Sukses

Berbagai Kondisi yang Bisa Menyebabkan Kulit Belang

Kulit belang bisa mengganggu penampilan. Ada beberapa kondisi yang menyebabkan kulit jadi belang. Apa saja penyebabnya? Simak ulasan berikut ini.

Kulit merupakan organ tubuh yang paling besar. Karena letaknya paling luar dan berperan sebagai pelindung organ dalam tubuh, kulit rentan mengalami berbagai masalah kesehatan.

Salah satu kondisi yang kerap dialami kulit adalah belang atau warnanya tidak merata. Kulit belang dapat disebabkan oleh produksi melanin yang berlebihan atau sangat sedikit.

Melanin merupakan pigmen yang bertanggung jawab untuk memberi warna pada kulit dan juga rambut.

Untuk tahu kondisi apa saja yang bisa menjadi penyebab kulit belang, simak penjelasan berikut ini.

1 dari 4 halaman

1. Terpapar Sinar Matahari

Salah satu penyebab umum dari kulit belang adalah terpapar sinar matahari secara langsung.

“Kulit yang terpapar sinar matahari dapat mengalami peradangan. Kemudian sembuh dan menimbulkan warna kehitaman,” jelas dr. Muhammad Iqbal Ramadhan.

Agar kulit tidak jadi belang, Anda bisa menggunakan tabir surya atau sunscreen sebelum ke luar rumah.

Artikel Lainnya: Cara Atasi Hiperpigmentasi saat Cuaca Panas dan Dingin

2. Melasma

Dokter Iqbal menjelaskan, “Kulit belang seperti adanya bercak bisa disebut dengan melasma. Melasma dipengaruhi oleh hormon dalam tubuh serta paparan sinar matahari.”

Melasma merupakan kondisi kulit dengan bercak kebiruan, abu-abu, atau cokelat. Kondisi ini dapat dialami oleh wanita berusia 20 tahun hingga usia lanjut. Wanita hamil juga berpotensi mengalami warna kulit belang karena melasma.

2 dari 4 halaman

3. Solar lentiginosis

Solar lentiginosis merupakan perubahan warna kulit yang disebabkan oleh paparan sinar matahari. Kondisi belang ini dapat terjadi di daerah punggung, tangan, bahu, wajah, kaki, dan pundak.

Gejala solar lentiginosis adalah muncul bintik kecokelatan atau kehitaman di kulit dengan ukuran bervariasi, mulai sebesar ujung pensil hingga sebesar koin. Biasanya kondisi kulit ini dialami oleh orang yang berusia 50 tahun ke atas.

4. Vitiligo

Vitiligo disebabkan oleh rusaknya sel-sel penghasil pigmen kulit. Biasanya kondisi ini terjadi karena gangguan autoimun. Kondisi ini justru membuat kulit tampak memutih, bukan menghitam. Hal itu terjadi karena hipopigmentasi (kekurangan melanin, pigmen yang memberi warna pada kulit),” ujar dr. Iqbal.

3 dari 4 halaman

5. Luka

Luka adalah penyebab kulit belang yang paling umum. “Luka bisa terjadi karena jatuh, trauma, atau mungkin bekas luka jahitan, luka bekas jerawat, dsb.” jelas dr. Iqbal.

Luka yang disebabkan oleh lecet, infeksi, atau terbakar, dapat membuat kulit kehilangan pigmennya. Kulit belang yang terjadi karena adanya luka bisa disembuhkan. Namun, butuh waktu lama untuk membuat warna kulit kembali seperti semula.

Artikel Lainnya: Mau Kulit Lebih Kencang? Coba Lakukan Treatment HIFU

6. Rosacea

Rosacea adalah salah satu kondisi penyebab kulit belang. Kondisi ini menyebabkan penderitanya mengalami kemerahan di wajah. Terkadang, belang kulit yang berwarna kemerahan ini disertai benjolan kecil berisi nanah.

Rosacea juga dapat menyebabkan pembengkakan pembuluh darah di hidung, pipi, atau area wajah lain. Penyebab rosacea belum diketahui. Namun, kondisi ini bisa dipicu oleh faktor genetik, gaya hidup, dan lain-lain.

7. Kondisi Lainnya

Kulit yang belang menghitam juga bisa disebabkan oleh konsumsi obat-obatan tertentu seperti obat minosiklin untuk penyakit endokrin.

Lalu, kelebihan asupan zat besi juga berpotensi membuat kulit mengalami hiperpigmentasi dan terlihat belang.

Itu dia daftar kondisi penyebab kulit belang. Untuk tahu informasi menjaga kesehatan kulit atau pencegahan penyakit lainnya, Anda bisa membaca artikel di aplikasi Klikdokter.

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar