Sukses

Bolehkah Ibu Hamil Minum Obat Ibuprofen?

Ibuprofen menjadi salah satu obat yang kerap digunakan untuk meredakan nyeri atau sakit kepala. Namun, bolehkan ibu hamil minum ibuprofen?

Selama masa kehamilan, ibu rentan mengalami sakit kepala, nyeri sendi, atau kram perut. Gejala yang dialami ibu hamil tersebut normal. Karena saat hamil, tubuh akan mengalami perubahan hormon yang membuat ibu tidak nyaman. 

Untuk mengatasi gejala tersebut, orang sehat atau yang sedang tidak hamil umumnya akan mengonsumsi ibuprofen. Lantas, bolehkah ibu hamil minum obat ibuprofen?

Artikel Lainnya: Sempat Dilarang, Kini Ibuprofen Bisa Jadi Kunci Obat Virus Corona

1 dari 3 halaman

Sekilas Tentang Ibuprofen

Ibuprofen merupakan obat untuk meredakan nyeri dan peradangan. Obat ini biasa digunakan untuk meredakan nyeri gigi, kram perut, dan radang sendi. Ibuprofen tersedia dalam bentuk tablet, sirup, maupun cairan intravena (infus).

Cara kerja obat ini adalah menghalangi tubuh memproduksi senyawa yang menyebabkan rasa sakit. Ibuprofen sendiri kerap dikonsumsi sebagian orang untuk menurunkan demam

Lalu, Bolehkah Ibu Hamil Minum Ibuprofen?

Menanggapi hal ini, dr. Sara Elise Wijono, MRes, mengatakan bahwa ibu hamil diperbolehkan minum ibuprofen. Hanya saja, konsumsi obat ibuprofen harus disesuaikan dengan indikasi yang ada. 

Faktanya, tidak sedikit ibu yang mengonsumsi ibuprofen pada kehamilan trimester pertama. Ibu hamil biasanya mengonsumsi ibuprofen guna mengurangi rasa nyeri. Nyeri bisa disebabkan oleh peregangan otot, perut kembung, hormon, stres, dan sebagainya. 

Jika hanya mengonsumsi satu dosis, ibuprofen tergolong aman dan dianggap tidak berbahaya untuk ibu maupun janin. 

Namun, jika ibu ingin mengonsumsinya secara rutin, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter. 

Artikel Lainnya: Ibuprofen vs Asam Mefenamat, Mana Lebih Ampuh Atasi Sakit Gigi?

2 dari 3 halaman

Risiko yang Mengonsumsi Ibuprofen Saat Hamil

Beberapa studi mengatakan bahwa ibuprofen yang dikonsumsi dalam jumlah banyak dan sering bisa mengganggu perkembangan janin.

Lalu, melansir Healthline, wanita hamil disarankan untuk menghindari ibuprofen terutama jika usia kandungannya telah mencapai 30 minggu atau lebih. 

Mengonsumsi ibuprofen dapat membuat salah satu jalan di jantung janin tertutup lebih awal. Akibatnya, janin mengalami kekurangan oksigen ke bagian jantung dan paru-paru. Risiko terbesarnya, janin dapat mengalami gagal fungsi organ dan kematian.

Ibuprofen diduga dapat membuat cairan ketuban berkurang. Cairan ketuban diperlukan untuk melindungi janin dan tali pusat serta membantu perkembangan organ paru-paru.

Bahkan, menurut studi tahun 2013, penggunaan ibuprofen selama trimester kedua dan ketiga meningkatkan risiko bayi terkena asma

Tak hanya itu, mengonsumsi obat NSAID atau obat antiinflamasi nonsteroid seperti ibuprofen atau opioid selama kehamilan dapat meningkatkan risiko pada janin, seperti: 

  • Bibir sumbing
  • Gastroskisis
  • Hipospadia
  • Stenosis katup pulmonal 

Dokter Sara Elise menjelaskan, “Ibuprofen memang aman untuk ibu hamil. Tapi risiko efek samping pasti tetap ada. Hanya saja, risiko efek sampingnya belum tentu dialami oleh ibu hamil atau janin itu sendiri.”

“Karena itu, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter mengenai dosis yang tepat dan aturan mengonsumsinya. Baca juga label kemasan obat.” tutup dr. Sara Elise. 

bacajuga:Baca Juga](3645833 3645283 3644653)

Untuk tahu informasi mengenai obat yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi kehamilan, Anda bisa membaca artikel di aplikasi Klikdokter. Anda juga bisa berkonsultasi langsung kepada dokter melalui fitur Live Chat.

(OVI/JKT)

2 Komentar