THT

6 Kesalahan yang Sering Anda Lakukan pada Telinga

Krisna Octavianus Dwiputra, 03 Mar 2020

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Telinga adalah bagian tubuh yang jarang diperhatikan sekaligus sering diperlakukan dengan salah.

6 Kesalahan yang Sering Anda Lakukan pada Telinga

Seberapa sering Anda membersihkan telinga dengan cotton bud? Jika itu sudah jadi kebiasaan, sebaiknya tidak perlu dilakukan lagi. Brett Comer, MD, asisten profesor THT di Universitas Kentucky, mengatakan bahwa membersihkan telinga hingga ke bagian dalam dengan kapas bisa berbahaya.

"Anda dapat membuat luka kecil di saluran telinga Anda. Hal itu juga bisa membuat gendang telinga Anda berlubang, atau memaksa kotoran telinga masuk lebih dalam sehingga dapat menyebabkan gangguan pendengaran atau rasa sakit,” ujar Comer, seperti dikutip dari Prevention.

Jika Anda membersihkan tepi luar saluran telinga, menurut Comer itu tidak masalah. Tapi Anda tidak boleh menggali lebih dalam. Lagi pula, kotoran telinga berfungsi untuk saluran telinga Anda lembap dan nyaman.

"Ingat bahwa kotoran itu ada karena suatu alasan. Kotoran telinga memiliki sifat antibakteri untuk melindungi telinga Anda dari infeksi," Comer menjelaskan.

Selain masalah yang disebutkan di atas, Anda juga harus menghindari melakukan ini pada telinga Anda:

  1. Membersihkan telinga dengan ear candle

Terapi ear candle diklaim bisa membersihkan kotoran telinga Anda dengan baik. Namun, penelitian-penelitian yang sudah dilakukan tidak menemukan bukti bahwa ear candle benar-benar bisa melakukannya, kata Richard Rosenfeld, MD, ketua THT di SUNY Downstate Medical Center, New York. Pada sisi lain, lilin-lilin ini ternyata bisa membahayakan telinga Anda.

"Anda bisa mengalami luka bakar, atau membuka perforasi (lubang) di gendang telinga Anda," kata Comer.

  1. Mendengarkan musik dengan earphone

Berdasarkan data National Institute on Deafness, sekitar 15% orang Amerika Serikat antara usia 20 sampai 69 tahun memiliki gangguan pendengaran akibat paparan suara keras. Penelitian lalu menunjukkan bahwa musik keras yang didengar melalui earphone bisa menjadi penyebab utama.

Rosenfeld mengatakan alat pendengar itu bisa menyebabkan kerusakan pada telinga. Karena itu, jika Anda ingin menggunakan earphone, jangan lupa perhatikan volumenya. "Jika orang-orang di sekitar Anda dapat mendengar musik Anda, itu berarti Anda menyetelnya terlalu keras," katanya.

  1. Mengorek telinga dengan jari

Comer mengatakan, membersihkan telinga dengan jari Anda adalah satu kesalahan besar. Ini karena kuku-kuku Anda cenderung menyembunyikan banyak bakteri mikroskopis yang dapat menyebabkan infeksi.

Terutama jika Anda diabetes atau pradiabetes, Anda berisiko lebih besar untuk mengalami infeksi. "Kondisi diabetes merusak pembuluh darah tubuh yang sangat kecil, dan juga melukai aliran darah ke telinga Anda,” jelas Comer. “Jadi, elemen dalam darah yang diproduksi secara alami oleh tubuh untuk melawan infeksi tidak sampai ke telinga Anda dengan efektif.”

  1. Menindik telinga Anda sendiri atau membiarkan seorang teman melakukannya

Jangan pernah coba-coba menindik telinga sendiri, atau membiarkan seorang teman yang bukan penindik profesional melakukannya untuk Anda.

"Saya sering menemukan kasus infeksi akibat hal ini. Anda harus mengunjungi seorang penindik profesional yang memiliki alat yang tepat (dan disterilkan dengan benar)," kata Comer.

  1. Tidak pergi ke dokter saat sakit telinga

"Kita semua pernah mengalami telinga berdengung atau terasa bindeng. Tapi jika itu terus-menerus terjadi atau semakin memburuk dari waktu ke waktu, Anda perlu menemui dokter," kata Rosenfeld.

Alasan lain untuk menemui dokter: Anda mengalami sakit telinga. Tapi itu belum tentu karena telinga Anda bermasalah. "Nyeri telinga tidak selalu berhubungan dengan masalah telinga. Saraf pada rahang, gigi, dan tenggorokan Anda terhubung dengan telinga dan begitu ada masalah dengan salah satunya, termasuk kanker tenggorokan, maka dapat menyebabkan sakit telinga," kata Rosenfeld.

Jadi, jika Anda mengalami sakit telinga terus-menerus dan berlangsung lebih dari dua hari, segeralah menemui dokter.

  1. Menempel, memasukkan, atau menjepit telinga Anda dengan alat tertentu

Comer menjelaskan bahwa penjepit kertas, penjepit jemuran, dan tutup pena adalah alat yang paling umum digunakan orang untuk mengorek-ngorek telinga. Dan semua itu bisa menyebabkan luka sayatan yang bisa menyebabkan infeksi.

Demikian enam kesalahan yang sering dilakukan orang pada telinga mereka. Hindarilah kebiasaan-kebiasaan di atas agar telinga Anda selalu sehat. Ingat juga untuk segera menemui dokter jika mengalami sakit telinga atau gangguan pendengaran.

[RS/ RVS]

telinga
Kesehatan Telinga
Penyakit THT
Hari Pendengaran Sedunia