HomePsikologiKesehatan MentalHubungan Antara Depresi dan Kecanduan Pornografi
Kesehatan Mental

Hubungan Antara Depresi dan Kecanduan Pornografi

Tri Yuniwati Lestari, 04 Feb 2022

Ditinjau oleh Tim Medis Klikdokter

Icon ShareBagikan
Icon Like

Menurut beberapa penelitian terdapat hubungan antara pornografi dengan kondisi kesehatan mental seperti depresi. Cari tahu penjelasannya di sini.

Hubungan Antara Depresi dan Kecanduan Pornografi

Menurut beberapa kepercayaan serta budaya, terdapat hubungan antara pornografi dan kondisi kesehatan mental seperti depresi.

Kendati begitu, American Association of Sexuality Educators, Counselors and Therapists (AASECT) mengatakan belum ada cukup bukti yang dapat mendukung pernyataan tersebut. 

Pernyataan tersebut termasuk mengetahui apakah penggunaan pornografi dapat menyebabkan depresi atau mungkin depresi bisa menyebabkan kecanduan pornografi. Cari tahu hubungan di antara keduanya lewat pembahasan berikut ini. 

Hubungan Antara Depresi dengan Kecanduan Pornografi

Dilansir dari Medical News Today, studi tahun 2019 pernah melakukan survei terhadap 507 wanita dan 250 pria. 

Ditemukan bahwa depresi dapat mengembangkan risiko hubungan asmara yang bermasalah dengan pornografi.

Namun, hal ini hanya terjadi pada pria yang menggunakan pornografi untuk melarikan diri dari emosi negatif. Sementara itu, wanita mengakses pornografi ketika memiliki masalah seksual. 

Artikel Lainnya: Terapi untuk Remaja yang Kecanduan Pornografi

Kemudian, studi tahun 2019 dari The Journal of Treatment and Prevention menunjukan seberapa besar pengaruh depresi terhadap pornografi dan hal itu bergantung dari beberapa faktor. 

Faktor tersebut, seperti seberapa sering menggunakan atau mengakses pornografi dan seberapa lama mereka mengakses pornografi. 

Di samping itu, penelitian tahun 2017 yang dilakukan di Tiongkok pernah melakukan survei terhadap 582 siswa laki-laki. 

Hasil survei mengatakan, sebanyak 14,6 persen siswa yang menggunakan pornografi tiga kali per minggu lebih sering mengalami depresi.

Hal ini berlaku bila dibandingkan dengan 2,8 persen siswa yang melaporkan menggunakan pornografi kurang dari satu kali per minggu.

Menurut Ikhsan Bella Persada, M.Psi, Psikolog, depresi dan pornografi memang tidak terkait satu sama lain. Akan tetapi, keduanya dapat saling memengaruhi. 

Ketika mengalami depresi, seseorang cenderung memiliki mood atau perasaan negatif, seperti murung, gelisah, dan sedih akibat stres. 

Ketika mengalami gejala depresi tersebut, seseorang membutuhkan sesuatu untuk menyalurkan atau mengeluarkan perasaan negatif akibat stres. 

Sebagian orang dengan depresi memiliki cara yang kurang tepat dalam mengatasi stres, salah satunya dengan mengakses pornografi. 

Psikolog Ikhsan mengatakan, “Saat menonton pornografi, otak akan mengeluarkan hormon serotonin yang membuat tubuh relaks dan tenang. Terlebih jika melakukan masturbasi, maka ketenangannya lebih didapatkan.” 

“Karena ingin mendapatkan ketenangan dan mengatasi mood negatif, sebagian orang yang mengalami depresi dapat menonton pornografi hingga akhirnya kecanduan,” tambah Ikhsan. 

Artikel Lainnya: Hal-Hal yang Terjadi di Otak Ketika Melihat Pornografi

Kecanduan Pornografi dan Depresi Memiliki Gejala yang Mirip 

Dijelaskan oleh psikolog Ikhsan, kecanduan pornografi dan depresi juga memiliki gejala yang hampir sama. Kedua kondisi tersebut dapat membuat seseorang menarik diri dari lingkungannya. 

“Orang dengan kecanduan pornografi sering menyendiri di kamar karena mendapatkan kesenangan dari situ. Orang dengan depresi juga sama, mereka dapat menarik diri dan lebih sering menyendiri,” ucap psikolog  Ikhsan.  

Keduanya turut berdampak menurunkan konsentrasi saat beraktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, orang yang kecanduan pornografi atau mengalami depresi mungkin kesulitan melakukan kegiatan yang membutuhkan konsentrasi. 

“Kecanduan pornografi juga dapat menambah dampak dari depresi, jika kehidupan seksualnya tidak seperti yang dibayangkannya saat menonton video porno,” jelas psikolog Ikhsan.  

Saran dari psikolog Ikhsan, jika Anda memiliki kecanduan pornografi atau mengalami gejala depresi, segera minta bantuan dari psikiater atau psikolog. 

Supaya lebih praktis, Anda bisa menggunakan layanan LiveChat di aplikasi KlikDokter untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater.

(OVI/AYU)

Referensi:

  • Wawancara Ikhsan Bella Persada, M.Psi, Psikolog 
  • Healthline. Diakses 2022. Is There a Relationship Between Porn Use and Depression?
  • Medical News Today. Diakses 2022. Is there a link between pornography and depression?
  • Very Well. Diakses 2022. Pornography and Depression: What's the Connection?
  • National Library of Medicine. US. Diakses 2022. Compulsive Internet Pornography Use and Mental Health: A Cross-Sectional Study in a Sample of University Students in the United States.
PornografiDepresikesehatan mental

Konsultasi Dokter Terkait