Sukses

Pengertian Amoxsan

Amoxsan adalah antibiotik yang mengandung amoxicillin. Antibiotik ditujukan untuk mengobati infeksi akibat bakteri, bukan untuk infeksi jamur maupun virus.

Amoxicillin yang terkandung dalam amoxsan bekerja dengan menahan pembentukan dinding sel-sel bakteri. Hal ini kemudian dapat mengakibatkan sel-sel bakteri menjadi rusak. 

Keterangan Amoxsan

1. Amoxsan Drops

Amoxsan Drop

Golongan: Obat Keras
Kelas Terapi: Antibiotik Penisilin
Kandungan: Amoxicillin 100 mg/mL
Bentuk: Cairan
Satuan Penjualan: Botol Tetes
Kemasan: Box, 1 Botol Tetes @ 15 mL
Farmasi: Sanbe Farma/ Caprifarmindo 
Harga: Rp. 30.613 - Rp. 68.750 / Botol

2. Amoxsan Sirup Kering/Amoxsan Forte Sirup Kering

Amoxsan Sirup Kering

Golongan: Obat Keras
Kelas Terapi: Antibiotik Penisilin
Kandungan: Amoxicillin 125 mg/5 mL; Amoxicillin 250 mg/5 mL
Bentuk: Sirup Kering
Satuan Penjualan: Botol
Kemasan: Box, 1 Botol @ 60 mL
Farmasi: Sanbe Farma/ Caprifarmindo 
Harga: Rp. 29.300 - Rp. 59.500/ Botol

3. Amoxsan Kapsul

Amoxsan Kapsul

Golongan: Obat Keras
Kelas Terapi: Antibiotik Penisilin
Kandungan: Amoxicillin 250 mg; Amoxicillin 500 mg
Bentuk: Kapsul
Satuan Penjualan: Strip
Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Kapsul
Farmasi: Sanbe Farma/ Caprifarmindo 
Harga: Rp. 20.000 - Rp. 40.000/ Strip

4. Amoxsan Tablet Dispersible

Golongan: Obat Keras
Kelas Terapi: Antibiotik Penisilin
Kandungan: Amoxicillin 250 mg
Bentuk: Tablet
Satuan Penjualan: Strip
Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Tablet Dispersible
Farmasi: Sanbe Farma/ Caprifarmindo 
Harga: Rp. 18.000 - Rp. 32.000/ Strip

5. Amoxsan Injeksi

Golongan: Obat Keras
Kelas Terapi: Antibiotik Penisilin
Kandungan: Amoxicillin 1 Gram
Bentuk: Vial
Satuan Penjualan: Vial
Kemasan: Box, 10 Vial @ 1 Gram
Farmasi: Sanbe Farma/ Caprifarmindo
Harga: Rp. 25.000 - Rp. 32.500/ Botol

Artikel lainnya: Fakta Tentang Antibiotik yang Anda Perlu Tahu

Kegunaan Amoxsan

Amoxsan adalah obat yang digunakan untuk mengatasi berbagai macam infeksi bakteri. Biasanya amoxsan digunakan untuk beberapa penyakit di bawah ini:

  • Infeksi saluran pernapasan.
  • Infeksi saluran urogenital.
  • Abses gigi.
  • Pencegahan endokarditis.
  • Infeksi pylori.

Dosis & Cara Penggunaan Amoxsan

Amoxsan termasuk obat keras, sehingga hanya bisa dibeli dan digunakan dengan resep dokter.

1. Amoxsan Per Oral

  • Infeksi bakteri: dosis 250-500 mg tiap delapan jam.
  • Gonore tanpa komplikasi: dosis tunggal sebanyak 3 g.
  • Abses gigi: dosis 3 g, ulangi pemberian sebanyak satu kali setelah delapan jam.
  • Infeksi saluran kemih akut tanpa komplikasi: dosis 3 g, ulangi pemberian sebanyak satu kali kali sesudah 10-12 jam.
  • Infeksi saluran napas yang parah atau berulang: dosis 3 g diminum dua kali sehari.
  • Infeksi pylori: 750 mg sebanyak dua kali sehari.

 2. Amoxsan Injeksi

  • Infeksi bakteri: dosis 500 mg tiap delapan jam.
  • Infeksi berat: Dosis dapat ditingkatkan menjadi 1 g tiap enam.

Artikel lainnya: Kena Infeksi Bakteri tapi Alergi Antibiotik, Apa Solusinya?

Cara Penyimpanan Amoxsan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 derajat Celsius.

Efek Samping Amoxsan

Kemungkinan efek samping yang dapat muncul adalah sebagai berikut:

  • Urtikaria.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Diare.
  • Anemia.
  • Leukopenia.
  • Dan lainnya.

Kontraindikasi

Obat ini tidak boleh diberikan kepada orang-orang yang alergi terhadap amoxicillin serta antibiotik jenis penisilin lainnya.

Interaksi Obat

Amoxsan dapat berinteraksi dengan obat-obat berikut:

  • Allopurinol.
  • Kontrasepsi oral.
  • Antikoagulan.
  • Sulfonamida.
  • Dan lainnya.

Overdosis

  • Gejala: Mual, muntah, dan diare.
  • Penanganan: Mencukupi kebutuhan cairan. Untuk kondisi overdosis ini, penanganan harus dilakukan oleh dokter.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian pada hewan tidak memperlihatkan adanya bahaya terhadap janin. Namun, belum ada studi yang memadai pada ibu hamil.

Artikel
    Penyakit Terkait