Sukses

Cara Atasi Hiperpigmentasi saat Cuaca Panas dan Dingin

Hiperpigmentasi ditandai dengan kulit belang atau bercak mengganggu. Ini cara menghilangkan hiperpigmentasi yang bisa Anda coba.

Cuaca tertentu dapat memicu munculnya masalah kulit salah satunya adalah hiperpigmentasi. Hiperpigmentasi dapat terjadi akibat kondisi kulit yang meradang.

Misalnya, dipicu karena kemunculan jerawat, eksim, psoriasis, melasma, atau paparan sinar ultraviolet. Cara menghilangkan hiperpigmentasi perlu Anda tahu demi kesehatan kulit.

Saat sel kulit meradang dan rusak, terjadi peningkatan melanin yang menyebabkan bercak gelap di kulit. Menurut dr. Dyah Novita Anggraini, cuaca panas atau dingin bukan penyebab langsung hiperpigmentasi.

Artikel Lainnya: Melasma dan Hiperpigmentasi, Apa Bedanya?

“Hiperpigmentasi bukan langsung dari udara. Tetapi, udara panas atau dingin bisa menyebabkan iritasi kulit, gangguan eksim, atau peradangan kulit yang memicu hiperpigmentasi dari bekas iritasi dan peradangan di kulit,” jelas dr. Dyah Novita.

Tidak perlu khawatir, berikut ini beberapa cara mengatasi hiperpigmentasi kulit yang bisa Anda coba:

1 dari 4 halaman

1. Gunakan Pelembap Sesuai Jenis Kulit

Dijelaskan oleh dr. Dyah Novita, dalam menghilangkan hiperpigmentasi di kulit, cobalah rajin menggunakan pelembap sesuai jenis kulit Anda. Gunakan 2 kali sehari atau setelah mandi.

Melansir Health, gunakan pelembap mengandung ceramide, gliserin, dan asam hialuronat. Kandungan-kandungan tersebut dapat membantu memulihkan pelindung alami kulit.

Oleskan pelembap secara merata dan tidak hanya pada bagian yang mengalami hiperpigmentasi. Saran dari dr. Dyah Novita, pakai pelembap lebih banyak pada bagian kulit yang sangat kering.

2. Gunakan Selalu Tabir Surya

Terkena sinar matahari langsung tanpa pelindung apa pun sangat berbahaya untuk kulit. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan kulit.

Oleh karena itu, dr. Dyah Novita menyarankan untuk selalu menggunakan tabir surya atau sunscreen saat ke luar rumah.

Penggunaan sunscreen juga dibutuhkan meski sedang mendung atau Anda berada di dalam ruangan. Pasalnya, paparan sinar UV dapat masuk dari jendela dan memperburuk hiperpigmentasi.

Sunscreen juga bertujuan untuk mengunci kelembapan kulit.

Artikel Lainnya: Mau Kulit Lebih Kencang? Coba Lakukan Treatment HIFU

2 dari 4 halaman

3. Pilih Sabun Tanpa Parfum

Dokter Nada Elbuluk, seorang asisten profesor di New York University School of Medicine, Amerika Serikat, menyarankan untuk terlebih dahulu menghindari sabun mandi yang membuat kulit kering, misalnya sabun dengan perfume.

Langkah tersebut penting untuk menghilangkan bercak di kulit atau hiperpigmentasi.

Selain itu, ia menyarankan untuk menghindari sabun antibakteri. Karena, banyak produk tersebut yang sangat mengeringkan kulit.

Lebih baik gunakan produk sabun yang lembut dan tanpa pewangi. Jenis ini dapat membersihkan kulit tanpa menghilangkan semua minyak alami kulit.

4. Menggunakan Jus Lemon

Cara menghilangkan hiperpigmentasi yang cukup mudah lainnya yaitu menggunakan jus lemon sebagai masker kulit. Lemon mengandung asam sitrat yang bertindak sebagai agen pencerah yang bagus untuk kulit.

Anda hanya perlu mengaplikasikan jus lemon segar ke area yang belang. Biarkan selama 5-7 menit. Gunakan beberapa kali setiap hari untuk memberikan hasil maksimal.

3 dari 4 halaman

5. Gel Lidah Buaya

Aloe vera atau lidah buaya adalah “obat ajaib” dalam hal mengobati berbagai macam masalah kulit.

Lidah buaya memiliki khasiat penyembuhan yang luar biasa. Bahan alami ini dapat mendorong pertumbuhan sel-sel kulit baru untuk membantu mengurangi hiperpigmentasi kulit.

Anda bisa menggunakan gel dari daun lidah buaya atau memakai produk gel aloe vera yang banyak dijual di pasaran. Oleskan ke area kulit yang terkena, lalu pijat dengan lembut. Biarkan selama 20 menit, kemudian bilas.

Proses ini harus dilakukan 1 atau 2 kali sehari sampai efek yang diinginkan tercapai.

Artikel Lainnya: Macam-macam Terapi Luka di Kulit yang Bisa Anda Pilih

6. Gunakan Krim Kulit yang Disarankan Dokter

Bila semua cara di atas sudah dilakukan namun belum juga membuahkan hasil, lebih baik berkonsultasi dengan dokter kulit.

Jadi, Anda bisa mendapatkan resep obat yang tepat untuk menghilangkan hiperpigmentasi.

“Untuk pengobatan bisa menggunakan cream yang memiliki kandungan zat aktif, seperti hydroquinone atau azelaic acid yang penggunaannya di bawah pengawasan dokter,” jelas dr. Dyah Novita.

Selain itu, treatment mikrodermabrasi atau laser oleh dokter juga bisa menjadi cara mengatasi hiperpigmentasi.

Efektivitas dan hasil dari perawatan untuk hiperpigmentasi bisa berbeda-beda pada setiap orang. Karena, masing-masing memiliki kondisi kulit yang berbeda pula.

Konsultasi ke dokter kulit bisa lebih mudah melalui layanan LiveChat di Klikdokter.

(FR/AYU)

1 Komentar