Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Ini Bedanya Manfaat Jahe Merah, Jahe Putih, dan Jahe Emprit

Ini Bedanya Manfaat Jahe Merah, Jahe Putih, dan Jahe Emprit

Terdapat beberapa jenis jahe terkenal di Indonesia, yakni jahe merah, putih, dan emprit. Mari ketahui perbedaan di antara ketiganya termasuk khasiatnya.

Indonesia terkenal akan ragam rempah-rempahnya, salah satunya adalah jahe. Belakangan ini, jahe juga populer sebagai kandungan empon-empon yang dipercaya bisa mencegah virus corona.

Jahe pun sering dijajakan sebagai minuman jahe susu, nikmat sekali kalau dikonsumsi saat hangat.

Nah, paling terkenal adalah jenis jahe merah, jahe putih, dan jahe emprit. Tahukah Anda? Beda jenis, ternyata berbeda juga manfaat kesehatannya.

1 dari 3 halaman

Beda Jahe Merah, Jahe Putih, dan Jahe Emprit

Ketiga jenis jahe ini memiliki perbedaan mendasar dari warna. Khusus untuk jahe putih dan emprit, sebenarnya memiliki warna yang sama. Akan tetapi, emprit biasanya berukuran sangat kecil.

Emprit ini paling mudah ditemukan di Indonesia. Jenis jahe ini merupakan varietas lokal. Kalau Anda menemukan jahe warna putih agak keabuan, itu berarti jahe emprit.

Panjang jahe emprit tidak lebih dari 30 cm. Potongannya pun tampak pipih dan melintang, berwarna putih kekuningan, berserat lembut, dan aroma yang tidak terlalu tajam.

Untuk jahe putih sendiri, jenis ini juga biasa disebut  jahe kuning besar, jahe gajah, atau jahe badak. Jahe putih punya bentuk yang gemuk, terdapat potongan melintang putih kekuningan, seratnya sedikit, dan lebih terasa lembut.

Artikel Lainnya: Ragam Tanaman Herbal untuk Atasi Diabetes Secara Alami

Jahe putih sering kali dikonsumsi dalam keadaan yang muda, kalau aromanya sudah tidak terlalu tajam dan tidak pedas lagi kalau dirasakan.

Tak kalah dengan kedua jahe tadi, jahe merah juga cukup hits di Indonesia. Mudah menemukannya di pinggir jalan sebagai campuran untuk minuman jahe susu.

Dari segi tekstur, jahe merah seratnya lebih kasar, aromanya juga cukup tajam dan lebih pedas dibanding dua jahe lainnya. Bedanya dengan jahe putih, jahe merah dipanen saat sudah tua dan kerap dijadikan obat atau jamu.

Jenis jahe merah juga diambil ekstrak oleoresin dan minyak atsirinya sebagai bahan pengobatan. Jahe ini paling terlihat mencolok karena warnanya yang berbeda dengan jahe lainnya.

Artikel Lainnya: Awas, Efek Samping Jahe Bisa Berakibat Buruk pada Kondisi Ini

2 dari 3 halaman

Beda Jenis Jahe, Beda Khasiatnya!

Ini yang perlu Anda ketahui. Walau ada kemiripan, masing-masing jahe memiliki manfaatnya sendiri. Kegunaan untuk pengolahannya pun bisa berbeda-beda.

Menurut dr. Devia Irine Putri, jenis jahe merah adalah yang paling sering digunakan. Khasiatnya memang luar biasa karena memiliki sifat antiinflamasi untuk tubuh.

"Dari tipe jahe, paling banyak digunakan yang jahe merah. Karena, punya zat antiinflamasi, antioksidan, dan antiemetik (anti muntah)," ungkap dr. Devia.

Sedangkan, jahe putih yang relatif jarang ditemukan memiliki khasiat berbeda dengan jahe merah. Kalau dikonsumsi, jahe putih bisa baik untuk meningkatkan imunitas tubuh.

"Kalau jahe putih, biasanya dibuat sebagai campuran untuk obat herbal. Jenis jahe ini bisa membantu meningkatkan imunitas, antimual, antiinflamasi, dan meredakan nyeri di otot," sambungnya.

Kemudian, menurut dr. Devia jahe emprit sendiri hanya bentuknya yang lebih kecil dari jahe putih. Tapi, sebenarnya punya manfaat sama seperti jahe putih.

Intinya, yang paling utama dari khasiat jahe adalah sifat antiinflamasi yang dimiliki. Hal itu biasanya yang dicari orang saat mengonsumsi jahe. Baik jahe putih, merah, maupun emprit, ketiganya sama-sama baik untuk dikonsumsi.

Anda sudah paham, kan, perbedaan dan manfaat dari ketiga jenis jahe lokal tersebut? Bila ingin konsultasi lebih lanjut soal konsumsi jahe dan obat herbal lainnya, chat dokter via LiveChat 24 Jam di aplikasi Klikdokter.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar