Sukses

Pengertian Anaton

Anaton adalah obat yang digunakan untuk mengobati gejala flu, seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, bersin-bersin yang disertai dengan batuk. Anaton mengandung Paracetamol yang berfungsi untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri, phenylpropanolamine yang berfungsi untuk melegakan hidung tersumbat, guaiphenesin/ glyceryl guaiacolate yang berfungsi untuk meredakan batuk akibat flu, chlorpheniramine maleate yang berfungsi untuk meredakan alergi dan dextromethorphan berfungsi untuk meredakan batuk kering.

Keterangan Anaton

  1. Anaton Kaplet
    • Golongan: Obat Bebas Terbatas
    • Kelas Terapi: Obat Batuk dan Flu
    • Kandungan: Parasetamol, Dekstrometorfan HBr, Gliseril Guaiakolat, Chlorpheniramine Maleat, Phenilpropanolamin HCl
    • Bentuk: Kaplet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Box, Strip @ 10 Kaplet
    • Farmasi: Intrasal
  2. Anaton Sirup
    • Golongan: Obat Bebas Terbatas
    • Kelas Terapi: Obat Batuk dan Flu
    • Kandungan: Parasetamol 130 mg, Dekstrometorfan HBr 3.5 mg, Gliseril Guaiakolat 30 mg, Chlorpheniramine Maleat 0.5 mg, Phenilpropanolamin HCl 3.5 mg, Alkohol 4.8 %
    • Bentuk: Sirup
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Box, Botol @ 60 mL
    • Farmasi: Intrasal

Kegunaan Anaton

Anaton digunakan untuk meringankan gejala flu, seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin yang disertai batuk.

Dosis & Cara Penggunaan Anaton

Cara Penggunaan Anaton adalah sebagai berikut:

  1. Anaton Sirup
    • Dewasa: 4 sendok takar (20 ml), diminum 3 kali sehari.
    • Anak usia 6-12 tahun: 2 sendok takar (10 ml), diminum 3 kali sehari.
  2. Anaton Kaplet
    • Dewasa: 1 kaplet, diminum 3 kali sehari.
    • Anak usia 6-12 tahun: ½ kaplet, diminum 3 kali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Anaton

Efek samping penggunaan Anaton yang mungkin terjadi adalah:

  • Sakit kepala, vertigo (sakit kepala sebelah)
  • Mengantuk
  • Aritmia (ganguan detak jantung)
  • Takikardi (mempercepat detak jantung)
  • Mulut kering
  • Retensi urin (gangguan pada kandung kemih sehingga kesulitan untuk mengeluarkan atau mengosongkan urin)

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan indikasi:

  • Pasien penyakit jantung, diabetes mellitus, dan gangguan fungsi hati yang parah tidak boleh menggunakan obat ini.
  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap sala satu komponen dari Anaton.
  • Wanita hamil dan menyusui.

Interaksi Obat

  • Carbamazepine, fenobarbital dan fenitoin dapat meningkatkan potensi kerusakan hati.
  • Kolestiramin dan lixisenatide dapat mengurangi efek farmakologis paracetamol.
  • Antikoagulan warfarin dengan paracetamol meningkatkan efek koagulansi obat ini, sehingga meningkatkan potensi resiko terjadinya perdarahan.
  • Metoclopramide dapat meningkatkan efek analgetic paracetamol.
  • Penggunaan bersamaan dextromethorphan dengan obat-obat jenis monoamine oksidase (MAO) inhibitors dapat memperpanjang efek obat ini.

 

Artikel
    Penyakit Terkait