Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Para Orang Tua, Ini Tips Belajar Online untuk Anak Hiperaktif

Para Orang Tua, Ini Tips Belajar Online untuk Anak Hiperaktif

Punya anak hiperaktif yang mesti belajar online di tengah pandemi virus corona? Ini tips yang bisa diterapkan, agar proses belajar mengajar tetap berlangsung optimal!

Kegiatan belajar mengajar untuk anak sekolah kembali dilaksanakan. Pada tahun 2020 ini, sebagian siswa mesti belajar secara online, mengingat pandemi virus corona di Indonesia masih belum menemukan ujungnya.

Tentu saja, belajar online bukanlah perkara mudah, apalagi untuk siswa yang hiperaktif. Orang tua perlu melakukan berbagai persiapan agar anak hiperaktif bisa mengikuti kegiatan belajar dan mengajar secara online dengan lebih optimal.

Anak Hiperaktif, Kenali Kondisinya

Menurut Ikhsan Bella Persada, M.Psi, Psikolog, ciri utama anak hiperaktif adalah mereka tidak bisa duduk diam dalam jangka waktu lama.

Mereka memiliki energi berlebih untuk dilampiaskan melalui kegiatan-kegiatan yang mungkin tidak pernah Anda pikirkan sebelumnya.

"Jadi, anak hiperaktif itu biasanya sulit untuk duduk diam. Mereka memiliki aktivitas fisik yang panjang atau energinya banyak. Mereka juga cenderung melakukan suatu hal secara cepat dan tanpa berpikir," ungkap Ikhsan Bella.

"Misalnya, kalau mau ambil makanan, langsung ambil aja tanpa pikir ini rasanya atau punya siapa," sambungnya.

1 dari 4 halaman

Tantangan Belajar Online untuk Anak Hiperaktif

Menurut Ikhsan, tantangan utama belajar online bagi anak hiperaktif adalah kesulitan untuk duduk diam di depan laptop atau gawai guna menyimak materi yang sedang guru terangkan.

"Anak hiperaktif pasti akan terus bergerak, sehingga apa yang dipelajari cenderung butuh waktu untuk diproses olehnya," ujar Ikhsan

"Belajar online juga hanya berfokus ke satu titik, yaitu layar. Nah, ini akan sulit kalau yang dilihat oleh anak hiperaktif hanya tulisan saja. Anak jadi kurang tertarik, sehingga enggan menyimak dan bertahan di depan layar,” lanjutnya.

Artikel Lainnya: Anak Hiperaktif Belum Tentu Menderita ADHD

2 dari 4 halaman

Tips untuk Orang Tua Bantu Anak Hiperaktif Selama Belajar Online

Agar kegiatan belajar online untuk anak hiperaktif bisa berlangsung optimal, berikut ini beberapa tips yang bisa diterapkan orang tua:

1. Berikan Pelajaran yang Mengandung Warna dan Animasi

Coba sarankan kepada guru atau pihak sekolah untuk memberikan pelajaran yang banyak mengandung warna dan animasi bergerak.

“Ini dilakukan agar anak tertarik untuk melihat informasi yang diberikan dalam proses pembelajaran online," ucap Ikhsan.

2. Ajak Anak Melakukan Aktivitas Fisik

Bantu anak memahami istilah yang dijelaskan oleh guru dalam bentuk aktivitas fisik ringan.

Misalnya, mempraktikkan suara sapi, menjelaskan angka atau huruf menggunakan jari, dan lain sebagainya.

3. Belajar di Ruangan yang Tenang

Ikhsan menjelaskan anak dengan hiperaktif perlu belajar di ruangan yang tenang. Ini agar mereka tidak terganggu oleh yang lain sehingga bisa tetap fokus pada pembelajaran.

“Pastikan untuk belajar di ruangan yang tidak distraksi. Contoh, di kamar atau ruangan yang tidak ada mainan, TV atau hal lain yang mengganggu," saran Ikhsan.

4. Jangan Tahan Keinginan Anak untuk Istirahat dan Bermain

Jangan sekali-kali menahan keinginan anak untuk beristirahat atau bermain. Faktanya, melarang anak dengan hiperaktif untuk bergerak dapat membuat kondisi menjadi lebih buruk. Jika Anda perlu mendisiplinkan anak yang hiperaktif, temukan metode alternatif.

Artikel Lainnya: Mempersiapkan Anak Hiperaktif untuk Mulai Sekolah

3 dari 4 halaman

Hal yang Tidak Boleh Dilakukan saat Anak Hiperaktif Belajar Online

Berdasarkan penjelasan Ikhsan, salah satu hal yang sebaiknya tidak dilakukan orang tua saat anak hiperaktif belajar online adalah memaksanya untuk tetap duduk diam dalam waktu lama.

"Sebaiknya orang tua tidak sampai memaksakan anak untuk duduk lama seperti yang diharapkan. Misalnya, anak harus duduk selama 30 menit. Kalau tidak mau, akan dimarahi," ungkap Ikhsan.

"Ini malah kasihan anaknya. Karena, anak hiperaktif sulit untuk duduk. Bahkan, diam 5 menit saja sudah sangat bagus. Maka itu, kalau anak sudah mulai tidak bisa fokus, biarkan ia melakukan apa saja. Tapi, tetap ingat untuk kembali mengajaknya belajar," pungkas Ikhsan.

Bejalar online bagi anak hiperaktif tidaklah mudah. Diperlukan persiapan dan dampingan dari orang tua, agar proses belajar mengajar dapat berlangsung secara optimal.

Apabila Anda mengalami kendala dalam mempersiapkan atau mendampingi anak hiperaktif belajar online, tak ada salahnya untuk bertanya pada dokter atau psikolog melalui LiveChat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar