Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Bisakah Orang dengan Alergi Obat atau Makanan Divaksinasi COVID-19?

Bisakah Orang dengan Alergi Obat atau Makanan Divaksinasi COVID-19?

Anda khawatir tidak bisa menerima vaksinasi COVID-19 karena memiliki riwayat alergi obat tertentu? Untuk memastikannya, simak penjelasan dokter berikut.

Adanya vaksin COVID-19 seperti memberi harapan bagi dunia untuk segera mengakhiri pandemi. Program vaksinasi di Indonesia sendiri sudah berjalan dan pemerintah sudah membuat beberapa kelompok prioritas yang dapat menerima vaksin. 

Prioritas tersebut dimulai dari tenaga kesehatan, tenaga penunjang di fasilitas kesehatan, aparat hukum, TNI/Polri, PNS, petugas pelayan publik, hingga lansia. Kelompok tersebut perlu mendapat prioritas karena berisiko tinggi terpapar dan rentan alami komplikasi berat akibat infeksi COVID-19.

Namun, bagaimana jika dalam kelompok-kelompok tersebut ada orang yang memiliki alergi obat atau makanan tertentu? Apakah vaksin covid aman untuk orang dengan alergi? Berikut penjelasannya.

1 dari 4 halaman

Amankah Terima Vaksin COVID-19 untuk Penderita Alergi Obat dan Makanan?

Memiliki alergi terhadap kandungan obat tertentu bukan berarti Anda tidak boleh mendapatkan vaksin virus corona.

Sejatinya, kandungan vaksin COVID-19 telah dirancang ahli untuk dapat diterima oleh semua kalangan. Efek samping vaksin juga sedapat mungkin sudah diperkirakan.

Disampaikan dr. Devia Irine Putri, vaksin COVID-19 merupakan hal yang baru dan masih terus dipelajari. Itu sebabnya, tidak menutup kemungkinan pula vaksin dapat menimbulkan reaksi alergi tertentu.

“Orang yang punya alergi obat atau makanan layak untuk divaksin. Namun, karena vaksin COVID-19 adalah hal yang baru, bukan tidak mungkin tidak menimbulkan reaksi alergi. Oleh sebab itu, perlu dievaluasi setelah penyuntikan,” jelas dr. Devia.

Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), dalam rilis Kamis (18/3), menegaskan soal keamanan dan manfaat vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat luas.

Artikel lainnya: Daftar Salep Alergi yang Dapat Dibeli Secara Bebas

2 dari 4 halaman

Adakah Kondisi Alergi Tertentu yang Tidak Boleh Terima Vaksin COVID-19? 

Meskipun diperbolehkan mendapat vaksin, ada beberapa kondisi alergi obat yang perlu diperhatikan. Menurut CDC (Centers for Disease Control and Prevention), seseorang yang alergi salah satu bahan pembuatan vaksin COVID-19 tidak disarankan untuk menerima vaksin.

Jika pada suntikan dosis pertama terjadi reaksi alergi, Anda tidak disarankan untuk mendapat suntikan dosis kedua.

PAPDI juga menyebutkan seseorang yang menunjukan alergi berupa anafilaksis dan reaksi berat akibat suntikan vaksin COVID-19 Sinovac dosis pertama maka tidak dianjurkan untuk menerima suntikan dosis kedua.

Dijelaskan, alergi obat pada seseorang kebanyakan disebabkan pemberian antibiotik neomisin, polimiksin, streptomisin, dan gentamisin. Sementara, vaksin COVID-19 sendiri tidak memiliki kandungan obat tersebut.

Selebihnya, orang dengan alergi obat tertentu aman untuk menerima vaksin COVID-19. Dengan catatan, beritahu terlebih dahulu kepada dokter atau vaksinator perihal alergi obat yang Anda miliki.

Jika Anda pernah mengalami reaksi alergi parah terhadap obat suntik atau vaksin lain, atau pernah mengalami anafilaksis karena sebab apa pun, Anda tetap dapat menerima vaksin COVID-19. Dengan catatan, Anda tetap dalam pengawasan dokter.

Artikel lainnya: Waspada, Alergi Dingin Bisa Sebabkan Kematian!

3 dari 4 halaman

Adakah Persiapan Khusus Pengidap Alergi Sebelum Terima Vaksin COVID-19?

Menurut dr. Devia tidak ada persiapan khusus pengidap alergi obat atau makanan tertentu dalam menerima vaksin. “Selama dia sehat, tidak sedang dalam infeksi, bisa divaksin sesuai dengan protokolnya,” ucap dr. Devia.

Namun, dikutip dari Cleveland Clinic, demi meminimalkan efek samping, jika Anda memiliki alergi terhadap obat tertentu beritahu dokter atau suster yang akan memvaksin. Dokter atau suster yang bertugas akan mengobservasi Anda selama 30 menit setelah penyuntikan vaksin.

Selain itu, dokter akan menyediakan peralatan dan perlengkapan untuk menangani anafilaksis jika diperlukan. Sementara itu, pasien dengan alergi makanan dapat menerima vaksin COVID-19.

Namun, reaksinya tetap harus diwaspadai dengan periode observasi 15 menit setelah penyuntikan.

Ikuti terus perkembangan vaksinasi virus corona di Indonesia di aplikasi Klikdokter.

[HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar