Sukses

Bahaya Konsumsi Vitamin A Berlebihan bagi Ibu Hamil

Vitamin A memang baik untuk ibu hamil, tapi tidak bila dikonsumsi berlebihan. Simak efek samping kelebihan vitamin A pada ibu hamil di sini.

Penting bagi ibu hamil untuk memenuhi nutrisinya selama mengandung. Salah satu kebutuhan yang wajib dipenuhi adalah vitamin A. Pasalnya, vitamin A punya peranan penting untuk menjaga kesehatan mata dan kulit, serta meningkatkan daya imun tubuh. 

Sayangnya, asupan vitamin A juga tidak boleh berlebihan karena bisa berdampak pada kondisi kehamilan. Apa saja bahaya kelebihan vitamin A pada ibu hamil? 

1 dari 3 halaman

Bahaya Konsumsi Vitamin A Berlebihan bagi Ibu Hamil

Vitamin A berperan penting sebagai antioksidan yang efektif dalam mencegah kerusakan jaringan atau sel pada ibu hamil. Tidak hanya itu, vitamin A juga mendukung pertumbuhan jaringan otot dan tulang janin. 

Meski begitu, apa pun yang dikonsumsi berlebihan memang tidak baik untuk kesehatan tubuh, termasuk vitamin A. Jika asupannya berlebihan, maka vitamin A akan menumpuk di hati. Hal ini bisa menyebabkan keracunan yang merusak organ tersebut. 

Dokter Muhammad Iqbal Ramadhan mengatakan, “Vitamin A akan disimpan pada hati. Jika nantinya ibu hamil mengonsumsi terlalu banyak vitamin A, ini bisa menimbulkan racun atau toxic pada organ liver. Jika ibu hamil mengalami hipervitaminosis A, maka akan menyebabkan risiko cacat lahir.” 

Artikel lainnya: Deretan Vitamin yang Baik untuk Kesehatan Mata Janin

Cacat lahir nantinya bisa berupa kelainan bentuk pada hampir semua bagian organ tubuh bayi, termasuk mata, kepala, paru-paru, hingga jantung. Tidak hanya cacat lahir, kelebihan vitamin A pada ibu hamil juga meningkatkan risiko keguguran

“Adapun beberapa dampak lainnya jika ibu hamil terlalu banyak mengonsumsi vitamin A misalnya sakit kepala, sering mengantuk, mual muntah, dan nyeri pada perut,” jelas dr. Iqbal. 

Tak hanya pada ibu hamil, dampak-dampak lainnya tersebut juga dapat terjadi pada siapa pun yang mengonsumsi terlalu banyak vitamin A. Sumbernya bisa dari suplemen atau produk hewani seperti daging dan hati. 

Sedangkan, vitamin A dari buah atau sayuran justru punya risiko lebih rendah untuk menyebabkan keracunan atau masalah kesehatan. 

Artikel lainnya: Konsumsi Vitamin Saat Hamil Turunkan Risiko Autisme pada Anak?

2 dari 3 halaman

Aturan Konsumsi Vitamin A Selama Kehamilan

Menurut dr. Iqbal, wanita hamil berusia 18 tahun diminta memenuhi asupan vitamin A sebanyak 750 mcg per hari. Ibu hamil berusia 19 tahun ke atas sebaiknya memenuhi asupan vitamin A sebanyak 770 mcg per harinya. 

Asupan tersebut tentunya bisa diperoleh dari buah dan sayur yang dikonsumsi secara rutin. Anda mungkin dapat mengonsumsi suplemen vitamin A bila memang direkomendasikan dokter kandungan. 

Lalu, ibu hamil tidak diperbolehkan makan hati terlalu banyak. Hati punya kandungan vitamin A yang sangat tinggi. 

Perhatikan asupan vitamin harian Anda selama kehamilan. Dampak buruk kelebihan vitamin A bagi ibu hamil bisa membahayakan diri dan janin.

Konsultasi ke dokter kandungan seputar konsumsi vitamin A lebih mudah lewat Live Chat. Beli suplemen kehamilan dengan praktis hanya di Belanja Sehat. 

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar