Kesehatan Mental

Jenis Fobia yang Berkaitan dengan Musim Hujan

Christovel Ramot, 01 Mar 2024

Ditinjau Oleh Iswan Saputro, M.Psi., Psikolog

Fobia terhadap musim hujan adalah hal umum yang bisa berdampak serius pada kesehatan mental. Psikolog Iswan Saputro dan tim KlikDokter akan membahas jenis-jenis fobia terkait musim hujan dan dampaknya

Jenis Fobia yang Berkaitan dengan Musim Hujan

Fobia atau rasa takut yang berlebihan terhadap sesuatu adalah salah satu gangguan mental yang sering dijumpai. Fobia biasanya berkaitan dengan sesuatu atau kondisi yang spesifik dan memicu reaksi fisik, psikologis, dan sosial bagi penderitanya.

Musim hujan sendiri bagi beberapa orang juga bisa terasa menyulitkan secara psikologis. Hal ini dikarenakan hal-hal yang berkaitan dengan musim hujan dapat memicu munculnya gejala fobia dan mengganggu keseharian penderitanya.

Dalam artikel ini, Psikolog Iswan Saputro dan tim redaksi KlikDokter akan membahas jenis-jenis fobia yang berkaitan dengan musim hujan dan dampaknya bagi kesehatan mental.

Jenis-jenis Fobia saat Musim Hujan

Berikut jenis fobia yang perlu dikenali penyebabnya dan dampaknya selama musim hujan:

1. Ombrophobia

Ombrophobia adalah fobia terhadap hujan. Fobia ini bukan hanya sekedar rasa tidak suka terhadap hujan, namun juga diikuti dengan kepanikan atau kecemasan yang berlebihan dan irasional.

Gejala ombrophobia dapat muncul ketika mendengar ramalan cuaca hujan, adanya awan mendung, kehujanan atau gerimis. Respon yang muncul beragam, seperti menghindari kegiatan luar ruangan atau tidak mau melakukan perjalanan saat hujan.

2. Astraphobia

Astraphobia atau fobia terhadap petir dan guntur sering dialami dan muncul pada musim hujan. Gejala astraphobia dapat muncul ketika mendengar atau melihat kilatan petir, berita tentang petir, atau berada pada situasi badai.

Ketakutan atau kecemasan yang berlebihan muncul dan dapat menciptakan rasa tidak aman walaupun sebenarnya berada di lokasi yang aman. Perilaku mengisolasi diri juga dapat muncul bagi penderita astraphobia saat musim hujan.

3. Pluviophobia

Pluviophobia adalah fobia terhadap genangan air hujan. Fobia ini muncul diikuti dengan kecemasan terhadap genangan air hujan yang dapat membahayakan diri sendiri atau orang lain, seperti kecelakaan atau kemalangan dalam berkendara.

4. Antlophobia

Antlophobia adalah fobia terhadap banjir. Gejala fobia dapat muncul ketika menyaksikan banjir, berita tentang banjir, atau melihat aliran deras di sungai yang meluap. Kondisi ini memicu kecemasan berlebihan selama musim hujan dan terus-menerus memantau perkiraan cuaca atau berita.

5. Ancraophobia

Ancraphobia adalah fobia terhadap angin kencang. Angin kencang juga seringkali dijumpai selama musim hujan. Kecemasan berlebihan dapat muncul berkaitan dengan suara, angin kencang, berita, dan risiko yang dapat muncul dari angin kencang.

6. Lilapsophobia

Lilapsophobia adalah fobia terhadap tornado atau badai hebat. Tornado mungkin tidak terjadi di semua tempat, namun dapat memicu ketakutan yang irasional bagi penderita fobia ini. Gejala lilapsophobia dapat muncul melihat gambar, suara, video, atau kabar tentang tornado.

Pengaruh Fobia Terhadap Kesehatan Mental

Dampak fobia yang Berkaitan dengan Musim Hujan

Fobia yang berkaitan dengan musim hujan dapat berdampak cukup signifikan pada kesehatan mental penderitanya. Musim hujan yang berlangsung cukup lama perlu menjadi perhatian lebih bagi penderita fobia dan orang terdekat.

Selain dampak emosional yang muncul, fobia yang berkaitan dengan musim hujan dapat mempengaruhi produktivitas dan aktivitas sehari-hari. Kondisi ini jika berlangsung terlalu lama dapat memicu gejala gangguan mental lain, seperti depresi, gangguan kecemasan, dan gangguan tidur.

Mengatasi Phobia Musim Hujan 

Langkah pertama mengatasi fobia adalah mengenali gejala dan jenis fobia yang dimiliki. Walaupun gejala fobia relatif sama, namun penyebab muncul dan intensitas fobia berbeda untuk setiap orang. Konsultasi dengan psikolog dapat membantu Kamu mengenali fobia lebih baik.

Terapi untuk fobia yang umum diberikan adalah terapi perilaku kognitif (cognitive behavior therapy). Melalui terapi ini Kamu akan dibantu dalam memahami penyebab fobia, pikiran irasional yang muncul, dan membiasakan kebiasan adaptif dalam merespon situasi atau kondisi yang memicu gejala fobia.

Dalam beberapa kasus gejala yang berat, terapi obat atau farmakologi dapat dilakukan dengan psikiater. Obat-obat untuk menurunkan kecemasan atau serangan panik dapat membantu Kamu untuk meredakan gejala fobia saat muncul.

Ya, phobia yang berkaitan dengan musim hujan adalah masalah kesehatan mental yang serius dan membutuhkan perhatian yang tepat.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang apa itu phobia dan bagaimana cara mengatasinya, individu yang mengalami kondisi ini dapat mengambil langkah-langkah untuk mengatasi ketakutan mereka dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

Ingatlah bahwa mencari bantuan profesional adalah langkah kunci dalam proses penyembuhan dan mengatasi phobia. Jika Kamu kesulitan dalam mengatasinya sendiri, mintalah bantuan profesional seperti psikolog dengan melakukan konsultasi lebih lanjut melalui fitur Tanya Dokter.

Jangan lupa untuk #JagaSehatmu selalu dengan rutin cek kesehatan Kamu dan keluarga. Pesan layanan pemeriksaan kesehatan bisa dilakukan secara online.

Jika ingin belanja sehat bisa menggunakan KALStore, Kamu bisa beli dengan mudah tanpa harus keluar rumah!. Yuk, download aplikasi KlikDokter di Google Play dan App Store sekarang juga!

Konsultasi Dokter Terkait