Sukses

Manfaat Pektin, Serat Unik dalam Buah dan Sayuran

Dalam sayuran dan buah biasanya terdapat pektin. Nah, pektin adalah serat unik yang punya banyak manfaat bagi tubuh. Apa saja manfaat pektin? Yuk, cari tahu faktanya!

Buah dan sayuran dikenal sebagai dua sumber serat yang baik untuk tubuh. Salah satu serat yang cukup unik dalam buah dan sayuran adalah pektin. 

Pektin merupakan sejenis pati yang disebut heteropolisakarida. Senyawa tersebut terbentuk secara alami di dinding sel buah maupun sayuran, dan memberikan struktur seperti gel. Nah, dalam agar-agar atau selai, pektin ini selalu ada.

Selain memiliki bentuk yang unik, pektin juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh Anda. Berikut ini beberapa manfaat pektin yang bisa Anda rasakan apabila mengonsumsinya secara rutin dan teratur:

1. Mencegah Sembelit

"Pektin adalah serat unik yang bisa membantu menyehatkan saluran pencernaan, salah satunya membantu mencegah sembelit," ungkap dr. Astrid Wulan Kusumoastuti.

Artikel Lainnya: Berbagai Manfaat Sehat Buah Persik

1 dari 3 halaman

2. Mencegah Diare

"Selain untuk mencegah sembelit, pektin juga diketahui bisa membantu mencegah diare," jelas dr. Astrid.

3. Menurunkan Risiko Kanker Kolon

Berdasarkan dr. Astrid, pektin juga dapat membantu menurunkan risiko kanker kolon. Melansir dari Healthline, sebuah penelitian tabung reaksi mengatakan bahwa pektin dapat membunuh sel kanker usus besar. 

Selain itu, serat unik ini juga dapat mengurangi peradangan dan kerusakan sel. Hal tersebut dapat menurunkan risiko pembentukan sel kanker usus besar.

4. Menurunkan Kadar Kolesterol 

"Pektin juga bisa membantu menurunkan kadar kolesterol. Oleh karena itu, serat unik ini dapat pula membantu memelihara kesehatan jantung dan pembuluh darah," ucap dr. Astrid.

5. Mengoptimalkan Kadar Gula Darah

Manfaat pektin tak hanya sekadar untuk saluran pencernaan. Serat unik ini ternyata juga dapat mengoptimalkan kadar gula darah.

Hal tersebut pernah dibuktikan melalui uji coba pada tikus. Pektin ditemukan dapat menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan fungsi hormon insulin, sehingga dapat membantu mengelola penyakit diabetes pada tikus.

2 dari 3 halaman

6. Meraih Berat Badan Ideal

Dalam penelitian pada manusia, pektin yang dikonsumsi secara rutin dan teratur dapat menurunkan risiko kelebihan berat badan atau obesitas. 

Hal tersebut diyakini karena pektin cenderung rendah kalori dan memiliki sifat mengenyangkan perut sehingga dapat menunda lapar. 

7. Membantu Masalah Gastrointestinal

Sebagai serat larut dengan sifat pembentuk gel yang unik, pektin dapat membantu fungsi pencernaan dengan berbagai cara.

Serat larut berubah menjadi gel di saluran pencernaan berkat adanya air. Dengan demikian, senyawa tersebut dapat melunakkan tinja dan mempercepat proses pengeluarannya. Pada akhirnya, risiko masalah gastrointestinal pun dapat diturunkan.

Artikel Lainnya: Mengonsumsi Sayuran Hijau Bikin Otak Lebih Sehat, Lho!

Tertarik dengan manfaat pektin untuk kesehatan tubuh? Jika ya, mulailah untuk meningkatkan jumlah sayur dan buah yang Anda konsumsi sehari-hari. Tetap perhatikan porsi agar tidak berlebihan, ya!

Hindari mendapatkan asupan pektin dari selai atau jeli yang telah diproses sedemikian rupa. Faktanya, selai atau jeli lebih tinggi kandungan gula dan kalori, namun mengandung serat yang rendah. 

Selain itu, Anda juga perlu waspada akan risiko efek samping yang mungkin muncul akibat mengonsumsi pektin. Pada beberapa orang, konsumsi pektin dapat menyebabkan perut kembung dan rasa tidak nyaman.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai manfaat atau kegunaan pektin? Anda dapat mengajukan pertanyaan kepada dokter dengan mengandalkan layanan LiveChat 24 jam atau di aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar