Sukses

Teh Herbal untuk Kesehatan yang Harus Anda Coba

Teh herbal kerap jadi pilihan praktis untuk menyehatkan tubuh. Apa saja sebenarnya manfaat teh herbal untuk kesehatan? Simak lengkapnya di sini.

Tak hanya nikmat, teh herbal dipercaya juga memiliki banyak kebaikan bagi tubuh. Teh ini bisa diperoleh dari buah, daun, bunga, atau akar, seperti kamomil, rosehiprooiboshibiscuspeppermint, jahe, dan lain-lain.

Sama seperti teh pada umumnya, teh herbal juga dapat disajikan panas atau dingin. Jenis ini tidak mengandung kafein sehingga lebih aman untuk Anda yang sensitif terhadap kafein.

Berikut ini sederet manfaat teh herbal bagi tubuh:

1 dari 5 halaman

1. Bantu Atasi Insomnia

Teh herbal yang terbuat dari bunga kamomil dan lavender diketahui memiliki kemampuan untuk menenangkan pikiran.

Oleh karena itu, minuman ini dapat membantu Anda yang mengalami kesulitan tidur atau insomnia.

Penelitian terhadap 80 wanita yang mengalami insomnia menemukan, konsumsi teh kamomil selama 2 minggu berturut-turut berhasil mengurangi gejala insomnia dan depresi.

Artikel Lainnya: Manfaat Teh Chamomile untuk Mengatasi Kesulitan Tidur

2. Anti-Peradangan Alami

Khasiat teh herbal lainnya adalah sebagai anti-peradangan alami, contohnya dari teh rosehip dan kamomil. Kandungan antiradang alami membantu mengurangi keluhan nyeri pada tubuh.

Selain memiliki efek anti-peradangan, teh herbal seperti kamomil, daun thyme, dan peppermint juga berperan sebagai antibakteri alami.

2 dari 5 halaman

3. Mengontrol Tekanan Darah

Teh hibiscus dipercaya bisa membantu menurunkan tekanan darah meski tidak signifikan.

Studi pada hewan menunjukkan adanya pengaruh pada tekanan darah yaitu terjadi penurunan tekanan darah.

Namun, Anda tidak disarankan minum teh hisbicus apabila sedang mengonsumsi aspirin atau hydrochlorotiazide (golongan diuretik). Karena, teh herbal ini bisa memengaruhi efektivitas obat.

4. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Penelitian menemukan, tanaman echinacea memiliki kemampuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, terutama melawan berbagai virus misalnya virus penyebab common cold (flu dan batuk).

Kini, ekstrak echinacea telah dikemas dalam bentuk kapsul sebagai suplemen untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Namun, jangan hanya bergantung pada teh herbal saja. Daya tahan tubuh yang baik juga didapat dari pola hidup sehat. Pastikan Anda mengonsumsi makanan bergizi, olahraga, dan istirahat cukup.

Artikel Lainnya: 3 Mitos Manfaat Teh Basi bagi Kesehatan, Apa Saja?

3 dari 5 halaman

5. Sumber Antioksidan

Bunga hibiscus dan rosehip diketahui memiliki kandungan vitamin C tinggi. Vitamin C adalah antioksidan kuat yang dapat membantu tubuh memerangi radikal bebas.

Selain itu, keuntungan minum teh herbal ini dapat membantu menjaga kesehatan kulit. Kandungan antioksidan di dalamnya mencegah tanda-tanda penuaan dini, misalnya keriput atau garis-garis halus. Tentunya, upaya ini harus diimbangi dengan pola hidup sehat agar hasil lebih maksimal.

6. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Daun peppermint telah dikenal dapat bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan. Herbal ini mampu meredakan gejala kembung, mual, muntah, dan nyeri perut.

Selain peppermint, teh jahe juga telah terbukti memiliki khasiat untuk meredakan mual muntah dan aman dikonsumsi ibu hamil.

Oleh karena itu, tak heran bila para dokter kebidanan dan kandungan merekomendasikan ibu hamil yang mengalami mual muntah selama hamil muda untuk mengonsumsi jahe.

4 dari 5 halaman

7. Membantu Meningkatkan Daya Ingat

Teh daun sage merupakan salah satu jenis teh herbal yang dipercaya dapat menjaga kesehatan otak.

Dalam penelitian tes tube, teh sage memiliki potensi melawan pembentukan plak di otak pada penyakit Alzheimer.

Namun, penelitian ini masih terbatas dan perlu riset lebih lanjut pada manusia. Meski begitu, tidak ada salahnya untuk minum teh daun sage demi meningkatkan fungsi otak dan daya ingat.

Artikel Lainnya: Ini 9 Makanan dan Minuman untuk Meningkatkan Daya Ingat

8. Membantu Menurunkan Berat Badan

Manfaat teh herbal yang tak kalah pentingnya adalah membantu menurunkan berat badan. Contohnya teh hijau, minuman satu ini paling sering dikonsumsi untuk menyukseskan program diet.

Di dalam teh hijau, terdapat senyawa katekin yaitu antioksidan yang membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan pembakaran lemak.

Penelitian menemukan, kelompok yang minum teh hijau rutin selama 12 minggu berturut-turut menunjukkan hasil penurunan berat badan, massa lemak, dan lingkar pinggang secara signifikan.

Anda tertarik mencoba minum teh herbal? Pastikan telah berkonsultasi ke dokter sebelumnya, terlebih bila memiliki penyakit tertentu.

Konsultasi ke dokter seputar konsumsi herbal bisa lebih mudah lewat LiveChat di Klikdokter.

(FR/AYU)

3 Komentar