Covid-19

Ampuh atau Tidak Masker Scuba Halangi Virus Corona Masuk Dalam Tubuh?

Tamara Anastasia, 05 Mei 2020

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Masker scuba saat ini banyak dijual untuk cegah penularan virus corona, Tapi, apakah penggunaan masker kain ini ampuh? Cari jawabannya di sini.

Ampuh atau Tidak Masker Scuba Halangi Virus Corona Masuk Dalam Tubuh?

Selain bahan makanan, tampaknya masker menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat di tengah pandemi virus corona. Saat ini pun masker sudah lebih mudah dicari usai pemerintah menganjurkan pemakaian masker kain sebagai pencegahan COVID-19.

Tak heran, banyak sekali jenis masker virus corona berbahan kain yang beredar di masyarakat kini. Salah satunya yang sedang hits adalah masker scuba.

Ada beberapa alasan yang sering diungkap mengapa scuba banyak dipilih sebagai masker.

Selain harganya terjangkau, masker scuba juga bisa digunakan berkali-kali. Bahan ini juga nyaman digunakan karena berbahan elastis yang akan mengikuti bentuk wajah.

Meski demikian, tak sedikit yang meragukan efektivitas masker scuba untuk penangkalan virus corona. 

Artikel Lainnya: Perhatikan, Ini 5 Gejala Virus Corona yang Tidak Biasa

1 dari 3

Seberapa Ampuh Masker Scuba Tangkal Virus Corona? 

Scuba sendiri merupakan nama lain untuk polychloroprene yang merupakan salah satu jenis kain sintetis. Disebut dengan scuba karena bahan ini banyak digunakan oleh para penyelam scuba.

Terkait efektivitasnya, dr. Devia Irine Putri menjelaskan, penggunaan masker scuba bisa membantu untuk menangkal virus corona, tapi tidak bisa 100%. Menurutnya, penggunaan masker bedah tetap jadi pelindung yang paling dianjurkan untuk digunakan. 

“Alasannya masker bedah itu punya lapisan filter untuk menyaring virus dan partikel lainnya. Hanya saja, masker bedah sebenarnya lebih didahulukan untuk petugas medis. Kamu yang sehat lebih dianjurkan pakai masker kain, seperti yang berbahan scuba,” ujar dr. Devia kepada KlikDokter.

Namun, dr. Devia menambahkan, pemakaian masker scuba atau masker kain harus tetap diikuti dengan pola hidup sehat. Yaitu, menjaga pola makan sehat dan seimbang, menjaga kebersihan dengan rajin cuci tangan, serta rutin berolahraga.

Kamu juga diminta untuk tidak memegang wajah sembarangan dan menjaga jarak 1-2 meter dengan orang lain. 

Artikel Lainnya: Waspada! WHO Peringatkan Adanya Peredaran Obat Virus Corona Palsu!

2 dari 3

Perlukah Tes Tiup Api Sambil Kenakan Masker Scuba? 

Efektivitas masker scuba ini beberapa waktu lalu sempat diragukan. Penyebabnya, beredar video seseorang yang mencoba menguji efektivitas masker scuba dalam menahan tiupan dari mulut.

Orang tersebut menyalakan korek api lalu meniupnya dengan mulut yang tertutup masker scuba. Menurutnya, masker yang baik dapat menahan tiupan angin dari mulut sehingga api di korek tidak mati.

Akan tetapi, dikutip dari Detik, peneliti nanoteknologi dari Loka Penelitian Teknologi Bersih, Lembaga Pengetahuan Indonesia, dr. Eng Muhamas Nasir, mengatakan, tes tiup api sebenarnya hanya indikator pengujian kualitas masker.

Itu karena pada dasarnya, ada beberapa kriteria untuk menguji kinerja masker, yaitu uji filtrasi bakteri, uji partikular, uji aliran udara. 

Tes yang dilakukan seseorang pada bahan masker scuba tersebut bisa dimasukkan dalam tes aliran udara. Saat masker scuba dipakai, terjadi peregangan karena bahannya yang lentur. Pori-pori kain pun akan terbuka dan aliran udaranya makin besar.

Dijelaskan dr. Devia, ketika masker punya aliran udara yang besar maka efektivitasnya untuk menyaring bakteri atau virus juga akan berkurang. Namun, itu bukan berarti Kamu tidak bisa menggunakan masker dengan bahan ini.

Kamu tetap bisa menggunakan masker scuba atau masker kain lainnya, asalkan Kamu tetap menjaga kebersihan seperti yang disebutkan di atas. 

3 dari 3

Cara Pakai dan Mencuci Masker Scuba

Untuk pemakaiannya sendiri, menurut dr. Devia, sebenarnya sama dengan masker-masker lainnya. Yang utama, pastikan seluruh masker menutupi area hidung, mulut dan dagu.

“Pastikan juga masker tidak longgar dan pas di wajah agar tidak ada virus atau droplet yang masuk. Satu hal lagi, saat melepas masker, harus dari belakang atau bagian pengaitnya. Jangan juga menyentuh bagian masker depan, setelah itu baru cuci tangan,” ujar dr. Devia. 

Untuk mencuci masker scuba, Kamu bisa menggunakan deterjen sebagai sabunnya lalu peras masker sampai setengah kering dan jemur masker di bawah matahari. Sinar matahari bisa mengeringkan masker sampai bagian terdalam dan membunuh bakteri yang masih menempel.

Memang tidak bisa 100%, tapi penggunaan masker scuba bisa membantu Kamu terhindar dari virus corona dan partikel kecil lainnya. Tapi yang penting jaga jarak dengan orang lain dan rajin mencuci tangan agar risiko tertular semakin kecil.

Yuk, sama-sama putus rantai penularan COVID-19! KlikDokter bersama dengan Kemenkes RI dan BNPB merilis cek risiko virus corona online yang bisa Kamu manfaatkan.

Kamu juga bisa tanya dokter online lewat Live Chat di aplikasi KlikDokter.

[HNS/ RH]

virus corona