Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Ini Tanda Pasangan Tidak Mau Menjalin Komitmen dengan Anda

Ini Tanda Pasangan Tidak Mau Menjalin Komitmen dengan Anda

Si dia selalu mengelak kalau diajak ngomongin masa depan? Bisa jadi pasangan Anda tidak serius menjalin komitmen dengan Anda!

Dalam hubungan asmara, komitmen dibutuhkan agar goals Anda dan pasangan tercapai. Sayangnya, meski sudah pacaran atau menjalin hubungan resmi, tidak semua orang mampu memegang teguh komitmen yang telah dibuat bersama. 

Kalau sudah begini, pastinya Anda bingung, mau diam di tempat dan berpura-pura harmonis, atau mau pergi dan tinggalkan cari yang lebih komit? 

Sebelum memutuskan, ketahui dulu tanda pasangan yang tidak bisa komitmen lewat pembahasan berikut ini. 

1 dari 5 halaman

Apa yang Dimaksud dengan Komitmen?

Dikutip dari Good Therapy, komitmen adalah suatu landasan yang sifatnya mengikat individu dengan hubungan atau tindakan tertentu. Komitmen biasanya terdapat pada sebuah relasi, seperti di dalam hubungan asmara. 

Ikhsan Bella Persada M.Psi., Psikolog mengatakan, komitmen dalam kehidupan asmara ini dibuat berdasarkan alasan kenapa kita mau menjalin hubungan dengan pasangan. 

“Komitmen itu landasan berkaitan dengan pola pikir. Ini juga masuk di dalamnya keputusan untuk mencintai, dan tetap berada di sisi orang yang dicintainya. Jadi, lebih ke alasan kenapa individu pasangan menjalin hubungan itu,” jelas Ikhsan. 

Berikut beberapa alasan yang mendasari seseorang berkomitmen dengan pasangannya:

  • Alasan Pribadi

Saling mencintai dan menyayangi merupakan alasan paling umum mengapa kedua orang komitmen bersama dalam waktu yang lama. 

Selain itu, sama-sama menginginkan dan membangun suatu hubungan juga bisa menjadi faktor seseroang membuat komitmen dengan pasangannya.  

  • Keyakinan

Jenis komitmen ini muncul dari keyakinan dan nilai-nilai yang dianut seseorang. Misalnya, seseorang mau menjalin hubungan karena keyakinan pada kepercayaannya yang kuat. 

Di mana kepercayaan mengatakan hubungan pernikahan misalnya wajib dijalani sebagai bagian dari kehidupan.

  • Aturan Masyarakat

Dalam beberapa kasus, adanya tekanan sosial atau rasa takut jomblo sampai tua. Hal ini membuat seseorang jadi berkomitmen dan terpaksa menjalin suatu hubungan dengan orang lain.

Artikel Lainnya: Haruskah Percaya Lagi Pada Pasangan yang Pernah Selingkuh?

2 dari 5 halaman

Penyebab Pasangan Tidak Bisa Komitmen

Meski komitmen dibangun atas dasar beberapa alasan, tidak semua orang mampu menjalani komitmen, lho. Apa penyebabnya? 

“Karena dasar orang tersebut menjalin hubungan hanya berdasarkan intimasi dan rasa tertarik berdasarkan seksualnya atau fisiknya saja. Ada juga yang cuma asal sayang, nggak tahu alasan menjalin hubungan ini. Tidak tahu rencana ke depannya sebuah hubungan juga bisa menyebabkan orang nggak bisa komitmen” jelas Ikhsan. 

“Biasanya orang yang seperti ini ada masalah karena pernah disakiti oleh pasangan atau takut dalam menghadapi hubungan yang lebih serius,” tambah Ikhsan. 

3 dari 5 halaman

Tanda Pasangan Tidak Bisa Komitmen dengan Anda

Ada beberapa tanda yang bisa diamati ketika pasangan tidak dapat memegang komitmennya ketika menjalani hubungan dengan Anda. Berikut di antaranya:

1. Bersikap Tidak Jelas

Menunjukkan sikap ragu atau tidak jelas adalah tanda bahwa pasangan tidak berkomitmen menjalani hubungan dengan Anda.

Biasanya, ada sinyal yang bisa ditangkap. Misalnya, hari ini si dia akan menghujani Anda dengan perhatian dan kasih sayang. Namun keesokan hari, mereka akan memperlakukan Anda bagai orang asing. 

Pasangan Anda mungkin juga jarang menggunakan kata-kata “aku sayang kamu” atau “aku seneng banget jalanin ini sama kamu”. Bingung, kan, sebenarnya dia sayang dengan Anda atau tidak? 

Apabila pasangan benar punya komitmen dan mencintai, ia akan memperlakukan Anda dengan baik dan menerangkan alasan sikapnya jika ia bersikap ketus!

2. Tidak Memperkenalkan Anda Keluarga 

Saat mau membawa hubungan ke arah yang lebih jauh, biasanya akan ada  perkenalan dengan keluarga atau teman-temannya. 

Saling kenal dengan keluarga juga bisa menandakan bahwa Anda adalah orang yang diizinkan masuk ke kehidupannya lebih dalam.

Bagaimana kalau si dia tak pernah memperkenalkan atau tidak mau dikenalkan dengan keluarga? Bisa jadi, pasangan Anda tidak mau punya ikatan lebih dalam dengan Anda. 

Daripada dikira memberi harapan terlalu jauh pada Anda atau keluarga, ia berpikir berpikir lebih baik tidak pernah kenal sama sekali. 

Artikel Lainnya: Mau Coba Open Relationship, Coba Cek Kisi-kisi Hubungan Asmara Ini!

3. Masih Mencari Sana Sini

Komitmen adalah perjanjian dasar tidak tertulis yang harus dipatuhi pasangan. Misalnya, harus setia satu sama lain dan tidak saling mengkhianati. Namun, bagaimana jika pasangan masih suka lirik sana-sini? 

Kata Ikhsan, tipe orang seperti ini sebetulnya hanya mementingkan ketertarikan semata. Ia tidak punya alasan atau dasar komitmen untuk setia dengan satu orang. 

“Soal nemplok sana sini, itu bukan sekadar nggak punya komitmen saja. Namun,ada kemungkinan dia tipe orang hanya tertarik secara fisik atau hanya sayang saja. Ketika ada perempuan lain yang terasa dekat terus timbul rasa nyaman, bisa selingkuh. Karena itu, dia nggak punya alasan jelas harus mempertahankan pasangannya selain rasa tertariknya,” jelas Ikhsan.

4. Malas Ngomongin Masa Depan

Si dia selalu mengelak saat membicarakan rencana masa depan? Hati-hati, bisa jadi pasangan Anda memang tidak mau punya komitmen.

“Secara umum, mereka yang belum punya atau tidak mau komitmen akan mengelak atau menghindar. Biasanya dengan alasan ‘nanti kita bahas lagi ya’ atau ‘kita jalanin dulu aja ya’ secara persistent atau terus-menerus,” pungkas Ikhsan. 

Jika demikian, Anda harus bisa ambil keputusan. Memangnya mau terus-menerus menjalani hubungan yang tidak pasti?

4 dari 5 halaman

Pasangan Tidak Komitmen, Saya Harus Apa?

Jika beberapa tanda-tanda di atas sudah dirasakan, kini waktunya mengatur rencana kejelasan hubungan Anda dan pasangan. Beranikan diri untuk membuka obrolan tentang perasaannya dan hubungan Anda.

Apabila si dia tidak bisa berkomitmen, Anda bisa memutuskan yang terbaik untuk diri sendiri. 

Berpisah dapat dilakukan agar Anda tidak buang waktu lebih lama pada orang yang salah. Dia pun tidak harus selamanya memaksakan diri menerima kehadiran Anda. 

Sedangkan jika sikap tidak komitmen pasangan disebabkan karena adanya trauma atau ketakutan di masa lalu, Anda bisa bantu tawarkan untuk mengajaknya konsultasi ke psikolog. 

Nantinya, psikolog bisa mencarikan terapi atau jalan keluar untuk mengatasi ketakutan tersebut. Untuk lebih mudahnya, Anda bisa ajukan pertanyaan ke psikolog secara online lewat fitur LiveChat 24 jam di aplikasi Klikdokter

(AYU/ARM)

0 Komentar

Belum ada komentar