Sukses

Kotoran Telinga, Beda Warna Beda Arti

Kotoran telinga memiliki warna yang berbeda-beda. Variasi warna kotoran telinga pun memiliki arti kesehatan yang tak serupa. Cari tahu selengkapnya lewat fakta berikut!

Tahukah Anda bahwa kotoran telinga merupakan hal yang wajar untuk berada di indra pendengaran? Dalam istilah medis, kotoran dalam telinga disebut sebagai serumen (cerumen).

Faktanya, kotoran telinga membantu menyingkirkan benda atau partikel asing (debris) dan mencegahnya agar tak masuk lebih dalam. Selain itu, serumen dapat pula melindungi indra pendengaran Anda dari paparan kuman.

Terdapat beragam warna kotoran telinga, dengan tekstur yang berbeda pula. Warna tersebut bervariasi, tergantung kapan kotoran diproduksi. Semakin lama, semakin tua pula warnanya.

Selain itu, setiap warna, tekstur, dan bau serumen memiliki arti kesehatan sendiri.

Artikel Lainnya: 6 Kesalahan yang Sering Anda Lakukan pada Telinga

Ingin tahu arti dari warna kotoran telinga Anda? Berikut ini penjelasannya:

1 dari 4 halaman

1. Putih Pucat hingga Kekuningan

Warna tersebut berarti kotoran telinga masih baru. Hal ini merupakan warna dari kotoran telinga normal.

2. Kuning hingga Oranye

Serupa dengan sebelumnya, warna kotoran telinga kuning hingga oranye juga berarti kotoran telinga masih relatif baru. Hal ini pun merupakan warna kotoran telinga yang normal.

3. Oranye Gelap

Warna ini menandakan kotoran telinga normal, di mana serumen sudah ada sejak lama dan telah membawa debris atau sel kulit mati.

Kotoran telinga berwarna oranye gelap biasanya bersifat lengket dan berkeping-keping.

4. Oranye hingga Kecokelatan

Warna kotoran telinga oranye hingga cokelat relatif normal. Artinya, serumen tersebut sudah diproduksi sejak lama, sehingga lengket dan tebal.

2 dari 4 halaman

5. Oranye Pucat

Warna ini berarti kotoran pada telinga sudah diproduksi sejak lama dan bersifat kering. Kotoran telinga ini pun masih dalam kategori normal.

6. Kuning hingga Hijau

Warna kotoran telinga kuning hingga hijau dapat berarti terdapat nanah dan telah terjadi infeksi di organ pendengaran Anda. Infeksi dapat disebabkan oleh bakteri ataupun jamur.

7. Hijau dan Berbau Tak Sedap

Kotoran telinga berwarna hijau dan berbau tak sedap menandakan adanya infeksi yang cukup serius. Apabila kotoran bersifat cair dan keluar terus-menerus, bisa jadi infeksi sedang berlangsung atau bersifat akut.

8. Kotoran Telinga Disertai Bercak Darah

Biasanya, warna kotoran telinga seperti ini terjadi akibat adanya garukan, cedera dari penggunaan cotton bud, atau digigit serangga.

Apabila kotoran telinga tampak basah dan mengalir terus-menerus, kemungkinan ada robekan di gendang telinga Anda.

3 dari 4 halaman

9. Abu-abu

Warna kotoran telinga abu-abu artinya telah terjadi penumpukan debu atau kotoran di dalam liang indra pendengaran Anda.

10. Hitam

Warna hitam dapat berarti kotoran telinga sudah sangat menumpuk dan menyumbat liang organ pendengaran Anda.

Warna serumen hitam juga bisa menandakan bahwa kotoran telinga bercampur darah.

Artikel Lainnya: Ini Dampak Malas Membersihkan Telinga

Berdasarkan daftar di atas, tak semua kotoran telinga bersifat berbahaya atau tidak normal. Akan tetapi, Anda perlu waspada jika mendapati kondisi-kondisi berikut ini:

  • Terdapat cairan yang keluar terus-menerus dari telinga
  • Terdapat darah di dalam kotoran telinga
  • Keluar sesuatu yang bukan kotoran dari dalam telinga
  • Mengalami penurunan fungsi pendengaran akibat penumpukan serumen
  • Telinga berdenging berkelanjutan
  • Mengalami gangguan keseimbangan
  • Terjadi gejala lain, seperti demam, menggigil, atau sakit kepala.

Bila mengalaminya, ada kemungkinan Anda mengalami infeksi yang melibatkan organ pendengaran dan keseimbangan pada telinga bagian dalam. Atas dasar itu, Anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami satu atau lebih dari gejala di atas.

Tak nyaman dengan kotoran telinga? Anda tidak perlu membersihkannya dengan korek kuping atau cotton bud secara berlebihan. Karena, telinga sejatinya memiliki kemampuan untuk membersihkan dirinya sendiri.

Jika Anda merasa kotoran telinga sangat banyak dan mengganggu, berkonsultasilah kepada dokter THT untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Untuk mencari tahu fakta lain seputar kesehatan telinga dan pendengaran, Anda juga bisa berkonsultasi kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

1 Komentar