Menu
KlikDokter
Icon Search
Icon LocationTambah Lokasi KamuIcon Arrow
HomePsikologiRelationshipMengenali Istilah Red Flag dalam Hubungan Asmara, Ciri-Ciri hingga Cara Mengatasinya
Relationship

Mengenali Istilah Red Flag dalam Hubungan Asmara, Ciri-Ciri hingga Cara Mengatasinya

Christovel Ramot, 02 Feb 2024

Ditinjau oleh Iswan Saputro,M.Psi., Psikolog

Icon ShareBagikan
Icon Like

Arti red flag dalam hubungan adalah tanda pasangan dapat memicu konflik yang membahayakan kesehatan mental jika tidak segera disudahi.

Mengenali Istilah Red Flag dalam Hubungan Asmara, Ciri-Ciri hingga Cara Mengatasinya

Memiliki hubungan asmara yang hangat dan penuh kasih sayang adalah dambaan banyak pasangan.

Namun, jangan sampai karena cinta yang begitu besar membuat kamu tutup mata dengan tanda red flag pada pasangan yang berisiko bisa merugikan dirimu jika hubungan tetap dilanjutkan. Lantas apa itu red flag dalam hubungan?

Red flagadalah istilah populer yang menggambarkan tanda-tanda negatif yang ada pada diri orang lain dan berisiko mempengaruhi kehidupan seseorang, salah satunya dalam menjalani hubungan asmara. 

Bersama Psikolog Iswan Saputro, tim redaksi KlikDokter akan berbagi tentang perilaku atau kebiasaan red flag dalam hubungan yang perlu kamu sadari dan bagaimana menyikapinya.

Arti Red Flag dalam Hubungan

Red flag dalam hubungan asmara adalah tanda pasangan yang dapat memicu konflik dan beresiko membahayakan jika terus dilanjutkan.

Tanda red flag pada seseorang dapat berupa kebiasaan, perilaku, pola komunikasi, latar belakang, atau kondisi tertentu yang dapat mempengaruhi kualitas hubungan.

Tanda-tanda red flag pada pasangan ini biasanya menjadi sumber konflik yang tidak berkesudahan dan bisa berdampak negatif pada kesehatan mental kamu.

Penting bagi kamu untuk mengenali lebih awal ciri-ciri red flag sebelum memutuskan untuk menikah dengan pasangan.

Ciri-Ciri Red Flag pada Pasangan

Dengan menyadari tanda red flag dalam hubungan asmara lebih awal dapat membantu kamu memiliki hubungan yang lebih baik. Berikut tanda-tanda red flag dalam hubungan asmara:

1. Perilaku Agresif atau Kekerasan

Adanya kekerasan verbal, nonverbal atau psikologis yang berulang dalam hubungan asmara.

2. Posesif

Pengawasan atau kontrol yang berlebihan dapat menghambat diri untuk berkembang lebih baik.

3. Ketidaksetiaan

Perselingkuhan yang berulang dalam hubungan asmara dapat membuat hubungan toxic.

4. Dominan dalam Keputusan

Tidak bisa diajak kompromi dan selalu mengambil alih keputusan tanpa mempertimbangkan sudut pandang pasangan.

5. Komunikasi yang Merendahkan

Pola komunikasi yang merendahkan dan tidak menghargai pendapat pasangan.

6. Perasaan Diabaikan Tau Tidak Diakui

Tidak dilibatkan dalam mengambul keputusan dan sering diabaikan oleh pasangan.

7. Isolasi dari Teman atau Keluarga

Dilarang untuk berkomunikasi dengan teman atau keluarga.

8. Manipulatif

Pasangan yang selalu memutar balikan fakta dan tidak mau mengakui kesalahan atau selalu menyalahkan pasangan atas segala sesuatu yang terjadi.

9. Dihantui Rasa Bersalah

Pasangan sering dihantui rasa bersalah dan merasa bertanggung jawab penuh atas konflik dalam hubungan.

10. Bingung dengan Diri Sendiri

Pasangan membuat kamu merasa semakin bingung dengan masa depan dan tidak mengenal diri sendiri.

Cara Mengatasi Pasangan Red Flag

Setelah mengenali tanda-tanda red flag dalam hubungan, kamu perlu memiliki dan melatih sikap terhadap pasangan. Di Awal memang tidak mudah untuk memulai dan memunculkan keberanian. 

Namun, kamu bisa mulai melakukan hal-hal kecil yang dapat menyelamatkan kamu dari hubungan toxic dan pasangan red flag, seperti: 

1. Mulai Membangun Kesadaran Diri akan Tanda Red Flag pada Pasangan

Menyadari tanda-tanda red flag dan dampak yang kamu rasakan dari perlakuan pasangan adalah langkah awal menghadapi hubungan asmara yang tidak sehat.

Tidak menolak (denial) kenyataan dengan alasan cinta, tanda kamu masih bisa menghargai dan mencintai diri sendiri.

2. Komunikasi dengan Pasangan

Temukan waktu dan situasi yang tepat untuk berkomunikasi dengan pasangan terkait apa yang kamu rasakan dan alami selama menjalin hubungan.

Jika dia membuka diri untuk berubah, sampaikan perilaku atau kebiasaan masing-masing yang perlu diperbaiki.

Jika merasa takut atau khawatir, psikolog juga dapat membantu kamu menengahi atau mengkomunikasikan ekspektasi dan perasaan yang dialami kepada pasangan.

3. Batasi Jarak dan Kontak dengan Pasangan

Jika ditemui tanda red flag berupa kekerasan dalam hubungan, kamu perlu mengambil jarak dan membatasi kontak dengan pasangan. Temukan tempat yang aman untuk kamu berlindung dan menenangkan diri

4. Temukan Dukungan Psikologis

Membuka diri untuk dibantu oleh orang terdekat atau profesional dapat membantumu keluar dari hubungan asmara yang tidak sehat.

Ceritakan kondisimu dan tanda-tanda red flag pada pasangan yang ditemui untuk mendapatkan sudut pandang orang lain dalam menilai hubungan asmara yang kamu jalani.

5. Pertimbangkan untuk Mengakhiri Hubungan

Terlalu banyak tanda-tanda red flag yang ditemui dan tidak adanya kemauan untuk berubah dari pasangan menjadi pertimbangan yang kuat bagi kamu untuk mengakhiri hubungan. 

Mengenali tanda-tanda red flag dalam hubungan asmara dapat menyelamatkan kesehatan mental kamu.

Memang tidak ada pasangan dan hubungan yang sempurna, namun dengan adanya kemauan untuk berbenah diri akan menentukan kualitas hubungan tersebut kedepannya.

Tidak mudah memang keluar dari hubungan yang tidak sehat. Oleh karena itu, segeralah mencari bantuan profesional jika kamu merasa tidak berdaya dan sudah mempengaruhi banyak aspek kehidupan karena perilaku red flag dari pasangan.

Jika kamu ingin berkonsultasi pada psikolog, kamu bisa chat psikolog online di aplikasi KlikDokter, ya.

Kamu juga bisa booking psikolog, layanan medis & lab dan belanja sehat di KALStore di aplikasi KlikDokter. Yuk, download aplikasi KlikDokter sekarang juga!

Konsultasi Dokter Terkait

Tanya Dokter