Sukses

Pengertian Actifed

Actifed adalah obat berbentuk sirup yang digunakan untuk membantu mengobati dan meredakan gejala alergi serta flu. Kandungan Actifed yang memberikan manfaat tersebut, yaitu pseudoefedrin dan triprolidine.

Kandungan pseudoefedrin pada Actifed diindikasikan untuk membantu menangani hidung tersumbat. Sementara itu, triprolidine merupakan antihistamin yang berperan untuk mengatasi alergi.

Artikel Lainnya: Waspada, 7 Kebiasaan Ini Bikin Anda Rentan Kena Flu

Keterangan Actifed

Berikut beberapa keterangan obat Actifed, mulai dari golongan obat hingga harga Actifed:

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas.
  • Kelas Terapi: Obat Flu dan Batuk.
  • Kandungan: Pseudoephedrine HCl 30 mg, Triprolidine 1.25 mg.
  • Bentuk: Sirup.
  • Satuan Penjualan: Botol.
  • Kemasan: Box, Botol @ 60 mL dan 120 mL.
  • Farmasi: Glaxo Wellcome Indonesia/ Sterling Products Indonesia.
  • Harga 60 mL: Rp. 46.000 - Rp. 94.000/ Botol.
  • Harga 120 mL: Rp. 62.000 - Rp. 102.500/ Botol.

Kegunaan Actifed

Actifed digunakan untuk membantu mengatasi dan meringankan gejala flu dan alergi, seperti bersin-bersin, hidung tersumbat, mata berair, dan lainnya.

Dosis dan Cara Penggunaan Actifed

Actifed termasuk ke dalam obat bebas terbatas. Artinya, Actifed dapat digunakan tanpa resep dari dokter, tetapi memiliki tanda peringatan. Cara penggunaan Actifed adalah sebagai berikut:

  • Dewasa dan anak-anak di atas usia 12 tahun: diminum 3 kali sehari 1 sendok takar (5 mL).
  • Anak-anak usia 6-12 tahun: diminum 3 kali sehari 1/2 sendok takar (2.5 mL).
  • Anak-anak usia 2-6 tahun: diminum 1/4 sendok takar (1.25 mL).

Cara Penyimpanan Actifed

Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius, di tempat kering dan sejuk.

Artikel Lainnya: Awas, 6 Makanan Ini Bisa Bikin Flu Anda Tambah Parah!

Efek Samping Actifed

Efek samping yang bisa saja terjadi selama menggunakan Actifed, antara lain:

  • Mengantuk.
  • Mual dan muntah.
  • Detak jantung cepat.
  • Insomnia.
  • Mulut kering.
  • Diare.
  • Sakit kepala.
  • Tremor/gemetar.

Overdosis

Gejala overdosis Actifed yang dapat muncul, di antaranya:

  • Mengantuk.
  • Lesu.
  • Pusing.
  • Lemas.
  • Sulit berkemih.
  • Kulit kering.
  • Hipertensi.
  • Demam tinggi.
  • Hiperaktif
  • Lekas marah.
  • Kejang.
  • Depresi pernapasan.

Adapun penanganan overdosis Actifed yang dapat dilakukan tenaga medis profesional adalah perawatan suportif. Penanganan tersebut dapat berupa bilasan lambung tiga jam sesudah konsumsi.

Artikel Lainnya: Hal-Hal Tak Terduga Ini Bisa Bikin Anda Bersin

Kontraindikasi

Hindari penggunaan Actifed pada pasien dengan indikasi:

  • Memiliki riwayat alergi terhadap salah satu komposisi dari Actifed.
  • Memiliki tekanan darah tinggi.
  • Menjalani terapi dengan golongan obat MAOI.

Interaksi Obat

Obat Actifed tidak boleh digunakan bersamaan dengan jenis obat tertentu. Berikut beberapa interaksi obat Actifed:

  • Golongan obat depresan sistem saraf pusat, dapat meningkatkan efek farmakologis.
  • Pseudoefedrin, dapat menurunkan efek farmakologis agen antihipertensi yang mengganggu aktivitas simpatis (misalnya metildopa, guanethidine).
  • Dapat berpotensi fatal, yakni menyebabkan krisis hipertensi apabila pseudoefedrin diberikan bersamaan dengan golongan obat MAOI.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan dampak buruk pada janin. Akan tetapi, penelitian mengenai hal serupa terhadap janin manusia masih sangat terbatas.

Peringatan Menyusui

Kandungan Actifed dapat terserap ke dalam ASI. Sebaiknya konsultasikan pada dokter terlebih dahulu sebelum digunakan.

Artikel
    Penyakit Terkait