Sukses

Tingkatkan Imun, Zinc Bermanfaat bagi Pasien COVID-19?

Zinc adalah salah satu elemen penting dalam menjaga fungsi tubuh manusia, termasuk menunjang pertahanan tubuh di masa pandemi COVID-19.

Kebutuhan vitamin dan mineral sangat penting untuk kesehatan tubuh, contohnya zinc. Inilah salah satu mineral yang diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh yang sehat. Kekurangan zinc dapat membuat seseorang lebih mudah terserang penyakit.

Peran zinc bertanggung jawab untuk sejumlah fungsi yang terjadi di dalam tubuh. Elemen kimia ini terlibat dalam berbagai proses metabolisme pada setidaknya 100 enzim yang berbeda.

Pada masa pandemi seperti sekarang, daya tahan tubuh yang baik tentu sangat penting. Lalu, bagaimana konsumsi zinc yang tepat untuk saat ini? Bagaimana efeknya dalam menunjang pertahanan tubuh dalam melawan COVID 19?

1 dari 3 halaman

Efek Pemberian Zinc pada Pasien COVID-19

Pada dasarnya, pentingnya zinc untuk fungsi kekebalan di berbagai jenis spesies telah dibuktikan dalam beberapa penelitian. Kekurangan zinc menjadi salah satu faktor atas 16 persen kasus infeksi saluran pernapasan atau ISPA.

Hal ini menunjukkan adanya hubungan defisiensi zinc dengan risiko infeksi dan perburukan infeksi COVID-19. Lalu, studi tersebut juga menunjukkan potensi manfaat zinc untuk pasien COVID-19.

Menurut beberapa studi ilmiah, zinc dapat membantu kita terlindung dari masalah infeksi pernapasan misalnya flu. Bahkan, bisa mengurangi gejalanya.

Berdasarkan studi pada 2019, terhadap 64 pasien rumah sakit usia anak-anak yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut. Ternyata, pengobatan dengan memberikan 30 mg zinc setiap hari dapat menurunkan waktu infeksi.

Bahkan, pasien yang mendapatkan pengobatan tersebut bisa lebih cepat perawatannya. Rata-rata lebih cepat dua hari dibandingkan pasien yang diberikan pil plasebo

Nah, berdasarkan beberapa penelitian pada hewan, pemberian zinc dapat memperbaiki jumlah rambut pembersih pada saluran pernapasan.

Hal ini diharapkan dapat membantu proses pembersihan virus dari saluran pernapasan manusia.

Namun, manfaat pasti zinc dan hubungannya dengan COVID-19 pada manusia masih memerlukan penelitian lanjutan yang lebih besar.

Artikel Lainnya: Mendapatkan Imunitas Ekstra Dengan Zinc

2 dari 3 halaman

Pentingnya Penuhi Kebutuhan Zinc pada Tubuh

Tak hanya bagi pasien COVID-19, sebenarnya kita semua tetap perlu memenuhi kebutuhan zinc dan bukan hanya saat pandemi.

Karena, selain berperan dalam kesehatan saluran pernapasan, zinc juga penting dalam pertahanan saluran cerna.

Defisiensi zinc dapat menyebabkan disfungsi sel pertahanan tubuh dan meningkatkan risiko penyakit menular, gangguan autoimun, dan kanker.

Selain itu, kebutuhan zinc yang kurang terpenuhi juga dapat memicu terjadinya gangguan pernapasan dan saluran cerna (misalnya diare).

Untuk dosisnya, kebutuhan zinc berbeda-beda tergantung umur. Asupan yang dianjurkan untuk anak usia 1-9 tahun berkisar antara 3-5 miligram dan meningkat seiring bertambahnya usia anak.

Laki-laki berusia 10-12 tahun membutuhkan 8 miligram zinc per hari. Setelah usia 13 tahun, kebutuhan meningkat menjadi 11 miligram per hari, sama seperti yang dibutuhkan untuk semua pria dewasa.

Untuk anak perempuan di atas usia 10 tahun, kebutuhan zinc sebanyak 8 miligram per hari, kecuali untuk usia 13-18 tahun yang rekomendasinya meningkat menjadi 9 miligram per hari.

Wanita hamil dan menyusui mengalami peningkatan kebutuhan zinc pada 10-13 miligram per hari, tergantung usia kehamilan.

Bila ingin memenuhi kebutuhan zinc secara optimal, Anda bisa mengonsumsi Zegavit. Suplemen ini mengandung banyak vitamin dan mineral penting untuk memelihara kesehatan tubuh, seperti vitamin B kompleks, C, dan E, serta kalsium dan zinc.

Zegavit bisa dikonsumsi oleh orang dewasa dan anak usia di atas 12 tahun. Dosisnya 1 kaplet sehari atau sesuai petunjuk dokter.

Pemenuhan suplementasi vitamin dan mineral ini sangat penting agar terhindar dari defisiensi nutrisi yang dapat menyebabkan tubuh rentan terhadap penyakit.

Pastikan Anda memenuhi kebutuhan zinc untuk hidup yang lebih sehat dan bebas dari risiko penyakit! Bila ingin konsultasi lebih lanjut dengan dokter seputar asupan vitamin dan mineral, pakai LiveChat dari KlikDokter.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar