Sukses

Minum Obat Tidur untuk Atasi Vertigo, Amankah?

Saat obat vertigo habis dan yang ada hanya obat tidur, Anda terpikir untuk minum obat tersebut agar gejala reda. Tapi, bolehkah melakukannya?

Obat vertigo yang sebelumnya diresepkan dokter sering disimpan dalam dompet untuk berjaga-jaga. Tapi ternyata, persediaan Anda habis! Padahal kepala mulai terasa tak enak.

Bila diingat-ingat, obat itu kerap memberikan efek kantuk. Kalau sudah kepepet, boleh tidak, ya, diredakan dulu dengan obat tidur? Toh sama-sama bikin ngantuk.

Nah, sebelum Anda membuat kesimpulan, simak dulu info medisnya berikut ini.

1 dari 4 halaman

Gejala Vertigo yang Sering Muncul

Sebelum bicara soal obat tidur sebagai “pertolongan pertama” saat vertigo kambuh, ada baiknya Anda pastikan dulu bahwa kondisi yang sedang dialami benar-benar vertigo atau bukan.

Beberapa gejala yang dapat mengindikasikan Anda mengalami vertigo antara lain:

  • Kondisi sekitar tiba-tiba terlihat berputar
  • Keseimbangan mulai hilang dan rasanya seperti diayun-ayun
  • Gerakan mata tidak normal
  • Kepala terasa sakit
  • Mual dan ingin muntah
  • Muncul dengungan di telinga atau kemampuan dengar mendadak berkurang

Jika benar apa yang dirasakan seperti di atas, maka kemungkinan besar vertigo Anda kambuh. Untuk mengatasi hal tersebut, dibutuhkan penanganan dan pengobatan yang tepat.

Artikel lainnya: Kenali Penyebab Kepala Terasa Berputar

2 dari 4 halaman

Bolehkah Minum Obat Tidur untuk Atasi Vertigo?

Bicara soal pengobatan yang tepat, tentunya hanya bisa diberikan oleh dokter yang merawat Anda.

Namun, bagaimana bila vertigo terlanjur kambuh dan Anda terlalu sulit melangkah ke luar rumah untuk ke klinik atau rumah sakit, sementara obat juga sudah habis? Bolehkah obat tidur jadi solusi sementara?

Menanggapi hal tersebut, begini penjelasan dr. Alvin Nursalim, Sp.PD. Menurutnya, Anda tidak direkomendasikan untuk menjadikan obat tidur sebagai cara mengatasi vertigo yang kambuh.

“Karena, pada dasarnya vertigo itu penyebabnya banyak sekali, bisa karena gangguan telinga dan saraf. Jadi, atasi sesuai penyebabnya. Obat tidur malah bisa menutupi gejala dan penyebab sesungguhnya tidak terobati,” jelasnya.

Karena itulah, meski obat vertigo (mengandung antihistamin, penenang saraf, dan zat-zat lainnya) kerap memberikan efek samping berupa kantuk, Anda tidak boleh sembarangan minum obat tidur untuk mengatasi pusing berputar.

Lagipula, obat tidur tanpa rekomendasi dosis dari dokter juga bisa memberikan efek samping lain yang justru bikin kondisi tubuh makin tak enak. Misalnya, lemas, perubahan mood, susah menjaga keseimbangan, hingga detak jantung tidak teratur.

Kalau Anda memang punya resep dokter untuk menebus obat vertigo, boleh saja beli obat sendiri.

Namun, ketika tidak ada resep dan ingin berobat ke dokter sedangkan kondisi kepala dan badan tak enak, ini saran dr. Alvin.

“Dibanding minum obat tidur, Anda boleh mengonsumsi obat pereda nyeri seperti parasetamol untuk sementara waktu sambil menunggu pemeriksaan dokter. Tapi, intinya Anda tetap harus segera kunjungi dokter untuk mendapat pengobatan vertigo sesuai penyebabnya.”

Artikel lainnya: Sebelum ke Dokter, Ini Cara Mudah Mengobati Vertigo

3 dari 4 halaman

Cara Mengatasi Vertigo yang Aman

Pada dasarnya, vertigo yang dapat diatasi dengan obat-obatan adalah vertigo yang disebabkan oleh vestibular neuronitis (berhubungan dengan telinga dan otak).

Maka dari itu, obatnya tidak boleh sembarangan. Biarkan dokter dulu yang menentukan penyebabnya.

Sementara itu, Anda sendiri bisa melakukan beberapa hal berikut untuk meringankan gejala pusing tersebut:

  • Hentikan aktivitas, atur napas dalam, dan tegakkan kepala.
  • Gerakkan tubuh dan kepala secara perlahan. Bergerak tiba-tiba hanya akan memperparah gejala, apalagi bila yang Anda lakukan adalah mendongak atau membungkuk.
  • Redupkan cahaya ruangan, lalu berbaring sambil memejamkan mata.
  • Konsumsi obat pereda rasa sakit seperti parasetamol untuk pertolongan pertama sebelum ke dokter.
  • Untuk mengatasi mual dan bikin badan lebih nyaman, Anda juga bisa mengonsumsi teh jahe.
  • Bila perlu, hirup aroma minyak esensial seperti lavender agar bisa lebih relaks. Sebab, penderita vertigo biasanya panik saat gejalanya kambuh.

Obat tidur tidak boleh dijadikan jalan pintas untuk mengatasi vertigo. Obat ini hanya akan menutupi gejalanya, akhirnya kekambuhan akan makin sering terjadi.

Konsultasikan kepada dokter lewat fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter untuk mengetahui info dan penanganan tepat seputar vertigo.

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar