Sukses

Dampak Es Krim bagi Anak, Sebabkan Batuk dan Pilek?

Es krim memang sangat digemari oleh anak-anak. Sayangnya, makanan dingin ini dituding dapat menjadi penyebab batuk pilek pada anak. Bagaimana faktanya?

Hampir setiap anak tidak bisa menolak kenikmatan es krim. Sayangnya, setiap kali makan es krim, tak sedikit orangtua yang khawatir si kecil akan mengalami batuk dan pilek.

Kabar mengenai es krim penyebab batuk pilek pada anak memang telah menjadi ‘kepercayaan’ turun-temurun di masyarakat Indonesia.

Makanan ini dituding dapat menyebabkan dampak tersebut karena memiliki rasa manis dan dingin.

Lantas, apakah medis setuju dengan kabar mengenai anak makan es krim pasti akan mengalami batuk dan pilek?

1 dari 3 halaman

Anak Makan Es Krim, Sebabkan Batuk Pilek?

Berdasarkan dr. Dyah Novita Anggraini, mengonsumsi es krim tidak serta-merta dapat menyebabkan batuk dan pilek pada anak.

“Batuk dan pilek terjadi saat anak sedang memiliki sistem kekebalan tubuh yang menurun ketika mengonsumsi es krim tersebut,” dr. Dyah Novita.

Faktanya, penyebab batuk pilek pada anak adalah infeksi virus atau bakteri. Jika kuman berbahaya tersebut sudah terlebih dahulu masuk ke tubuh, mengonsumsi es krim dapat membuatnya semakin aktif menginfeksi.

Hal tersebut bukan karena sifat es krim yang dingin, melainkan akibat kandungan gula yang ada di dalam makanan yang satu itu.

Kondisi dapat semakin parah, karena sebagian besar es krim terbuat dari susu. Nyatanya, susu dapat meningkatkan produksi dahak dan mengentalkan lendir di saluran pernapasan.

Artikel Lainnya: Anak Sering Flu, Apakah Gejala Amandel?

Hal ini adalah awal mula terjadinya hidung tersumbat pada anak setelah makan es krim.

Kendati demikian, Anda tidak perlu terlalu khawatir.

Pasalnya, risiko si kecil mengalami kondisi seperti di atas tergolong rendah apabila ia mengonsumsi es krim dalam kondisi sehat dan sistem kekebalan tubuhnya bekerja optimal.

Jika ingin lebih aman, Anda dapat membuat sendiri es krim rendah gula yang dicampur dengan buah-buahan untuk diberikan pada si kecil.

Tetap ingat untuk membatasi porsi konsumsi es krim pada si kecil supaya tidak berlebihan, ya!

Artikel Lainnya: Bolehkah si Kecil Makan Es Krim?

2 dari 3 halaman

Dampak Es Krim bagi Anak Jika Dikonsumsi Berlebihan

Mengonsumsi es krim saat kondisi tubuh anak sedang prima memang tidak akan menyebabkan batuk dan pilek.

Namun, si kecil tetap harus membatasi porsi es krim yang dikonsumsi agar tidak berlebihan.

“Jika terlalu sering (makan es krim) juga tidak baik, karena ada kandungan gula dan susu di dalamnya,” kata dr. Dyah Novita.

Terlalu banyak konsumsi makanan yang mengandung gula dapat meningkatkan asupan kalori pada tubuh. Kalori yang menumpuk akan diubah tubuh menjadi lemak, sehingga lama-kelamaan dapat menybabkan kenaikan berat badan yang berujung obesitas.

Bagaimana dengan kandungan susu pada es krim? Susu memang menyehatkan, namun hanya jika dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai dan oleh orang yang tidak alergi atau mengalami intoleransi laktosa.

Jika anak Anda memiliki alergi susu sapi dan/atau intoleransi laktosa, konsumsi es krim malah bisa menyebabkan munculnya reaksi merugikan. Beberapa gejala yang bisa dirasakan, yaitu nyeri perut, diare, mual, dan muntah.

Anak makan es krim tidak serta-merta akan menyebabkan batuk pilek pada anak. Walau begitu, porsi konsumsi es krim tetap harus dibatasi. Hindari pula memberikan es krim pada anak yang alergi atau mengalami intoleransi laktosa.

Jika merasa butuh penjelasan lebih dalam mengenai dampak es krim bagi anak, Anda bisa mengajukan pertanyaan kepada dokter menggunakan layanan LiveChat 24 jam atau di aplikasi Klikdokter.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar