Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Benarkah Mengenakan Masker di Dagu Bisa Membahayakan Kesehatan?

Benarkah Mengenakan Masker di Dagu Bisa Membahayakan Kesehatan?

Karena malas untuk melepas masker kesehatan, Anda terbiasa menurunkannya di dagu saat sedang bersantai. Berbahayakah?

Pemakaian masker kesehatan memang jadi salah satu hal wajib yang dilakukan setiap orang ketika pergi ke luar rumah. Meski begitu, masih ada saja yang salah dalam pemakaian masker, salah satunya menaruh masker di dagu saat makan atau duduk santai sambil ngobrol. Berbahaya tidak, ya?

Jangan Turunkan Masker di Dagu, Termasuk saat Makan

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto mengimbau agar masyarakat tidak menurunkan maskernya ke area dagu, baik saat bersantai, menyetir, maupun makan.

Menurut Yuri, menurunkan masker ke dagu justru bisa mencemari bagian dalam masker dengan berbagai virus yang mungkin menempel di dagu.

Hal ini membuat ketika masker dinaikkan kembali ke bagian mulut dan hidung, itu tidak memberikan manfaat yang optimal lagi untuk kesehatan.

Kalau memang dalam suatu kondisi Anda harus melepas masker, sebaiknya benar-benar lepas masker tersebut dan taruh di tas atau plastik khusus masker.

1 dari 4 halaman

Mengapa Orang Gemar Menurunkan Masker ke Dagu?

Dokter Devia Irine Putri mengatakan kebiasaan menurunkan masker ke dagu memang jadi kesalahan yang dilakukan banyak orang.

Sama dengan pendapat Yuri, dr. Devia juga membenarkan bahwa menurunkan masker ke dagu bisa membuat masker terkontaminasi virus, kuman, dan bakteri yang menempel pada dagu.

Adapun beberapa kondisi di mana seseorang gemar menurunkan maskernya, yakni ketika makan, menyetir, berbicara santai, nongkrong di cafe, dan sebagainya.

Mungkin orang tersebut malas melepas masker karena dipikir lebih praktis menurunkan ke dagu ketimbang melepasnya.

Artikel Lainnya: Pemerintah Sarankan Pakai Masker Kain, Efektifkah Hadapi Virus Corona?

“Selain malas, tidak sedikit juga orang yang mungkin berpikir bahwa meletakkan masker di atas meja lebih banyak kuman ketimbang menurunkannya ke dagu. Padahal, baik di atas meja maupun dagu, keduanya tetap tidak boleh,” ujar dr. Devia

Menurutnya, meletakkan masker ke dalam wadah atau plastik tertutup bisa jadi alternatif paling baik ketika Anda ingin melepas masker.

Pasalnya, dalam wadah tertutup dan bersih, tidak akan ada virus yang bisa masuk untuk mengontaminasi masker. Oleh sebab itu, penting bagi masyrakat tahu cara memakai masker yang benar

2 dari 4 halaman

Apa yang Bisa Terjadi saat Pakai Masker di Dagu?

Dokter Devia menjelaskan, salah satu dampak yang paling mungkin terjadi ketika Anda sering menurunkan masker ke dagu adalah terinfeksi penyakit dari virus yang mungkin menempel pada dagu.

“Bagian dagu bawah itu, kan, terekspos, tidak tertutup semua oleh masker. Kalau Anda menurunkan masker ke bawah, otomatis bagian dalam masker yang menghadap ke mulut kita bisa terkontaminasi dengan kuman atau virus yang menempel di daerah dagu,” jelas dr. Devia.

“ Jadi, amit-amit ternyata ada virus COVID-19 di situ, ya, tentu akan berisiko menempel di dalam masker,” sambung dr. Devia.

Artikel Lainnya: Viral Masker Istri KSAD Seharga 22 Juta, Apa Keunggulannya?

3 dari 4 halaman

Ini yang Harus Dihindari saat Pakai Masker!

Selain menurunkan ke bawah dagu, beberapa kesalahan yang harus dihindari saat menggunakan masker, yaitu:

  • Bagian Dagu Tidak Tertutup Masker

Penggunaan masker yang benar adalah ketika seluruh permukaan masker berhasil menutupi area hidung sampai dagu.

Jika Anda kerap menggunakan masker yang tidak menutupi area tersebut, maka hentikan kebiasaan tersebut agar tidak terkontaminasi bakteri dan virus.

  • Masker Terlalu Ketat atau Longgar

Pastikan masker yang digunakan tidak terlalu longgar ataupun ketat. Masker yang longgar berisiko memudahkan virus masuk dari celah-celah yang tidak tertutup masker.

Sementara, masker yang ketat dapat membuat Anda sulit bernapas karena kurang sirkulasi udara.

  • Masker Hanya Menutupi Lubang Hidung

Karena dianggap jadi saluran napas, masker hanya menutupi lubang hidung. Padahal, penggunaan yang tepat adalah masker bisa menutupi seluruh area hidung sampai dagu bagian bawah.

  • Sering Menyentuh Masker

Karena berbagai alasan, Anda jadi sering lepas-copot masker saat di luar atau dalam ruangan.

Padahal, sering menyentuh masker menggunakan telapak tangan berisiko mengontaminasi masker dengan virus yang berpindah dari telapak tangan.

Itulah beberapa kesalahan pemakaian masker yang harus dihindari. Diingat-ingat, ya, agar Anda terhindar dari virus dan bakteri penyebab penyakit.

Konsultasi kesehatan dengan dokter spesialis bisa via Live Chat di aplikasi. Kalau ingin periksa gejala, pakai tes coronavirus online, rapid test, dan PCR dari KlikDokter.

(FR/AYU)

1 Komentar

  • Agus Darmawan

    ass dokter sy agus usia 52 thn pd tahun 17 sy perna berobat tuberkolosis selamab9 bln setelah itu sy ronsen lg di nyatakan baik dan sembuh tp ko saya sekarang sering bstuk2 lg ap mungkin kembali lg