Sukses

Nanas Muda Bisa Mencegah Hamil, Mitos Atau Fakta?

Nanas sering dikaitkan dengan mitos-mitos kehamilan. Tapi, apakah benar nanas muda bisa mencegah kehamilan?

Terdapat beberapa pasangan telah menikah yang tak ingin langsung memiliki anak. Mereka pun dengan suka rela menerapkan metode kontrasepsi guna mencegah kehamilan, baik dengan minum obat ataupun menggunakan kondom saat berhubungan seks.

Di luar dua hal tersebut, pasangan yang enggan hamil juga sering dianjurkan untuk mengonsumsi nanas muda. 

Hal ini berangkat dari anggapan bahwa nanas muda bisa mencegah hamil. Benarkah anggapan tersebut? 

1 dari 4 halaman

Kandungan Gizi dalam Nanas Muda

Menurut US Department of Agriculture (USDA), berikut ini adalah kandungan gizi dalam satu cangkir nanas muda atau setara dengan 165 gram:

  • Kalori: 82,5.
  • Lemak: 0,2 gram.
  • Sodium: 1,7 gram.
  • Karbohidrat: 22 gram.
  • Serat: 2,3 gram. 
  • Gula: 16,3 gram. 
  • Protein: 0,9 gram. 
  • Vitamin C: 79 miligram.

Nanas muda mengandung banyak gizi yang dapat menunjang kesehatan tubuh. Berdasarkan dr. Theresia Rina Yunita, buah ini pun aman dikonsumsi ibu hamil di trimester berapa saja, asalkan porsinya tidak berlebihan.

Artikel Lainnya: Amankah Nanas untuk Ibu Hamil?

2 dari 4 halaman

Benarkah Nanas Muda Bisa Mencegah Kehamilan?

Apa benar makan nanas muda bisa mencegah hamil? Menjawab pertanyaan, dr. Theresia Rina mengatakan tidak.

Anggapan nanas muda bisa mencegah kehamilan hanyalah mitos belaka. Menurut dr. Theresia Rina, tidak ada penelitian maupun jurnal yang mengatakan bahwa nanas muda bisa mencegah kehamilan. 

Jadi, jika Anda sengaja makan nanas muda untuk mencegah kehamilan, hal tersebut hanya sia-sia belaka. 

Artikel Lainnya: Benarkah Nanas Bermanfaat untuk Cegah Kanker?

3 dari 4 halaman

Cegah Kehamilan dengan Cara yang Pasti

Ingin mencegah kehamilan dengan cara yang efektif dan mudah? Berikut ini beberapa cara yang terbukti efektif mencegah kehamilan menurut medis:

  • Kontrasepsi Alami 

Risiko kehamilan dapat diturunkan dengan menghindari ejakulasi di dalam vagina. Lalu, Anda juga bisa menggunakan metode kalender, yaitu dengan mengetahui siklus haid setiap bulannya untuk menentukan masa subur. 

Terakhir, metode amenorea laktasi, yaitu dengan memberi ASI eksklusif kepada bayi selama enam bulan. 

Hal ini dapat menjadi kontrasepsi alami yang dapat menurunkan kemungkinan untuk hamil. 

  • Kontrasepsi Barrier 

Kontrasepsi barrier dilakukan dengan cara menggunakan kondom saat berhubungan seksual. 

Tindakan ini juga bisa dilakukan dengan meletakkan diafragma pada mulut rahim untuk menghambat sperma masuk dalam rahim. 

Anda pun dapat menggunakan spermisida mengandung zat nonoxynol-9, yang efektif membunuh sel sperma. 

  • Kontrasepsi Hormonal 

Kontrasepsi hormonal bisa dilakukan dengan mengonsumsi pil KB, melakukan KB suntik, memasang implan, dan menggunakan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR). 

Semua tindakan ini mesti dilakukan di bawah pengawasan dokter, agar efektivitas dan keamanannya terjamin.

  • Kontrasepsi Operatif 

Kontrasepsi operatif dilakukan ketika Anda tidak ingin memiliki anak sama sekali. Jenis kontrasepsi ini bekerja dengan mensterilisasi fungsi organ reproduksi. 

Jenis kontrasepsi ini bisa berupa operasi tubektomi untuk wanita dan operasi vasektomi untuk pria.

Pendapat mengenai nanas muda bisa mencegah hamil ternyata hanya mitos belaka. Jangan lagi andalkan metode tersebut untuk mencegah kehamilan. Lebih baik lakukan cara-cara yang memang dianjurkan secara medis.

Anda dapat berkonsultasi kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau dengan mengunduh aplikasi Klikdokter jika ingin tahu lebih lanjut mengenai kontrasepsi dan kehamilan.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar