Saraf

Gejala Parkinsonisme Vaskular yang Perlu Anda Tahu

dr. Alvin Nursalim, SpPD, 14 Okt 2021

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Parkinsonisme vaskular memiliki penyebab yang berbeda. Bagaimana cara mengenali gejala dari penyakit ini?

Gejala Parkinsonisme Vaskular yang Perlu Anda Tahu

Parkinsonisme vaskular merupakan suatu bentuk parkinsonisme atipikal, dengan penyebab yang berbeda dari parkinsonisme pada umumnya.

Pada parkinsonisme vaskular, gejala penyakit disebabkan oleh satu atau lebih kejadian stroke ringan sehingga berhubungan dengan masalah pada pembuluh darah (vaskular).

Sementara itu, penyakit parkinsonisme tipikal disebabkan oleh hilangnya sel saraf bertahap sehingga disebut juga penyakit neurodegeneratif.

Penderita parkinsonisme vaskular bisa saja memiliki gejala yang kurang lebih sama dengan parkinsonisme tipikal. Namun, gejala pada parkinsonisme vaskular umumnya lebih berkaitan dengan bagian bawah tubuh. Selain itu, sering juga ditemukan gejala yang berkaitan dengan stroke.

Beberapa keluhan yang berhubungan dengan kondisi parkinsonisme vaskular, di antaranya:

1 dari 3

1. Gangguan Keseimbangan

Pada parkinsonisme vaskular, lebih umum ditemukan keluhan instabilitas postural. Hal ini membuat penderitanya sangat mungkin mengeluhkan kesulitan berjalan serta gangguan keseimbangan. Akibatnya, risiko untuk jatuh pun lebih tinggi.

Artikel Lainnya: Parkinson dan Parkinsonisme Vaskular Apa Bedanya?

Di sisi lain, pada penderita parkinsonisme tipikal, lebih umum ditemukan tremor pada anggota gerak atas. Biasanya, tremor atau gemetar lebih terlihat saat penderita sedang beristirahat.

Selain itu, lebih sering pula munculnya gejala bradikinesia, yaitu pergerakan yang lambat serta gangguan kemampuan menggerakkan tubuh sesuai dengan perintah.

2. Gaya Berjalan yang Khas

Gejala lain pada parkinsonisme vaskular, yaitu ditemukan gaya berjalan khas parkinsonisme—berjalan dengan langkah kecil serta gerakan menyeret kaki.

Bedanya, pada parkinsonisme vaskular umumnya ditemukan posisi berdiri yang lebih ‘lebar’. Selain itu, panjang langkah pun bervariasi. Kondisi ini sering dikenal sebagai parkinsonian ataxic gait.

Tak cuma itu, pada parkinsonisme vaskular juga tidak ditemukan festination―cara berjalan yang ditandai dengan percepatan gerak yang tidak dapat dikontrol.

Lebih sering juga ditemukan gejala pyramidal seperti kekakuan, refleks yang lebih aktif dari normal, hilangnya kemampuan untuk melakukan gerakan-gerakan halus, serta tanda Babinski (Babinski sign).

2 dari 3

3. Gerakan Menjadi Lambat

Salah satu gejala yang dapat terjadi pada parkinsonisme vaskular adalah gerakan yang melambat. Gejala ini biasanya muncul apabila penyakit sudah mencapai tahap lebih lanjut.

Artikel Lainnya: Kiat Mencegah Parkinsonisme Vaskular

Gerakan penderita secara perlahan akan cenderung lambat, bahkan sulit. Ini terjadi karena anggota tubuh sudah kaku dan sulit untuk digerakkan. Contoh kasusnya, penderita kesulitan untuk bangkit dari posisi duduk.

4. Mudah Lupa

Pada parkinsonisme vaskular, juga sering ditemukan tanda awal dari demensia subkortikal.

Jenis demensia yang satu ini ditandai dengan kelambatan dari pemrosesan mental, mudah lupa, kelainan fungsi kognitif, depresi, dan apatis.

3 dari 3

5. Postur Tubuh Bungkuk

Gejala yang bisa muncul pada penderita juga bisa diamati lewat postur tubuh. Tidak hanya menyebabkan gangguan saat beraktivitas, tetapi juga saat penderita sedang diam.

Perlu diketahui, postur penderita Parkinson umumnya tampak bungkuk dengan kepala menunduk.

6. Sulit Berbicara

Selain gangguan motorik, penderita juga dapat mengalami gangguan kemampuan berbicara. Karena penyakit ini mengenai seluruh tubuh, maka dapat terjadi kesulitan bicara dan menyampaikan ide.

Demikian beberapa gejala parkinsonisme vaskular yang bisa diamati. Meski gejala-gejala di atas dapat meningkatkan kecurigaan terhadap parkinsonisme vaskular, pasien tetap disarankan untuk melakukan pemeriksaan penunjang. Hal ini dilakukan untuk membantu memastikan diagnosis.

Memastikan diagnosis parkinsonisme vaskular merupakan suatu hal yang penting, karena pasien dengan kondisi ini tidak memberikan respons yang baik dengan pengobatan pada umumnya.

Karena itu, jika Anda mengalami gejala atau perubahan fungsi tubuh, jangan tunda untuk berobat ke dokter, khususnya dokter saraf terdekat.

Jika masih memiliki pertanyaan seputar parkinsonisme vaskular, Anda dapat bertanya secara langsung kepada dokter lewat fitur Live Chat di aplikasi Klikdokter.

[WA]

Parkinson
Parkinsonisme Vaskular
penyakit parkinson