Sukses

Ini Alasan Anak Suka Makan Banyak, Normalkah?

Orang tua pasti senang saat anak banyak makan dan lahap. Tapi bagaimana jika sudah berlebihan? Bagaimana cara kendalikan nafsu makan berlebih ini?

Orang tua mana yang tak girang saat anak banyak makan dan lahap? Anda pun tak perlu repot membujuk atau mengejarnya ke sana ke mari hanya untuk makan.

Namun, bagaimana jika anak suka makan banyak, dalam arti sudah berlebihan? Apakah kebiasaan ini akan berdampak buruk bagi kesehatannya kelak? 

1 dari 4 halaman

Penyebab Anak Banyak Makan

Anak selalu memegang makanan di tangan kanan dan kirinya. Rasanya mereka tidak pernah merasa kenyang terus meminta menambah makan. 

Kondisi ini rupanya cukup umum dialami oleh beberapa anak. Faktanya, hal tersebut sudah termasuk dalam gangguan perilaku makan.

Dokter Arina Heidyana menjelaskan, ada beberapa penyebab anak banyak makan, tapi tak pernah merasa kenyang, yaitu:

  • Anak Tidak Mendapatkan Asupan Makan yang Cukup 

Selama masa tumbuh kembang, anak memang diwajibkan untuk makan tiga kali sehari dengan asupan nutrisi yang seimbang. 

Jika orang tua hanya memberikan makan sekitar 2 kali atau bahkan 1 kali dalam sehari, anak bisa merasa kelaparan. 

Mereka pun akan terdorong untuk makan dengan porsi yang sangat banyak ketika melihat makanan. 

  • Jam Makan Tidak Teratur

Tidak memiliki jadwal makan yang teratur juga bisa berdampak para perilaku makan anak. Orang tua wajib memberi makan anak dengan jadwal yang teratur setiap harinya. 

Misalnya, sarapan pada pukul 08.00 pagi, makan siang pukul 12.00, dan makan sore pukul 16.00. Anda juga bisa memberikan camilan di sela-sela waktu makan siang hingga makan sore. 

Artikel Lainnya: Doyan Makan Tapi Badan Tetap Kurus, Apa yang Salah?

  • Terlalu Banyak Makan Cepat Saji 

Bukanya tidak boleh sama sekali anak konsumsi makanan cepat saji, hanya saja jangan terlalu sering. 

Makanan cepat saji mengandung karbohidrat dan gula tinggi sehingga memicu lebih cepat lapar. 

Terlalu banyak konsumsi makanan tinggi karbohidrat dan gula juga berisiko diabetes di masa yang akan datang.

  • Anak Merasa Penasaran dengan Makanan yang Dilarang 

Karena sering dilarang mencoba makanan baru, anak jadi penasaran. Mereka pun akan langsung lahap ketika diberikan izin untuk mencoba makanan tersebut.

Terkadang, ketika dilarang konsumsi makanan kesukaannya, anak jadi terobsesi pada asupan tersebut.

Artikel Lainnya: Penyebab Anak Susah Makan dan Cara Mengatasinya

2 dari 4 halaman

Kapan Anak Harus Direm?

Anak memang membutuhkan makanan agar organ tubuh bisa bekerja baik dan tumbuh kembangnya optimal. 

Jika anak banyak makan dan berlebihan, hal tersebut tidak juga sehat. Anda pun perlu membatasinya dengan segera. 

“Ketika berat badan anak sudah melebihi batas normal, sudah saatnya Anda mengerem anak untuk makan banyak. Anda perlu cermat dalam memberi makan dan nutrisi pada anak,” ujar dr. Arina.

Misalnya, mereka baru saja makan siang lalu meminta makan lagi beberapa menit kemudian. Anda bisa dengan tegas Anda mengatakan tidak. Jelaskan kalau waktu makan siang sudah habis.

Minta si kecil untuk bersabar menunggu makan sore. Sebagai gantinya, berikan camilan sehat seperti buah atau kacang-kacangan. 

“Porsi makan anak berbeda-beda tiap usianya. Tapi kebutuhan kalorinya bisa diukur sekitar 900 sampai 2200 kalori jika dihitung dari usia satu tahun hingga remaja,” kata dr. Arina. 

Artikel Lainnya: Ibu, Ini Daftar Makanan Penambah Nafsu Makan Anak

3 dari 4 halaman

Cara Mengerem Anak yang Suka Makan Banyak

Lalu, bagaimana cara mengerem anak yang suka makan banyak? Berikut penjelasannya: 

  • Atur jadwal makan anak dengan teratur. Jika kebiasaan ini terus dilakukan setiap hari, tidak ada lagi drama anak merengek minta makan setelah makan pagi, siang, atau sore. 

Berikan juga camilan sehat beberapa jam setelah makan seperti buah, biskuit, atau kacang-kacangan.

  • Alihkan perhatian anak dengan kegiatan yang menyenangkan. Misalnya, bermain di luar rumah, membaca buku, membacakan dongeng, menidurkan anak, atau hanya sekadar bermain bola tangkap bersama.

  • Hindari makan sambil menonton karena ini berisiko tersedak dan membuat anak mengunyah lebih lama. Tidak hanya itu, makan sambil nonton juga buat anak sulit menyadari bahwa dirinya sudah kenyang.

Itulah beberapa cara untuk mengatasi anak banyak makan secara berlebihan. Jika ada pertanyaan seputar kesehatan anak lainnya, silakan konsultasikan dengan dokter via LiveChat di aplikasi Klikdokter.

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar