Sukses

Habis Scaling Gigi Jadi Renggang, Apa Penyebabnya?

Bukan cuma nyeri, habis scaling gigi, rasanya kok gigi jadi renggang, ya? Apa itu reaksi yang normal? Simak penjelasan medisnya di sini

Sikat gigi memang jadi langkah termudah untuk membersihkan dan memelihara kondisi gigi. Namun, bicara soal membersihkan yang lebih menyeluruh, ada satu metode yang lebih ampuh, yakni scaling gigi. Tapi, katanya, scaling bisa bikin gigi jadi renggang. Apa benar demikian?

Efek Samping Scaling yang Umum Terjadi

Scaling adalah cara yang digunakan dokter untuk membersihkan karang gigi. Karang gigi ini bukanlah kondisi yang bisa diangkat atau dibersihkan oleh sikat gigi biasa. Pasalnya, karang pada gigi ini bentuknya sudah terlalu keras dan letaknya berada di dalam atau garis gusi.

Sayangnya, meski bisa membersihkan maksimal, scaling gigi bisa menyebabkan sensasi yang kurang nyaman. Rasa nyeri atau ngilu bisa hadir saat alat berujung lancip dengan getaran ultrasonik itu sedang beroperasi dan setelah proses scaling selesai.

Bahkan, tak cuma ngilu. Setelah scaling, kenapa gigi jadi terasa renggang, ya?

Menanggapi pertanyaan itu, drg. Callista Argentina dari KlikDokter punya jawabannya. Menurutnya, memang terdapat beberapa efek setelah dilakukan pembersihan karang gigi, misalnya rasa ngilu, gusi yang turun ke arah akar, gigi goyang, hingga gigi renggang.

Untuk gigi ngilu, itu disebabkan oleh alat yang menjangkau karang gigi subgingival (letaknya di bawah garis gusi). “Selain itu, ngilu saat scaling biasanya akan terjadi pada gigi yang memang sudah terjadi penurunan gusi,” kata drg. Callista.

Gusi yang sudah turun membuat sebagian akar gigi terbuka dan tidak memiliki lapisan email. Bagian ini tersambung ke bagian saraf gigi melalui kanal atau saluran-saluran kecil, sehingga bila dibersihkan, akan terasa lebih sensitif,” tambahnya.

Makin tebal karang gigi Anda, makin tinggi pula risiko Anda untuk mengalami ngilu setelah scaling. Itu karena, gigi yang sempat tertutup karang kini sudah “kosong” dan terkena cairan dalam mulut lagi.

Artikel lainnya: Ini Kriteria Gigi yang Boleh dan Tidak Boleh Veneer

1 dari 3 halaman

Kenapa Gigi Jadi Renggang Setelah Scaling?

Ternyata, penyebab efek gigi renggang setelah scaling kurang lebih sama. Sebelum dibersihkan, akar tertutup oleh karang gigi. Begitu pula dengan sela-sela antar gigi yang sempat tertutup karang, sehingga terasa lebih “padat”.

Ketika karang terlanjur mengeras, diangkat, lalu dibersihkan, maka gigi akan terasa lebih renggang, karena tidak ada lagi yang mengganjal sela-sela gigi. Jadi, itulah penyebab gigi terasa lebih renggang setelah melakukan scaling gigi.

Ngilu dan terasa lebih renggang memang jadi dua efek yang paling sering dirasakan pasien. Rasa ngilu umumnya hanya bertahan paling lama seminggu, sedangkan kondisi gigi yang renggang tidak akan kembali seperti semula.

Untuk mengatasi renggang, drg. Callista menyarankan pasien untuk pakai kawat gigi. Kawat atau behel ini bisa untuk merapatkan gigi yang renggang akibat karang gigi.

Saran ini biasanya berlaku untuk orang yang kondisi karangnya sudah parah sekali, sehingga ketika diangkat dan dibersihkan, renggang antara gigi dapat terlihat jelas.

Gigi renggang akibat hal tersebut memang tak boleh dibiarkan. Pasalnya, karang akan lebih mudah terbentuk lagi di gigi yang terlanjur misah-misah. Kalau tidak dirawat, bukan cuma bisa merusak penampilan, tetapi gusi juga semakin turun dan sensitivitas gigi meningkat.

Artikel lainnya: Mengapa Terasa Ngilu Saat Karang Gigi Dibersihkan?

2 dari 3 halaman

Apa yang Mesti Dilakukan setelah Scaling Gigi?

Biasanya, setelah mendapatkan prosedur medis tertentu dari dokter, ada sejumlah pantangan dan anjuran yang mesti dilakukan. Tujuannya, untuk memaksimalkan hasil perawatan dan mencegah kembalinya gangguan, dalam hal ini, karang gigi.

Adapun langkah yang bisa meminimalkan efek samping setelah scaling gigi, yaitu:

  • Hindari makan dan minum bersuhu terlalu panas atau terlalu dingin.
  • Selama beberapa hari ke depan, hindari dulu makanan dan minuman manis.
  • Gunakan pasta gigi khusus gigi sensitif selama 2-3 minggu.
  • Menyikat gigi harus dilakukan secara perlahan.
  • Berkumurlah dengan air garam untuk meredakan ngilu dan menyembuhkan peradangan gusi.
  • Jangan hindari menunda jadwal scaling gigi terlalu lama. Ingat, makin banyak dan tebal karang gigi Anda, makin lama pula waktu yang dibutuhkan untuk membersihkannya serta semakin berat pula rasa ngilunya.

Jika Anda termasuk orang yang memasang kawat gigi setelah scaling akibat gigi merenggang. Pastikan Anda pasang retainer (penahan gigi) supaya saat sudah lepas behel, gigi tidak kembali renggang.

“Perlu dilakukan pemakaian retainer minimal 6 bulan setelah kawat gigi dilepas. Hal ini bertujuan untuk memfiksasi tulang rahang agar gigi tidak bergerak kembali seperti semula,” jelas drg. Callista.

Itu dia penjelasan soal penyebab gigi renggang setelah melakukan scaling gigi. Jika Anda masih memiliki pertanyaan seputar membersihkan karang gigi, gigi ngilu, gigi renggang, hingga penggunaan behel, langsung saja konsultasikan hal tersebut kepada dokter ahl lewat fitur Live Chat hanya di aplikasi KlikDokter.

(OVI/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar