokelat, peppermint, makanan berlemak, makanan yang digoreng, kopi, atau minuman beralkohol, dapat memicu terjadinya refluks dan heartburn.

Klik ‘next’ untuk membaca lanjutan artikelnya.

2 dari 5 halaman

Cara Mencegah Naiknya Asam Lambung

Promag Ahlinya Lambung

Terdapat beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko terjadinya GERD, diantaranya adalah :

  • Kegemukan
  • Menonjolnya lambung bagian atas sampai ke diafragma (hiatus hernia)
  • Kehamilan
  • Merokok
  • mulut kering
  • asma
  • diabetes
  • Pengosongan perut yang tertunda
  • Gangguan jaringan ikat, seperti scleroderma

Seiring berjalannya waktu, peradangan kronis di kerongkongan dapat mengakibatkan komplikasi, antara lain:

  • Penyempitan kerongkongan (striktur esofagus). Kerusakan sel-sel di esofagus bagian bawah akibat paparan asam menyebabkan pembentukan jaringan parut. Jaringan parut mengakibatkan mempersempit jalur makanan, sehingga menyebabkan kesulitan menelan.
  • Luka terbuka di esofagus (ulkus kerongkongan). Asam lambung dapat mengikis jaringan di kerongkongan, hal tersebut dapat menyebabkan luka atau ulkus pada kerongkongan. Ulkus esofagus dapat berdarah, menyebabkan rasa sakit dan  membuat jadi sulit untuk menelan.

Klik ‘next’ untuk membaca lanjutan artikelnya.

3 dari 5 halaman

Cara Mencegah Naiknya Asam Lambung

Promag Ahlinya Lambung

  • Perubahan prakanker pada kerongkongan (Barrett’s esophagus). Dalam Barrett’s esophagus, jaringan yang melapisi bagian bawah esophagus mengalami perubahan. Perubahan ini terkait dengan peningkatan risiko terjadinya kanker kerongkongan. Dokter mungkin akan merekomendasikan uji endoskopi rutin untuk mencari tanda-tanda dini dari kanker esofagus.

Diagnosis GERD didasarkan pada:

  • Gejala. Cara mendiagnosa GERD dapat berdasarkan dari gejala yang dialami, misalnya sering terjadinya heartburn yang berulang dan gejala lainnya.
  • Tes untuk memantau jumlah asam di kerongkongan. Pemeriksaan ambulatory asam (pH) menggunakan sebuah perangkat untuk mengukur asam selama 24 jam. Perangkat ini dapat mengidentifikasi kapan dan untuk berapa lama asam lambung regurgitasi (naik) ke kerongkongan. Pemeriksaan jenis lain adalah klip yang ditempatkan di kerongkongan selama endoskopi. Klip tersebut akan mengirimkan sinyal, juga untuk komputer kecil yang dipakai. Setelah sekitar dua hari, klip akan jatuh dan keluar bersama dengan tinja. Pada pemeriksaan ini biasanya dokter meminta untuk berhenti minum obat GERD untuk mempersiapkan tes ini.

Klik ‘next’ untuk membaca lanjutan artikelnya.

4 dari 5 halaman

Cara Mencegah Naiknya Asam Lambung

Promag Ahlinya Lambung

Perubahan gaya hidup dapat membantu mengurangi frekuensi terjadinya GERD. Berikut beberapa tips cara mencegah dari naiknya asam lambung:

  • Jaga berat badan. Kelebihan berat badan dapat meningkatkan tekanan pada perut, mendorong lambung dan menyebabkan asam untuk kembali ke kerongkongan. Jika sudah dalam keadaan yang normal, maka mulailah berolahraga. Jika kelebihan berat badan atau obesitas, berolahraga secara teratur untuk menurunkan berat. Tanyakan kepada dokter untuk membantu dalam menyusun strategi penurunan berat badan..
  • Hindari pakaian ketat. Pakaian yang ketat disekitar pinggang dapat menekan lambung dan sfingter esofagus bagian bawah.
  • Hindari makanan dan minuman yang memicu heartburn. Setiap orang memiliki pemicu tertentu. Pemicu yang umum seperti lemak atau makanan yang digoreng, saus tomat, alkohol, coklat, mint, bawang putih, bawang merah, dan kafein dapat membuat heartburn lebih buruk. Hindari makanan yang Anda tahu akan memicu heartburn.
  • Makan porsi kecil. Hindari makan makan langsung dalam porsi besar. Lebih baik makan dalam posri kecil dan sering.
  • Jangan berbaring setelah makan. Tunggu setidaknya tiga jam setelah makan sebelum berbaring atau tidur.
  • Tinggikan posisi kepala saat tidur. Jika sering mengalami heartburn pada malam hari atau ketika mencoba untuk tidur, tinggikanlah posisi kepala saat tidur.
  • Jangan merokok. Merokok mengurangi kemampuan spingter esofagus bagian bawah untuk berfungsi dengan baik.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.

0 Komentar

Belum ada komentar