Sukses

Cara Aman dan Sehat Naik Skuter Listrik

Jangan sampai keseruan berubah jadi malapetaka. Agar tidak membahayakan diri (dan orang sekitar), ikuti cara aman dan sehat naik skuter listrik.

Klikdokter.com, Jakarta Cara aman dan sehat naik skuter listrik sepertinya wajib diketahui oleh masyarakat. Pasalnya, baru-baru ini masyarakat dihebohkan oleh kabar meninggalnya dua pengendara skuter listrik pada hari Minggu (10/11) lalu di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta Pusat pada dini hari.

Dilansir dari berbagai sumber, korban terpental beberapa meter lalu tak sadarkan diri akibat pendarahan hebat di kepala dan tulang belakang yang bergeser. Sempat dilarikan ke rumah sakit dan hendak dioperasi, tetapi sayang nyawa mereka tak tertolong.

Setelah diusut, pengendara mobil kala itu memacu kendaraannya begitu cepat dan dalam kondisi mabuk.

Kecelakaan memang bisa dialami siapa saja, tetapi bukan berarti tak bisa dicegah. Dari sisi pengemudi mobil, sudah banyak kasus kecelakaan akibat mengendara dalam keadaan mabuk. Dari sisi pengendara skuter listrik, ada baiknya saat mengendarainya harus lihat-lihat keamanan tempat (karena belum ada jalur khusus) dan baiknya memang tidak dilakukan larut malam.

Dilansir dari laman organisasi Healthy Children, risiko mengalami luka dan cedera a saat mengendarai skuter listrik memang tinggi. Bila terjatuh, sudah pasti bisa terluka.

Sejumlah cedera yang umum terjadi adalah luka lecet, patah tulang, dan cedera kepala seperti trauma kepala ringan. Bahkan, tak menutup kemungkinan trauma kepala berat atau cedera lebih parah lainnya bisa terjadi, atau skenario terburuknya adalah hilang nyawa.

Cara aman naik skuter listrik

Meski seru, apalagi jika dilakukan dengan teman-teman, American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan agar anak-anak di bawah 16 tahun tidak boleh mengendarai skuter listrik.

Selain itu, AAP juga ingin Anda untuk memastikan keamanan dan kesehatan diri dengan cara-cara ini:

  • Selalu gunakan helm

Senada dengan AAP, dr. Alvin Nursalim, Sp.PD, dari KlikDokter juga menyarankan Anda untuk memakai helm untuk melindungi kepala dan meminimalkan efek cedera yang mungkin terjadi. Pastikan helm terpasang dengan benar dan sesuai dengan ukuran kepala.

  • Gunakan pakaian yang tertutup

Untuk meminimalkan luka lecet saat terjatuh, Anda dianjurkan untuk mengenakan pakaian lengan panjang dan celana panjang.

  • Jangan lupa pakai protective gear

Alat tersebut biasanya dipasang di lutut dan siku. Memakai alat pelindung tersebut dapat meminimalkan efek benturan dan patah pada tulang yang menonjol.

  • Mulai dengan perlahan

Orang yang baru pertama kali mencoba skuter listrik biasanya akan mengalami euforia, sehingga ada kecenderungan untuk mengendarainya kencang, apalagi jika kondisi jalanan lengang.

Padahal, ngebut seperti itu hanya akan menjadikan risiko terjatuh, menabrak, atau ditabrak jadi berlipat.

  • Simpan smartphone saat berkendara

Mau pamer di media sosial saat mengendarai skuter listrik dengan teman-teman? Bijaknya adalah berhenti dulu bila ingin berfoto. Saat berkendara, kedua tangan harus berada di tempat semestinya, yaitu di setang skuter. Ini penting supaya Anda lebih fokus dan tidak hilang keseimbangan.

  • Gunakan jalur sepeda dan jangan naik ke trotoar

Tak sedikit pengguna skuter listrik mengendarainya di trotoar, bahkan di jembatan penyebrangan! Tindakan tersebut menempatkan pejalan kaki maupun pengendara pada risiko tabrakan dan cedera.

Bila tidak ada jalur sepeda dan kebetulan jalan raya sedang lengang, jangan nekat mengendarainya di tengah jalan layaknya mobil atau motor. Aksi tersebut hanya akan mendatangkan bahaya dan membuat pengendara rentan tertabrak kendaraan yang melaju kencang.

  • Jangan berkendara bila dalam kondisi ini

Bila Anda habis mengonsumsi obat-obatan yang menyebabkan kantuk atau minum minuman beralkohol, jangan pernah mengendarai skuter listrik atau kendaraan apa pun.

Tetap sehat saat mengendarai skuter listrik

Bila di atas adalah cara aman berkendara skuter listrik, di bawah ini adalah cara agar Anda tetap sehat berkendara skuter listrik seperti yang dijelaskan oleh dr. Alvin.

  • Gunakan kacamata pelindung sinar UV agar mata tidak kemasukan debu dan mengganggu penglihatan saat berkendara.
  • Selalu gunakan masker agar Anda tidak menghirup langsung zat-zat berbahaya. “Jangan gunakan masker bedah. Masker N95 jauh lebih efektif untuk menangkal polusi udara,” tegas dr. Alvin.
  • Agar kulit tidak terbakar sinar matahari, oleskan tabir surya pada wajah, lengan, dan kaki, apalagi jika tidak mengenakan pakaian lengan panjang, celana panjang, dan sepatu tertutup.
  • Atur postur tubuh dengan benar. Jangan terlalu membungkuk atau tegang agar tubuh tidak kram atau nyeri otot. “Sebaiknya tidak usah melakukan pose atau gaya yang aneh-aneh saat mengendarainya,” kata dr. Alvin mengingatkan.
  • Setelah selesai jalan-jalan skuter listrik menikmati suasana kota, jangan lupa untuk mencuci tangan dan mencuci wajah agar tidak ada bakteri yang menempel di kulit.

Itu dia cara aman dan sehat naik skuter listrik. Semoga kecelakaan yang melibatkan pengendara skuter listrik, kendaraan bermotor, dan/atau pejalan kaki tak lagi terjadi, apalagi yang sampai mengakibatkan cedera berat dan menghilangkan nyawa. Baik regulator maupun operator diharapkan dapat membuat aturan yang ketat dan fasilitas memadai untuk memastikan keamanan para pengguna. Tak berhenti di situ, para pengguna pun wajib mengendarainya dengan bijak dan aman.

(RN/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar