Sukses

10 Tips Merawat Mata Anda

10 Tips Merawat Mata Anda. Sehari-hari, waktu kita dihabiskan di depan layar komputer atau mata sering kemasukan debu bila sering beraktivitas di luar ruangan. Ini dapat mengakibatkan mata merah dan berair. Hal ini tentunya sangat mengganggu. Cobalah untu

Klikdokter.com - Ada pepatah cinta datang dari mata turun ke hati. Dari sini kita tahu indera penglihatan kita teramat penting. Untuk itu menjaga kesehatan mata hendaknya menjadi prioritas utama.

Sehari-hari, waktu kita dihabiskan di depan layar komputer atau mata sering kemasukan debu bila sering beraktivitas di luar ruangan. Ini dapat mengakibatkan mata merah dan berair. Hal ini tentunya sangat mengganggu. Cobalah untuk mempraktikan 10 aksi berikut ini untuk menjaga mata Anda tetap sehat:

20 detik istirahat dari layar komputer

Melihat layar komputer terlalu lama bisa menyebabkan mata cepat letih dan kering. Ini dikarenakan mata kita berkedip lebih sedikit bila di depan monitor. Untuk itu, Anda dapat menggunakan aturan 20/20/20 untuk menyiasati mata supaya tidak tersiksa.

Apa itu aturan 20/20/20? Yaitu setiap 20 menit, istirahatkan mata Anda dengan melihat kejauhan sekitar 20 kaki (6 meter) selama 20 detik. Atau Anda dapat memakai layar penggelap dan mengatur kecerahan layar komputer Anda supaya tidak memberatkan mata. Anda juga dapat memejamkan mata sejenak selama 20 detik kemudian lanjut bekerja kembali.

Memakai kacamata hitam dengan UV-filter

Radiasi sinar ultraviolet dari matahari bisa berdampak buruk untuk mata. Sinar ultraviolet (UV) pada matahari dapat menyebabkan kerusakan pada mata terutama pada sel-sel mata dan mempengaruhi mekanisme penyembuhannya sehingga dapat menyebabkan kerusakan, degenerasi dan penuaan dini pada mata.

Solusi untuk mencegahnya adalah selalu memakai kacamata hitam yang akan melindungi mata dari radiasi sinar UV-A dan UV-B. Memakai topi atau payung di saat terik matahari juga membantu perlindungan mata.

Memakai kacamata pelindung mata

Jika pekerjaan Anda melibatkan bahan-bahan kimia atau alat-alat yang membahayakan mata, Anda sebaiknya memakai kacamata pelindung mata untuk menghindari risiko trauma fisik atau kimia yang bisa mengakibatkan kebutaan.

Konsumsi makanan menyehatkan untuk mata

Rajin mengonsumsi buah dan sayuran yang mengandung beta karoten yang merupakan bentuk awal dari vitamin A seperti: wortel, ubi, labu, bayam dan brokoli. Selain itu sumber hewani seperti daging sapi, hati ayam, ikan, susu dan keju juga mengandung retinil palmitat yang dapat diubah menjadi vitamin A.

Merawat lensa kontak

Lensa kontak yang kotor bisa menjadi rumah bagi kuman dan bakteri. Makanya selalu jaga kebersihan lensa kontak dengan tangan bersih dan jangan memakainya ketika tidur. Gunakan cairan pembersih lensa kontak yang sesuai dengan memperhatikan tanggal kadaluwarsanya.

Buang rias mata yang kadaluwarsa

Perhatikan tanggal kadaluwarsa dari make up mata Anda. Selalu gunakan riasan mata dalam keadaan bersih dan bersihkan riasan mata sebelum tidur.

Stop merokok

Kebiasaan merokok dapat mempercepat risiko terjadinya degenerasi sel-sel mata dan terjadi penuaan dini. Pengaruhnya pada pembuluh darah retina mata juga berbahaya dan dapat menyebabkan kebutaan.

Jangan remehkan mata gatal atau merah

Mata gatal atau merah disebabkan oleh benda asing yang masuk ke mata. Jika terjadi kemerahan pada mata, hindari menggosoknya. Tetesi mata dengan obat tetes mata atau bilas dengan air bersih. Bila keluhan terus berlanjut, segera kunjungi dokter.

Membaca label obat

Beberapa obat atau kombinasi dari obat-obatan yang dikonsumsi bisa berdampak pada penglihatan Anda. Segera ke dokter bila Anda mengalami efek samping seperti mata kering, penglihatan ganda, sensitif pada cahaya, mata berair, atau penglihatan kabur setelah meminum obat.

Periksa ke dokter mata

Rutin periksa ke dokter mata amat dianjurkan biarpun Anda tidak memakai kacamata. Usahakan 2-3 tahun sekali jika Anda tidak memiliki keluhan. Tapi jika Anda memakai lensa kontak, diabetes, hipertensi atau memiliki riwayat penyakit mata, maka pemeriksaan 1 tahun sekali sangat dianjurkan.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman utama website kami.[](NO/DA/HM)

 

Diulas oleh:

dr. Nadia Octavia

Anggota Redaksi Medis

Klikdokter.com

0 Komentar

Belum ada komentar