HomeInfo SehatSarafSerba-Serbi CT Scan Kepala yang Perlu Kamu Tahu
Saraf

Serba-Serbi CT Scan Kepala yang Perlu Kamu Tahu

Fatin NurJauhara, 03 Des 2022

Ditinjau oleh dr. Muhammad Iqbal Ramadhan

Icon ShareBagikan
Icon Like

CT Scan kepala digunakan dokter untuk mendiagnosis beberapa penyakit yang menyebabkan beberapa gejala. Kenali lebih dalam mengenai prosedur medis ini pada ulasan berikut!

Serba-Serbi CT Scan Kepala yang Perlu Kamu Tahu

Computed tomography (CT) scan adalah gabungan dari rangkaian sinar-X yang diambil dari sudut tertentu dan diproses oleh komputer, sehingga menghasilkan gambar tulang, pembuluh darah, dan jaringan lunak lainnya di dalam tubuh. CT scan bisa digunakan pada semua bagian tubuh, salah satunya kepala.

CT scan kepala digunakan untuk melihat gambaran yang ada di dalam kepala, seperti tulang tengkorak, otak, rongga mata, dan rongga hidung.

Untuk memahami prosedur ini lebih dalam, mari simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Fungsi CT Scan Kepala

Disampaikan oleh dr. Muhammad Iqbal Ramadhan, “CT scan umumnya digunakan dokter untuk mengetahui dan mendiagnosis penyakit pada organ tertentu, memonitor perkembangan tumor atau kanker, dan mendeteksi perdarahan organ dalam”.

Pada CT scan kepala, prosedur medis ini akan membantu dokter dalam memantau beberapa kondisi, seperti:

  • Perdarahan, cedera otak, dan patah tulang tengkorak pada pasien cedera kepala
  • Perdarahan yang disebabkan oleh pecahnya aneurisma pada pasien sakit kepala berat
  • Pembekuan darah atau perdarahan di dalam otak pada pasien stroke
  • Tumor otak
  • Rongga otak yang membesar pada pasien hidrosefalus
  • Infeksi otak

Selain memantau kondisi kesehatan kepala, dokter juga akan menggunakan CT scan biasa digunakan dalam:

  • Mengevaluasi tingkat kerusakan tulang dan jaringan lunak pada pasien dengan cedera wajah, dan merencanakan rekonstruksi bedah
  • Mendiagnosis penyakit di kepala yang mungkin menyebabkan gangguan pendengaran
  • Memastikan adanya peradangan atau suatu perubahan di rongga hidung
  • Merencanakan terapi radiasi untuk pasien kanker otak atau jaringan kepala lainnya
  • Menilai aneurisma, malformasi arteri, dan penyakit pembuluh darah lainnya dengan teknik CT angiography

Artikel lainnya: Jangan Keliru Lagi, Ini Perbedaan CT Scan dan MRI

Persiapan CT Scan Kepala

Sebelum prosedur CT scan kepala dilakukan, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan pasien sebelum, di antaranya:

  • Mengganti pakaian dengan pakaian rumah sakit yang lebih nyaman
  • Melepas benda logam yang menempel di tubuh, termasuk kacamata, gigi palsu, jepit rambut, perhiasan (anting, kalung, dan cincin). Selain itu, pada wanita juga diperlukan untuk melepas bra yang digunakan
  • Mengosongkan perut dari makan dan minum selama beberapa jam sebelum CT dimulai. Puasa selama beberapa jam hanya diperlukan bagi kamu yang akan melakukan prosedur CT dengan zat kontras
  • Memberitahukan dokter apabila kamu memiliki alergi terhadap iodine (zat kontras), riwayat penyakit, seperti penyakit jantung, asma, diabetes, penyakit ginjal, atau gangguan tiroid
  • Menginformasikan dokter apabila kamu sedang hamil atau ada kemungkinan hamil.

Artikel Lainnya: Mengapa Gaya Hidup Sedenter Bisa Tingkatkan Risiko Stroke?

Proses Prosedur CT Scan Kepala

Proses Prosedur CT Scan Kepala

Prosedur CT scan kepala akan dimulai dengan memposisikan badan kamu di tempat tidur CT, biasanya kamu akan diminta untuk berbaring. Petugas mungkin akan memberikan tali dan bantal untuk membantu kamu dalam mempertahankan posisi yang benar dan tetap diam selama pemeriksaan berlangsung.

Posisi yang tidak berubah diperlukan agar gambar yang dihasilkan menjadi jelas. Pasalnya, pergerakan sedikit selama pemeriksaan akan menghasilkan gambar yang kurang jelas dan kabur, sehingga akan menyulitkan dokter sewaktu membaca hasilnya.

Bila CT scan kepala dilakukan dengan menggunakan zat kontras, kamu akan diberikan zat kontras dengan menelannya atau melalui suntikan jalur intravena (IV).

Berdasarkan penjelasan dari buku yang berjudul CT Scan, penggunaan zat kontras bermanfaat untuk menyoroti struktur pembuluh darah dan membantu mengidentifikasi penyebab dari perdarahan atau tumor yang tumbuh di otak.

Selanjutnya, tempat tidur akan bergerak menuju alat pemindai yang berbentuk seperti donat dengan lubang pendek di tengahnya. Sinar X di dalam alat pindai akan berputar dan mulai memindai kepalamu.

Hasil dari pemindaian tersebut akan terbit di komputer dan dokter radiologi bisa memulai untuk membaca hasil tersebut. 

Prosedur CT scan kepala biasanya memakan waktu 10 menit. Menurut penuturan dr. Iqbal, umumnya pasien bisa menerima hasil CT scan dalam waktu tiga sampai 7 hari setelah tes dilakukan. Hal ini tergantung pada fasilitas kesehatan dan dokter spesialis radiologinya.

Kamu perlu memberitahu petugas radiologi apabila mengalami kesulitan bernapas, berkeringat, kebas, atau palpitasi jantung (jantung berdebar kencang).

Setelah prosedur selesai kamu akan dibantu untuk turun dari tempat tidur CT dan kembali berganti pakaian seperti semula.

Artikel Lainnya: Sakit Kepala Sebelah Kanan, Biasanya Gejala Apa?

Apa yang akan Dirasakan Selama Prosedur CT Scan Kepala?

Pemeriksaan CT scan kepala umumnya tidak sakit, cepat, dan mudah. Namun, pada beberapa orang mungkin akan merasa tidak nyaman karena harus menahan gerak pada posisi tertentu selama beberapa menit. Hal ini bisa diatasi dengan obat penenang yang mungkin akan ditawarkan oleh petugas radiologi.

Bagi kamu yang perlu melakukan CT dengan zat kontras, kamu mungkin akan merasakan beberapa efek ketika zat kontras disuntikkan ke tubuh. Efek yang mungkin terjadi, seperti:

  • Rasa panas di tubuh
  • Sensasi logam di mulut
  • Merasa ingin buang air kecil
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah

Namun, jangan khawatir karena efek ini umum terjadi dan akan hilang dalam beberapa saat.

Saat berbaring di tempat tidur CT, kamu akan melihat garis cahaya yang diarahkan ke tubuh kamu. Cahaya ini berguna untuk memastikan kamu berada di posisi yang benar.

Selain itu, kamu mungkin juga akan mendengar suara dengung, klik, dan berdesing. Hal ini menandakan proses pemindaian sedang dilaksanakan.

Artikel Lainnya: Amankah Menjalani Prosedur Rontgen X-Ray saat Hamil?

CT scan kepala merupakan pemeriksaan yang aman dan cepat. Setelah pemeriksaan selesai, kamu bisa beraktivitas dengan normal kembali.

Pemeriksaan ini dilakukan agar dokter bisa mendeteksi penyakit sekaligus membantu #JagaSehatmu dengan memberikan diagnosis yang tepat berdasarkan hasil dari CT scan kepala.

Bila masih ragu terhadap jenis pemeriksaan ini, kamu bisa menggunakan fitur Tanya Dokter di aplikasi KlikDokter.

(APR/NM)

Konsultasi Dokter Terkait

Tanya Dokter