Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Tips Mengajarkan Gaya Hidup Sehat pada Anak Berkebutuhan Khusus

Tips Mengajarkan Gaya Hidup Sehat pada Anak Berkebutuhan Khusus

Selain perhatian ekstra, orang tua harus mengajari gaya hidup sehat pada anak berkebutuhan khusus. Ini dia beberapa tips untuk mengajarinya!

Klikdokter.com, Jakarta Sebelum membahas cara mengajari gaya hidup sehat pada anak berkebutuhan khusus, alangkah baiknya Anda mengetahui soal kondisi kesehatan tersebut. Ini supaya Anda bisa lebih memahami anak-anak spesial ini. 

Menurut Journal of the American Academy of Pediatrics, Anak berkebutuhan khusus adalah mereka yang berisiko tinggi mengalami keterbatasan fisik, perkembangan, perilaku dan emosi, dan sensori kronis. Kondisi ini yang membutuhkan jumlah atau jenis penanganan kesehatan yang lebih dibandingkan dengan anak-anak pada umumnya. 

Contoh dari keterbatasan fisik adalah muscular dystrophy, multipel sklerosis, asma kronik, epilepsi, dan lain-lain. Sedangkan untuk keterbatasan perkembangan contohnya adalah down syndrome, autisme, dan dyslexia.

Sedangkan contoh keterbatasan perilaku dan emosi, misalnya attention deficit disorder serta bipolar. Sementara untuk keterbatasan sensori yang dialami, seperti buta, gangguan penglihatan, tuli, dan juga bisu.

Mengapa anak berkebutuhan khusus perlu gaya hidup sehat?

Penerapan gaya hidup sehat pada anak berkebutuhan khusus tidak terlepas dari peran pendamping atau orang tua. Perlu Anda ketahui anak berkebutuhan khusus cenderung kelebihan berat badan. Hal ini disebabkan adanya keterbatasan aktivitas fisik yang dilakukan. 

Itu sebabnya, penting bagi orang tua dan pendamping untuk mulai mengajarinya gaya hidup sehat. Bila kondisi kelebihan berat badan ini dibiarkan, bisa-bisa anak berkebutuhan khusus mengalami komplikasi gangguan kesehatan lainnya. Misalnya, obesitas dan masalah jantung

Ada baiknya Anda sebagai orang tua mulai menerapkan pola makan sehat kepada anak berkebutuhan khusus. Ditambah lagi mengajaknya beraktivitas sehingga ada proses pembakaran kalori di tubuh anak-anak spesial tersebut.

1 dari 3 halaman

Cara mengajari anak berkebutuhan khusus gaya hidup sehat

Memang akan lebih sulit Anda sebagai orang tua untuk mengajari anak berkebutuhan khusus mengenai suatu hal yang baru. Anda harus melakukan secara bertahap dan berulang hingga si Kecil terbiasa. Berikut ini beberapa gaya hidup sehat yang bisa diterapkan orang tua anak berkebutuhan khusus. 

  • Mulai sajikan makanan rendah kalori dan lemak

Menurut Irish Nutrition Dietetic Institute, mengatur gaya hidup sehat sejak dini dapat membantu mencegah obesitas ketika anak berkebutuhan khusus lebih tua. Ada baiknya pilih konsumsi makanan yang tidak banyak mengandung lemak jenuh dan gula.

Anda bisa memperbanyak memberikan sayur-sayuran dan buah-buahan. Jangan juga memberikan porsi makanan lebih banyak. Karena aktivitas yang lebih sedikit, jumlah porsi makan juga dapat memengaruhi kenaikan berat tubuh. 

  • Ajak dia untuk beraktivitas fisik

Anda jangan malas untuk mengajak anak berkebutuhan khusus beraktivitas fisik alias berolahraga. Ini akan meningkatkan kekuatan fisik, menurunkan risiko, menyeimbangkan emosi, dan mengembangkan kemampuan sosialisasi serta kepercayaan diri. 

Aktivitas fisiknya tidak perlu yang berat. Cobalah untuk mengajak anak berkebutuhan khusus untuk jalan kaki bersama di taman. Bisa juga main air sambil belajar berenang. Pastinya, ini membuatnya lebih senang.

  • Gunakan peralatannya untuk aktivitas fisik

Lalu bagaimana bila anak-anak berkebutuhan khusus tersebut memiliki masalah keterbatasan pergerakan, keseimbangan, dan koordinasi? Sebenarnya, aktivitas fisik yang dilakukan bisa mengikuti kemampuan anak. Bahkan, bisa menggunakan peralatan yang membantunya bergerak. 

Anda bisa mencoba aktivitas yang lebih mudah. Misalnya, menggerakan tangan dari atas kursi roda. Lakukan hal ini dengan bantuan pendamping. Lakukan dengan cara bermain. Ini supaya si Kecil merasa lebih gembira. 

Untuk anak yang memiliki gangguan penglihatan, Anda bisa ajak dia bermain dengan alat tongkatnya. Misalnya, meminta menebak barang yang ada di dekatnya ataupun mengikuti jejak. Namun, tetap harus ada orang tua atau pendamping yang menjaganya, ya. 

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

  • Sering mengajaknya bermain bila susah diajak olahraga

Untuk anak yang mengalami down syndrome, pastinya lebih sulit untuk memahami informasi yang Anda berikan. Anda bisa melatih kemampuan berpikirnya dengan mengajaknya bermain. Misalnya, Anda bisa mengajarinya menari atau bernyanyi lagu anak-anak.

Namun, Anda harus berpartisipasi di dalamnya supaya suasana lebih ceria. Tanpa disadari, kemampuan si Kecil menyerap informasi akan bertambah. Anda jangan lelah untuk mengajarinya berulang-ulang kali, ya. Selain kemampuan, ini juga membuat anak berkebutuhan khusus tidak stres dan lebih aktif. 

  • Mulai ajak si Kecil bersosialisasi

Salah satu alasan anak berkebutuhan khusus menolak aktivitas dan makanan sehat adalah kurangnya komunikasi. Apalagi mereka yang memiliki keterbatasan untuk bersosialisasi, misalnya bisu dan tuli. 

Untuk itu, Anda harus mengajarinya bahasa isyarat atau cara membaca bibir. Jangan ragu juga untuk mengikuti pertemuan dengan sesama anak berkebutuhan khusus. Ini dapat melatih keterampilan mereka berkomunikasi. Bahkan, dia akan bersemangat untuk beraktivitas. Siapa tahu ini akan membuat mood lebih bagus.

  • Cari kesukaan si kecil

Anak yang memiliki keterbatasan sosial-psikologis, seperti autisme dan ADHD, pastinya akan lebih sulit lagi untuk belajar gaya hidup sehat. Apalagi, mereka cenderung untuk tidak berpartisipasi dan enggan mencoba sesuatu yang baru. Bahkan, perlu lingkungan yang tidak memberikan tekanan.

Lalu bagaimana mengajarinya? Umumnya, anak berkebutuhan khusus ini punya satu hal yang selalu menarik perhatiannya. Misalnya, anak autis Anda menyukai nonton film. Anda bisa memilih film yang menunjukkan perilaku gaya hidup sehat. Ini supaya secara tidak langsung memberi tahu dan mengajari si Kecil.

Anak-anak berkebutuhan khusus adalah anak-anak yang istimewa. Mereka memerlukan bantuan khusus untuk dapat beraktivitas sehari-hari. Ini tugas Anda sebagai orang tua melatih gaya hidup sehat pada anak berkebutuhan khusus. Jangan cepat lelah dan banyak bersabar untuk melatihnya. Ini karena mereka butuh waktu untuk memahami dan menerimanya.

[AYU/RPA]

1 Komentar