Obat Alergi

Cetrizine

Klikdokter, 20 Jun 2022

Ditinjau Oleh Tim Apoteker Klikdokter

Hipersensitivitas atau alergi bisa datang dalam beragam bentuk. Anda bisa mengonsumsi Cetirizine untuk mengatasinya. Obat apa ini?

Penjelasan Singkat

Hipersensitivitas atau alergi bisa datang dalam beragam bentuk. Anda bisa mengonsumsi Cetirizine untuk mengatasinya. Obat apa ini?

Golongan

Obat keras

Kategori obat

Antibiotik histamin

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak 

Bentuk obat

Tablet, sirup, drop

Cetrizine untuk ibu hamil dan menyusui

Kategori B:

Studi pada hewan tidak menunjukkan efek buruk bagi janin. Meski begitu, belum ada cukup bukti ilmiah pada ibu hamil.

 

Peringatan Menyusui:

Cetrizine terdistribusi ke dalam ASI. Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

 

Merek Dagang

  • Tablet Cetirizine: Hatzing, Corizing, Betarhin, Zine, Hislorex, Ozen, Alernox, Lozentrin, Frizin
  • Sirup Cetirizine: Ritez, Lerzin, Hislorex, Hufarizine, Lozentrin, Estin, Rinocet, Cetaler
  • Drop Cetirizine: Capritazin, Estin, Falergi, Ryvel, Cetaler

Pengertian

Hipersensitivitas atau alergi bisa datang dalam beragam bentuk. Misalnya, gatal, ruam di kulit, mata memerah, hingga gangguan di saluran cerna.

Pemicunya pun bisa bermacam-macam. Mulai dari debu, serbuk bunga, makanan, suhu, hingga obat-obatan tertentu. Anda bisa mengonsumsi Cetirizine untuk mengatasinya. Obat apa ini?

Cetirizine adalah obat yang banyak digunakan untuk meringankan keluhan dan gejala alergi. 

Obat tersebut bekerja dengan menghambat kerja histamin. Zat ini membawa “informasi” perintah dari otak ke sel-sel tubuh untuk memunculkan reaksi alergi.

Dengan menghambat kerja histamin, reaksi alergi pun bisa ditekan.

Keterangan

  • Golongan: obat keras
  • Kelas terapi: antihistamin dan anti-alergi
  • Kandungan:
  • Sediaan tablet mengandung Cetirizine 10 mg
  • Sediaan sirup mengandung Cetirizine 5 mg/ml
  • Sediaan  drops mengandung Cetirizine 10 mg/ml
  • Kemasan: tablet Cetirizine dalam strip @10 tablet; sirup Cetirizine dalam botol @60 ml; Cetirizine drop dalam botol tetes @12 ml
  • Harga: 
  • Harga Cetirizine Tablet: Rp3.000 – 15.000/strip
  • Harga Cetirizine Sirup: Rp5.500 – 53.500
  • Harga Cetirizine Drop: Rp15.500 – 50.000/botol 10 ml

Kegunaan

Manfaat obat Cetirizine adalah untuk mengatasi reaksi alergi.

Artikel lainnya: Penyebab Alergi Anda Memburuk di Malam Hari

Dosis dan Aturan Pakai

Obat alergi ini termasuk ke dalam golongan obat keras. Pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Berikut aturan dosis Cetirizine secara umum.

Tujuan: mengatasi gejala alergi

Bentuk: tablet 

untuk orang dewasa sebanyak 1 tablet, yang diminum 1 kali sehari atau ½ tablet, diminum 2 kali sehari.

Tujuan: mengatasi gejala alergi

Bentuk: drop 

  • Anak usia 6-23 bulan: sebanyak 0.25 ml diminum sekali hari hingga 0.25 ml, diminum 2 kali sehari
  • Anak usia 2-5 tahun: berikan 0.5 ml Cetirizine drop yang diminum 1 kali sehari atau dalam dosis terbagi dua

Tujuan: mengatasi gejala alergi

Bentuk: sirup

  • Anak usia 2-6 tahun: sebanyak ½ sendok takar (2.5 ml), diminum 2 kali sehari
  • Anak usia 6-12 tahun: beri 1 sendok takar (5 ml) Cetirizine sirup, diminum 2 kali sehari
  • Orang dewasa: sebanyak 2 sendok takar (10 ml) yang diminum 1 kali sehari

Cara Menggunakan

  • Gunakan Cetirizine sesuai dengan resep dokter
  • Baca petunjuk pada kemasan obat. Sebaiknya Anda konsumsi obat ini sebelum atau sesudah makan
  • Kocok terlebih dahulu sediaan Cetirizine bentuk sirup atau drop sebelum digunakan
  • Sebaiknya Anda gunakan sendok takar yang disediakan agar sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan
  • Minumlah di jam yang sama setiap harinya
  • Ikuti petunjuk dokter jika Anda ingin menghentikan pengobatan
  • Jangan menghentikan pengobatan tanpa saran dokter, sekalipun kondisi sudah membaik
  • Simpan obat ini pada suhu di bawah 25 derajat Celsius, di tempat kering dan sejuk

Cara penyimpanan

Simpan Cetirizine pada suhu di bawah 25 derajat Celsius di tempat sejuk, kering, dan jauh dari jangkauan anak.

Artikel lainnya: Penyebab Munculnya Bintik Bening Saat Kulit Gatal-Gatal

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan obat alergi ini antara lain:

  • Rasa kantuk
  • Sulit tidur
  • Rasa lelah
  • Pusing dan sakit kepala
  • Radang tenggorokan
  • Nyeri lambung
  • diare
  • Batuk berdarah
  • Penyempitan saluran napas
  • Mual dan muntah
  • Mulut kering

Overdosis

  • Gejala yang mungkin dirasakan saat terjadi overdosis adalah kebingungan, pusing, diare, kelelahan, lemas, sakit kepala,pupil membesar, gelisah, gatal, dan sedasi
  • Anda mungkin juga akan pingsan, mengantuk, gemetar, denyut jantung cepat, serta retensi urine
  • Bila Anda mengalami gejala-gejala di atas, segera minta bantuan dokter. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis

Kontraindikasi

Hindari penggunaan pada pasien dengan riwayat hipersensitif terhadap Cetirizine.

Interaksi Obat

Berisiko meningkatkan rasa kantuk dan efek samping jika Cetirizine digunakan bersama antihistamin, antikonvulsan, antidepresan, atau anti-ansietas.

Terjadi pula peningkatan kadar Cetirizine jika digunakan bersama theophylline.

Peringatan dan Perhatian

  • Konsumsi Cetirizine sesuai dengan anjuran dokter. Jangan menambah atau mengurangi sendiri dosis yang dianjurkan
  • Hindari mengonsumsi obat keras ini jika Anda memiliki riwayat alergi pada hydroxine dan levocetirizine
  • Informasikan kepada dokter jika Anda mengonsumsi obat lain bersamaan dengan Cetirizine
  • Beritahu dokter jika Anda memiliki riwayat pembesaran prostat jinak, penyakit ginjal, liver, dan kesulitan buang air kecil
  • Informasikan dokter jika Anda dalam keadaan hamil dan menyusui, ataupun sedang dalam program kehamilan
  • Hindari minum alkohol saat menjalani terapi Cetirizine
  • Jika masih dalam pengaruh obat, hindari melakukan aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan, seperti mengemudi
  • Alasannya, Cetirizine dapat menyebabkan kantuk
  • Hubungi dokter jika Anda merasakan gejala efek samping atau overdosis yang serius

Artikel lainnya: Anda Bersin Terus-menerus? Mungkin ini Penyebabnya 

Kategori Kehamilan

Obat alergi ini masuk dalam kategori B. Artinya, studi pada hewan tidak menunjukkan efek buruk bagi janin, meski belum ada cukup bukti ilmiah pada ibu hamil.

Peringatan Kehamilan

Informasikan dokter Anda sebelum minum Cetirizine saat hamil.

Peringatan Menyusui

Obat ini juga bisa terserap ke dalam ASI. Bicarakan dengan dokter sebelum ibu menyusui mengonsumsinya. Konsultasikan dengan dokter di sini.

Penyakit Terkait

  • Alergi
  • Ruam kulit
  • Bersin-bersin

Rekomendasi Obat Sejenis

[HNS/NM]

Terakhir diperbaharui: 14 April 2022

Diperbaharui: Apt. Evita Fitriani., S. Farm

Ditinjau: Apt. Maria Dyah Kartika L.S., S.Farm

Referensi:

ISO Indonesia (2018). ISFI Penerbitan. Cetirizine.

ISO Farmakoterapi (2022). ISFI Penerbitan. Cetirizine

Pionas. BPOM (2022). Setirizin (https://pionas.pom.go.id/monografi/setirizin-hcl)