Sukses

Ibu Hamil, Ini Tanda Pembukaan Menjelang Persalinan

Menjelang persalinan, ibu hamil akan mengalami 10 tahapan pembukaan. Seperti apa saja ciri dan tanda pembukaan menjelang persalinan?

Klikdokter.com, Jakarta Memasuki trimester ketiga, ibu hamil perlu mempersiapkan segala kebutuhan persalinan dengan matang. Bukan cuma soal biaya dan barang-barang yang dibutuhkan, ibu hamil juga dianjurkan untuk mengetahui ciri dan tanda pembukaan menjelang persalinan.

Pembukaan menjelang persalinan, apa itu? Ini adalah sebuah proses terjadinya pembukaan pada leher rahim (serviks) yang dihitung per sentimeter sebagai jalur lahir bayi. Pembukaan menjelang persalinan umumnya akan dialami oleh ibu yang sudah dipastikan oleh dokter akan melahirkan secara normal. Pembukaan ini pun juga menjadi patokan dokter untuk melacak waktu Anda melahirkan. 

Pada sebagian besar ibu hamil yang siap bersalin normal, pembukaan akan terjadi dari 1 hingga 10. Berapa banyak waktu yang dibutuhkan untuk mencapai pembukaan 10 bisa berbeda pada tiap wanita.

“Ada ibu hamil yang memerlukan waktu kurang dari 10 jam untuk mencapai pembukaan 10. Ada juga ibu yang membutuhkan waktu lebih dari satu hari untuk mencapai pembukaan 10. Jika ini adalah kali pertama Anda hamil, biasanya pembukaan akan terjadi lebih lama,” ujar dr. Seruni Mentari Putri dari KlikDokter

Ciri dan tanda pembukaan menjelang persalinan

Menurut dr Seruni, pembukaan menjelang persalinan yang belum lebih dari 4 sentimeter umumnya tidak menimbulkan gejala yang berarti. Ibu hamil biasanya hanya akan merasakan kontraksi yang tidak teratur dan hilang timbul.

Akan tetapi, ketika seorang ibu sudah masuk pada pembukaan di atas 4 sentimeter, gejala yang timbul akan lebih terasa dan bikin tidak nyaman. Pada pembukaan 5, misalnya, kontraksi yang dirasakan ibu hamil mulai terasa menyakitkan dan membuatnya sulit bergerak. Rasa sakit tersebut bahkan bisa menjalar hingga selangkangan.

Memasuki pembukaan 6 hingga 9, ibu hamil akan merasakan kesakitan yang lebih parah dari sebelumnya. Intinya, semakin tinggi pembukaan yang dialami ibu hamil menjelang persalinan, semakin sakit pula sensasi yang dirasakan. 

“Apabila kontraksi yang dirasakan sudah tidak tertahankan, ibu hamil bisa minta suntikan epidural untuk meredakan rasa sakit. Tapi, obat bius ini tidak bertahan lama sehingga rasa sakit akan muncul lagi beberapa saat kemudian,” kata dr. Seruni. 

“Selain itu, jika kontraksi yang dirasakan sudah disertai dengan ketuban pecah atau pendarahan, ibu hamil harus segera menjalankan prosedur persalinan untuk mengeluarkan bayi dari dalam kandungan. Karenanya, tetap waspadai akan cairan yang keluar dari vagina Anda,” tambahnya. 

Ketika waktu persalinan tiba, gerakan bayi di dalam perut akan semakin berkurang. Penyebabnya, bayi sudah masuk ke ‘pintu’ atas panggul sehingga gerakannya tidak selincah dahulu. Jika terjadi, jangan panik dan langsung cemas, karena ini adalah proses yang normal. 

Demikian penjelasan mengenai tanda pembukaan menjelang persalinan bagi ibu hamil yang melahirkan secara normal. Jangan takut, apalagi khawatir dan tidak ingin melahirkan secara normal. Sesungguhnya, proses melahirkan normal memberikan efek samping yang lebih ringan daripada operasi. Oleh karena itu, ibu hamil tetap perlu menikmati setiap prosesnya agar kesakitan yang dirasakan di awal bisa berujung pada kebahagiaan dan sukacita.

(NB/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar