Sukses

Bisa Dicoba, Cara Mengatasi Diare dengan Kemiri

Salah satu cara mengatasi diare yang dianggap efektif adalah mengonsumsi kemiri. Apakah hal ini fakta atau hanya mitos belaka? Ini kata medis.

Sebagian besar orang Indonesia sudah tidak asing dengan kemiri. Tanaman dengan nama ilmiah Aleurites moluccana ini dikenal sebagai bumbu dapur, yang punya banyak manfaat sehat.

Beberapa manfaat kemiri yang sering menjadi incaran banyak orang, misalnya untuk perawatan rambut, mengobati luka, dan mengontrol eksem. 

Ada pula satu manfaat lagi yang disinyalir bisa diberikan oleh kemiri, yaitu mengobati diare.

Apa kata medis mengenai kemiri untuk diare? Apakah bumbu dapur ini mampu mengobati gangguan saluran pencernaan tersebut?

1 dari 4 halaman

Mengenal Kandungan Gizi dalam Kemiri

Kemiri sejatinya merupakan tanaman asli Indonesia. Mengacu pada Cancer Chemoprevention Research Center Universitas Gadjah Mada (UGM), kemiri memiliki kandungan kimia yang menyehatkan. 

Daging biji, daun, serta akar kemiri mengandung saponin, flavonoida, dan polifenol. Pada daging bijinya, terkandung pula minyak baik yang banyak dicari orang untuk menurunkan kolesterol. 

Bagian luar batang dan akar (korteks) kemiri mengandung tanin. Senyawa tersebut berperan sebagai imunostimulan, yaitu meningkatkan sekresi Tumor Necrosis Factor (TNF). 

Artikel Lainnya: Bolehkah Menggunakan Minyak Kutus Kutus untuk Anak?

2 dari 4 halaman

Kemiri untuk Diare, Apakah Efektif?

Berdasarkan dr. Arina Heidiyana, kemiri biasa digunakan dalam pengobatan tradisional untuk diare. 

“Karena kandungannya (bisa mengobati diare). Ada kandungan antibakterinya juga,” kata dr. Arina.

Kendati demikian, bukan berarti Anda boleh mengonsumsi kemiri berlebihan untuk atasi diare. Tumbuhan ini juga mengandung zat laksatif atau pencahar, sehingga membuat saluran pencernaan bekerja lebih cepat.

Atas dasar itu, konsumsi kemiri berlebihan atau dengan cara yang tidak tepat malah bisa memperparah keluhan diare.

“Hal penting lain yang perlu diperhatikan, hindari mengonsumsi kemiri yang masih mentah. Lebih baik dicampur sebagai bumbu masakan,” tegas dr. Arina.

Artikel Lainnya: Tips Praktis Agar Rambut Anak Lebat dan Sehat

3 dari 4 halaman

Cara Lain yang Efektif Mengatasi Diare

Selain dengan kemiri, cara-cara berikut juga bisa membantu mengatasi diare:

  • Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan mengonsumsi delapan gelas air putih setiap hari. Hindari alkohol, susu, soda, dan minuman lain yang mengandung kafein, karena dapat memperparah diare.

  • Konsumsi Probiotik

Probiotik merupakan sumber bakteri baik yang berperan menyehatkan bagian usus dan membuatnya terhindar dari risiko infeksi. Probiotik juga bermanfaat menyeimbangkan bakteri dalam usus, sehingga meredakan diare. 

  • Konsumsi Obat Antidiare

Bismuth subsalisilat dan loperamide merupakan obat antidiare yang dapat dibeli tanpa resep dokter. Obat tersebut dapat membantu mengurangi keluhan diare derajat ringan. 

Perhatikan dan patuhi anjuran dosis yang tertera di label kemasan agar Anda hanya mendapat manfaat tanpa mengalami efek samping yang merugikan.

  • Berobat ke Dokter

Segera berobat ke dokter apabila mengalami diare lebih dari 14 hari, tinja disertai darah, nyeri perut hebat, dan demam lebih dari 38,5 derajat Celcius.

Baca selengkapnya mengenai cara mengatasi diare di artikel berikut ini: Cara Mengobati Diare dengan Cepat.

Manfaat kemiri untuk diare ternyata bukan isapan jempol belaka. Meski demikian, Anda tetap harus menggunakannya dengan bijak agar tidak malah mengalami efek samping yang merugikan.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai manfaat kemiri untuk pencernaan? Punya pertanyaan mengenai cara mengatasi diare? Konsultasikan lebih lanjut pada dokter melalui LiveChat 24 jam atau dengan mengunduh  aplikasi Klikdokter.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar